Bakorwil Malang Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, MJC Disiapkan Jadi Ekosistem Pengembangan Talenta Digital Jatim

- Redaksi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar saat rapat koordinasi Millennium Job Center 2026(Foto: bgs pendoposatu.id)

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar saat rapat koordinasi Millennium Job Center 2026(Foto: bgs pendoposatu.id)

Spread the love

MALANG, pendoposatu.id– Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang terus memperkuat perannya sebagai simpul koordinasi pembangunan kewilayahan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Millennium Job Center (MJC) Tahun 2026 yang digelar pada Kamis (6 Agustus 2026), mengusung tema “Membangun Kolaborasi Berkelanjutan untuk Penguatan Program Millennium Job Center.”

Rapat koordinasi ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk menyelaraskan arah pengembangan talenta digital, memperkuat sinergi antar lembaga, sekaligus merumuskan langkah strategis pengembangan Millennium Job Center sebagai ekosistem yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Jatim. Kegiatan ini juga sejalan dengan arah pembangunan SDM dan ekonomi digital Jatim melalui penguatan Program Millennium Job Center.

Kehadiran seluruh pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem Millennium Job Center yang semakin adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja, perkembangan ekonomi digital, serta arah pembangunan sumber daya manusia Jatim sebagaimana tertuang dalam RPJMD Pemprov Jatim 2025–2029.

Kepala Bakorwil Malang, Asep Kusdinar, menegaskan bahwa transformasi digital telah mengubah cara masyarakat bekerja. Karena itu, pembangunan sumber daya manusia tidak lagi cukup berorientasi pada pelatihan semata, melainkan harus membangun ekosistem yang menghubungkan kompetensi, pengalaman, proyek nyata, hingga akses pasar.

“Millennium Job Center harus kita dorong menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan talenta dengan kebutuhan industri, yang kita bangun bukan sekadar pelatihan, tetapi sebuah ekosistem yang menghasilkan SDM kompeten, produktif, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian Jatim,” ujar Asep.

Menurutnya, pengembangan talenta memerlukan keterlibatan seluruh unsur Pentahelix, yaitu pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan media. Tidak ada satu institusi pun yang mampu membangun ekosistem talenta secara mandiri sehingga kolaborasi menjadi kunci keberhasilan.

Asep menjelaskan, sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim Nomor 71 Tahun 2023, Bakorwil memiliki fungsi mengoordinasikan, menyinkronkan, memfasilitasi, melakukan monitoring dan evaluasi, serta mendukung prioritas pembangunan Gubernur di wilayah kerja masing-masing. Dalam konteks pengembangan MJC, Bakorwil berperan sebagai connector, identify, facilitate, match, dan monitor, yakni menghubungkan para pemangku kepentingan, memetakan potensi wilayah, memfasilitasi kolaborasi, mempertemukan talenta dengan kebutuhan proyek, serta memastikan dampak program berjalan optimal.

Lebih lanjut, Asep menilai setiap daerah di wilayah kerja Bakorwil Malang memiliki keunggulan yang dapat menjadi basis pengembangan talenta. Malang Raya memiliki kekuatan pada sektor pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM. Pasuruan berkembang pada sektor industri dan pariwisata, Blitar pada produk lokal dan ekonomi kreatif, Sidoarjo pada industri dan perdagangan, Surabaya sebagai pusat bisnis digital, sedangkan Kota Batu memiliki potensi besar di sektor hospitality dan kuliner. Karena itu, pengembangan talenta harus disesuaikan dengan karakteristik ekonomi masing-masing wilayah.

Ia menambahkan bahwa selama ini Bakorwil Malang telah memfasilitasi berbagai proyek MJC, mulai dari pengembangan video profil desa wisata, desain kemasan produk, fotografi produk, digital marketing UMKM, pendampingan sertifikasi halal, hingga program Youth Classphoria yang menjembatani pelajar dan mahasiswa dengan dunia industri kreatif. Seluruh inisiatif tersebut menjadi bukti bahwa MJC bukan sekadar program pelatihan, melainkan penggerak ekosistem ekonomi kreatif berbasis talenta.

