Bakorwil Malang Perkuat Pembangunan Kewilayahan Melalui Sinergi Green Forestry dan Green Economy

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bakorwil Malang, Asep Kusdinar

Kepala Bakorwil Malang, Asep Kusdinar

Spread the love

 

KOTA MALANG, pendoposatu.id – Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam mendukung solusi urusan pembangunan dan pemerintahan melalui penguatan sinergi pembangunan kewilayahan berkelanjutan berbasis pelestarian lingkungan dan pengembangan ekonomi hijau.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Webinar ASN Kampus Satelit Tahun 2026 bertema “Sinergi Pembangunan Kewilayahan Berkelanjutan dan Pelestarian Kehutanan dalam Mewujudkan Green Forestry dan Green Economy di Wilayah Kerja Bakorwil III Malang” yang disampaikan langsung oleh Kepala Bakorwil Malang, Asep Kusdinar, Senin (25 Mei 2026).

Dalam paparannya, Asep menegaskan bahwa Bakorwil memiliki peran strategis sebagai simpul koordinasi pembangunan daerah melalui fungsi koordinasi, sinkronisasi, fasilitasi, monitoring dan evaluasi, pembinaan dan pengawasan, serta mendukung prioritas Gubernur Jawa Timur di wilayah kerja masing-masing.

Menurutnya, wilayah kerja Bakorwil Malang yang meliputi sembilan Kabupaten/Kota memiliki posisi strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan industri, pertanian, pariwisata, sekaligus penyangga lingkungan hidup di Jawa Timur. Namun demikian, wilayah tersebut juga menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan yang cukup kompleks seperti peningkatan timbulan sampah, degradasi kawasan hutan, tekanan terhadap Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas, hingga dampak perubahan iklim yang memicu banjir dan longsor.

“Bakorwil hadir untuk memperkuat solusi urusan pembangunan dan pemerintahan melalui semangat gotong royong. Tantangan pembangunan saat ini membutuhkan koordinasi, kolaborasi, sinergi, dan orkestrasi lintas sektor agar pembangunan berjalan lebih terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Asep.

Ia menjelaskan, sejumlah isu strategis kewilayahan yang menjadi perhatian Bakorwil Malang meliputi penguatan reformasi kehutanan dan pelestarian lingkungan, pengelolaan sampah regional dan pengendalian pencemaran lingkungan, pengembangan green economy berbasis UMKM, serta penguatan sinergi kewilayahan dan stabilitas ekonomi daerah.

Sebagai langkah konkret, Bakorwil Malang telah memfasilitasi berbagai program strategis, di antaranya Workshop Reformasi Kehutanan Menuju Indonesia Emas 2045, penguatan forum kebijakan subsektor kehutanan berbasis data dan keberlanjutan lingkungan, fasilitasi percepatan pengembangan TPA/TPST Regional Blitar Raya, serta pendampingan sertifikasi halal bagi 100 UMKM di Malang Raya.

Selain itu, Bakorwil Malang juga aktif melaksanakan koordinasi dan fasilitasi penyusunan Kesepakatan Bersama (KSB), Perjanjian Kerja Sama (PKS), penanganan kebencanaan kawasan Bromo Tengger Semeru, sinkronisasi batas wilayah, hingga fasilitasi penyelesaian konflik pengelolaan destinasi wisata Tumpak Sewu antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang.

Dalam mendukung penguatan ekonomi hijau dan kepedulian lingkungan, Bakorwil Malang turut menyelenggarakan Lomba Inovasi Blue Green Pengelolaan Lingkungan Hidup se-Wilker Bakorwil Malang yang diikuti 110 peserta, serta mendorong pengembangan ekonomi hijau melalui program VESTAWIL.ID.

Asep menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan kewilayahan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat.

“Penguatan sinergi antar wilayah dan lintas sektor menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang adaptif, berdaya saing, dan berwawasan lingkungan sehingga tercipta keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian kehutanan, dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(HMS/RED)

Penulis : DIR

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Humas Bakorwil

Berita Terkait

Komisi I DPRD Kabupaten Malang Desak Roadmap Atasi Krisis 3.179 ASN
Tanah Mangkrak 17 Tahun: Legal Tanrise Klaim SP1, BPN Ngaku Masih Mencari Berkasnya?
Fokus Kompetensi Dan Kolaborasi, Malang Migrant Center Ubah Paradigma Pekerja Migran Indonesia
Bakorwil Malang Semarakkan HUT ke-81 RI Lewat Jalan Sehat, Perkuat Kebersamaan Dan Semangat Gotong Royong
Kavacha Attorneys at Law Hadir di Brawijaya Jurist Career Expo 2026, Buka Ruang bagi Generasi Baru Profesi Hukum
MWCNU Gondanglegi Periode 2026–2031 Fokus Perkuat Ekonomi Dan Gerakkan Organisasi hingga Tingkat Bawah
Lacak Legalitas Jemput Paksa Oleh Ormas: Restu Pejabat, Aksi Doxing, Dan Bumerang Pidana
Hak Jawab PT.Faira Yumn Atmajaya Terkait Pembangunan Puskesmas Bululawang

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Malang Desak Roadmap Atasi Krisis 3.179 ASN

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Tanah Mangkrak 17 Tahun: Legal Tanrise Klaim SP1, BPN Ngaku Masih Mencari Berkasnya?

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Fokus Kompetensi Dan Kolaborasi, Malang Migrant Center Ubah Paradigma Pekerja Migran Indonesia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Bakorwil Malang Semarakkan HUT ke-81 RI Lewat Jalan Sehat, Perkuat Kebersamaan Dan Semangat Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:16 WIB

MWCNU Gondanglegi Periode 2026–2031 Fokus Perkuat Ekonomi Dan Gerakkan Organisasi hingga Tingkat Bawah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Lacak Legalitas Jemput Paksa Oleh Ormas: Restu Pejabat, Aksi Doxing, Dan Bumerang Pidana

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Hak Jawab PT.Faira Yumn Atmajaya Terkait Pembangunan Puskesmas Bululawang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:24 WIB

BEN Carnival Kelima Tampil Beda, Puluhan Budaya Nusantara Berpadu di Malam Hari

Berita Terbaru

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza (Foto: bgs pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

Komisi I DPRD Kabupaten Malang Desak Roadmap Atasi Krisis 3.179 ASN

Kamis, 27 Agu 2026 - 14:02 WIB

Pemilik warung kopi (Warkop) Padang howo, Muhammad Suudi (Foto: Abdullah pendoposatu.id)

Daerah

Damkar Pasuruan Evakuasi Ular Piton di Warkop Warga

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:28 WIB