Bupati Lantik 3 Kades PAW Jangan Bawa Sekat Politik, Semua Warga Harus Dirangkul

- Redaksi

Rabu, 23 September 2026 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang, H.M Sanusi saat melantik 3 PAW Kepala Desa (Foto: Seno pendoposatu.id)

Bupati Malang, H.M Sanusi saat melantik 3 PAW Kepala Desa (Foto: Seno pendoposatu.id)

Spread the love

MALANG, pendoposatu.id – Bupati Malang, HM Sanusi memberikan pesan tegas kepada tiga kepala desa hasil Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) yang baru dilantik, di Pendopo Agung Kabupaten Malang pada Rabu pagi, (23 September 2026). Setelah proses pemilihan selesai, Dalam sambutannya, Bupati meminta kepala desa yang baru ini jangan sampai membuat batas atau sekat di masyarakat.

Pelantikan dan pengambilan sumpah itu kepada Sulih Andi Susiantoko sebagai Kepala Desa (Kades) Pandanrejo Kecamatan Pagak, Wahyudi sebagai Kepala Desa Wadanpuro Kecamatan Bululawang, serta Totok Effendi sebagai Kepala Desa Amadenon Kecamatan Dampit, Sanusi meminta ketiga kepala desa tersebut segera melakukan konsolidasi dan merangkul seluruh masyarakat.

Baginya, jabatan kades merupakan amanah untuk memberikan pelayanan kepada seluruh warga, bukan hanya kepada kelompok yang mendukungnya dalam proses PAW. “Lakukan konsolidasi, semuanya harus merangkul. Tidak ada kelompok-kelompok,” tegas Bupati Sanusi.

Pernyataan tersebut menjadi penekanan penting setelah seluruh tahapan pemilihan kades antar waktu selesai dilaksanakan. Sanusi ingin pemerintahan desa (Pemdes) kembali fokus pada pelayanan publik dan pembangunan, bukan terjebak pada perbedaan kelompok.

Sanusi menegaskan, kades memiliki posisi strategis karena bukan sekadar menjalankan fungsi pemerintahan di tingkat desa, mereka juga menjadi figur yang dilihat dan dicontoh masyarakat.

“Kades bukan hanya kepala pemerintahan di desa, sekaligus figur dan menjadi contoh bagi masyarakat,” ujarnya. Karena itu, kades dituntut mampu menunjukkan sikap yang dapat diterima seluruh lapisan masyarakat. Konsolidasi setelah pemilihan dinilai penting agar pemerintahan desa tidak berjalan berdasarkan kepentingan kelompok tertentu.

“Pastikan pelayanan publik bagi masyarakat di semua bidang pelayanan, transparan dan pembangunan desa yang terencana. Jaga integritas keuangan,” tegasnya.

Menurut Sanusi, pemilihan kades antar waktu merupakan mekanisme untuk mengisi kekosongan jabatan sekaligus menjaga keberlangsungan pemerintahan desa. Ia mengapresiasi jajaran Pemdes, Forkopimcam dan seluruh unsur masyarakat yang telah menjaga tahapan pemilihan berjalan aman dan lancar.

“Pelantikan ini penting sebagai komitmen pelayanan dan membangun desa yang mandiri untuk desanya,” kata Sanusi.

Pesan tersebut sekaligus menempatkan kades yang baru dilantik pada tanggung jawab berikutnya. Setelah mendapatkan mandat, mereka harus memastikan pemerintahan berjalan, pelayanan masyarakat tidak terganggu dan pembangunan desa memiliki perencanaan yang jelas.

Sanusi juga menyampaikan terima kasih kepada para pelaksana tugas kades yang sebelumnya mengisi kekosongan jabatan.

“Terima kasih kepada pelaksana tugas kades yang telah menjalankan tugas. Hari ini kinerja tersebut dilanjutkan kades yang baru dilantik dan diambil sumpahnya,” tuturnya.

Tiga kades yang baru dilantik akan menjalankan sisa masa jabatan sesuai ketentuan. Seperti Sulih Andi Susiantoko, Kades Pandanrejo Kecamatan Pagak, akan menjabat sampai 21 Juni 2031. Sedangkan Wahyudi, Kades Wadanpuro Kecamatan Bululawang, akan menjabat sampai 22 Desember 2029 dan Totok Effendi, Kepala Desa Amadenon Kecamatan Dampit, akan menjabat sampai 13 Juni 2031.

Pelantikan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar Anwar, jajaran Forkopimda, unsur pemerintahan desa, sejumlah OPD dan camat. Dengan dilantiknya tiga kepala desa PAW tersebut, Sanusi menekankan bahwa mandat jabatan harus diterjemahkan dalam bentuk pelayanan yang terbuka, pembangunan yang terencana serta pemerintahan desa yang mampu merangkul seluruh masyarakat.(Nes)

Berita Terkait

Warga Rencana Beli Rumah Singgah Soeharto, DPRD Dorong Pelestarian Sejarah
BPBD Salurkan 98.500 Liter Air Bersih, Total Distribusi Tembus 2,45 Juta Liter
Peringati HUT Pasuruan ke-1097 RSUD Bangil Perkuat Sosial Lewat Baksos Kesehatan
Walikota Blitar Ucapkan Selamat Mengemban Amanah Ke Wawali
Sekdin Pendidikan Himbau jangan Ada Penyalahgunaan Program Revitalisasi
Pemanggilan Ketiga Elim Tyu Samba, Penyidik Polrestabes Makassar Datang ke Kota Blitar
Alasan Musorkotlub KONI Kota Blitar Dipersoalkan Tiga Cabor
Warga Griyasanta Rapatkan Barisan Dalam Deklarasi GEMAS G12

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:06 WIB

Bupati Lantik 3 Kades PAW Jangan Bawa Sekat Politik, Semua Warga Harus Dirangkul

Rabu, 23 September 2026 - 16:30 WIB

Warga Rencana Beli Rumah Singgah Soeharto, DPRD Dorong Pelestarian Sejarah

Rabu, 23 September 2026 - 16:11 WIB

BPBD Salurkan 98.500 Liter Air Bersih, Total Distribusi Tembus 2,45 Juta Liter

Rabu, 23 September 2026 - 15:50 WIB

Peringati HUT Pasuruan ke-1097 RSUD Bangil Perkuat Sosial Lewat Baksos Kesehatan

Rabu, 23 September 2026 - 10:16 WIB

Walikota Blitar Ucapkan Selamat Mengemban Amanah Ke Wawali

Selasa, 22 September 2026 - 15:02 WIB

Pemanggilan Ketiga Elim Tyu Samba, Penyidik Polrestabes Makassar Datang ke Kota Blitar

Selasa, 22 September 2026 - 14:51 WIB

Alasan Musorkotlub KONI Kota Blitar Dipersoalkan Tiga Cabor

Selasa, 22 September 2026 - 09:44 WIB

Warga Griyasanta Rapatkan Barisan Dalam Deklarasi GEMAS G12

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page