Pada kesempatan yang sama, dipaparkan bahwa Program Millennium Job Center merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam RPJMD 2025–2029 melalui misi Jatim Kerja, yang diarahkan untuk memperluas kesempatan kerja berkualitas, memperkuat daya saing SDM, serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital melalui pelatihan berbasis proyek, mentoring, dan jejaring industri.

Menutup kegiatan, Asep mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan kolaborasi sebagai kekuatan utama dalam membangun talenta Jawa Timur.

“Kolaborasi adalah talenta terbesar yang kita miliki. Ketika pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan media bergerak bersama, maka kita bukan hanya menciptakan SDM yang unggul, tetapi juga memperkuat daya saing daerah dan menggerakkan ekonomi Jawa Timur secara berkelanjutan.”

Melalui rapat koordinasi ini, Bakorwil Malang menegaskan komitmennya sebagai orkestrator kolaborasi kewilayahan yang mempertemukan potensi, talenta, dan peluang ekonomi, sehingga Millennium Job Center semakin adaptif terhadap perkembangan industri kreatif dan ekonomi digital, sekaligus mendukung terwujudnya visi Jatim Gerbang Baru Nusantara.

Kegiatan rapat ini diikuti perwakilan perangkat daerah Pemprov Jatim. lima Bakorwil se-Jatim, serta East Java Super Corridor (EJSC) dari Malang, Madiun, Bojonegoro, Jember, dan Pamekasan. Hadir pula Dinas Pendidikan, Dispora, Diskop UKM, Diskominfo, Bappeda, Biro Perekonomian, dan TKT Jatim sebagai mitra strategis dalam penguatan Program Millennium Job Center.(Dir)

Penulis : Dirr

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kepala Bakorwil Malang Dorong Kopi Amstirdam Naik Kelas, Dari Komoditas Lokal Menuju Brand Global
Bupati Lantik 3 Kades PAW Jangan Bawa Sekat Politik, Semua Warga Harus Dirangkul
Warga Rencana Beli Rumah Singgah Soeharto, DPRD Dorong Pelestarian Sejarah
BPBD Salurkan 98.500 Liter Air Bersih, Total Distribusi Tembus 2,45 Juta Liter
Peringati HUT Pasuruan ke-1097 RSUD Bangil Perkuat Sosial Lewat Baksos Kesehatan
Walikota Blitar Ucapkan Selamat Mengemban Amanah Ke Wawali
Sekdin Pendidikan Himbau jangan Ada Penyalahgunaan Program Revitalisasi
Pemanggilan Ketiga Elim Tyu Samba, Penyidik Polrestabes Makassar Datang ke Kota Blitar

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:56 WIB

Kepala Bakorwil Malang Dorong Kopi Amstirdam Naik Kelas, Dari Komoditas Lokal Menuju Brand Global

Rabu, 23 September 2026 - 20:06 WIB

Bupati Lantik 3 Kades PAW Jangan Bawa Sekat Politik, Semua Warga Harus Dirangkul

Rabu, 23 September 2026 - 16:30 WIB

Warga Rencana Beli Rumah Singgah Soeharto, DPRD Dorong Pelestarian Sejarah

Rabu, 23 September 2026 - 16:11 WIB

BPBD Salurkan 98.500 Liter Air Bersih, Total Distribusi Tembus 2,45 Juta Liter

Rabu, 23 September 2026 - 15:50 WIB

Peringati HUT Pasuruan ke-1097 RSUD Bangil Perkuat Sosial Lewat Baksos Kesehatan

Selasa, 22 September 2026 - 18:09 WIB

Sekdin Pendidikan Himbau jangan Ada Penyalahgunaan Program Revitalisasi

Selasa, 22 September 2026 - 15:02 WIB

Pemanggilan Ketiga Elim Tyu Samba, Penyidik Polrestabes Makassar Datang ke Kota Blitar

Selasa, 22 September 2026 - 14:51 WIB

Alasan Musorkotlub KONI Kota Blitar Dipersoalkan Tiga Cabor

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page