Kepala Bakorwil Malang Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Dorong Laksanakan Secara Rutin Di Seluruh Daerah

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA Didampingi Oleh Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, Walikota Malang Dan Wabup Malang Saat Laksanakan Gerakan Indonesia Asri (Foto: bgs Pendoposatu)

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA Didampingi Oleh Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, Walikota Malang Dan Wabup Malang Saat Laksanakan Gerakan Indonesia Asri (Foto: bgs Pendoposatu)

Spread the love

 

MALANG, pendoposatu.id – Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang, Asep Kusdinar, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digelar oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, Jum’at (10 Juli 2026).

Menurut Asep, Gerakan Indonesia ASRI ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam membangun budaya baru yang menempatkan kebersihan, kesehatan, keamanan, dan keindahan lingkungan sebagai bagian tidak terpisahkan dari pembangunan nasional.

“Gerakan Indonesia ASRI jangan dipandang sekadar sebagai kegiatan bersih-bersih lingkungan. Ini adalah gerakan perubahan budaya, gerakan membangun karakter bangsa, sekaligus gerakan membangun kualitas ruang hidup masyarakat. Ketika lingkungan kita aman, sehat, resik, dan indah, maka sesungguhnya kita sedang membangun fondasi bagi kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah,” ujar Asep.

Ia menilai, gerakan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan saat ini yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas lingkungan hidup, kesehatan masyarakat, serta tata kelola kawasan yang berkelanjutan.

Sebagai wilayah yang menjadi simpul koordinasi pembangunan di Malang Raya dan Jawa Timur (Jatim) bagian selatan, Bakorwil Malang memandang Gerakan Indonesia ASRI sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam menciptakan kawasan yang lebih layak huni.

“ASRI harus menjadi budaya bersama. Karena itu, kami berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat dilaksanakan secara rutin, terukur, dan menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan di setiap daerah. Bahkan ke depan, kami berharap setiap pemerintah daerah memiliki kebijakan yang mengintegrasikan prinsip-prinsip ASRI dalam setiap program pembangunan,” tegasnya.

Asep menambahkan, penerapan nilai-nilai ASRI sejalan dengan arah pembangunan kewilayahan yang selama ini dikembangkan Bakorwil Malang. Konsep pembangunan kawasan tidak lagi hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat, sehat bagi generasi mendatang, bersih dalam pengelolaan ruang publik, serta indah sebagai identitas kawasan.

Menurutnya, implementasi Gerakan Indonesia ASRI juga sangat mendukung pengembangan konsep Malang Raya Megapolitan, yang menempatkan sinergi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu sebagai kawasan metropolitan yang berdaya saing, berkelanjutan, dan nyaman dihuni.

“Dalam perspektif pembangunan kewilayahan, ASRI dapat menjadi standar baru pembangunan kawasan. Aman berarti memberikan rasa aman bagi masyarakat dan kepastian bagi investasi. Sehat berarti memperkuat kualitas hidup. Resik menunjukkan tata kelola lingkungan yang baik. Sedangkan indah mencerminkan wajah daerah yang tertata, nyaman, dan memiliki daya tarik ekonomi maupun pariwisata,” jelasnya.

Lebih lanjut, Asep mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Gerakan Indonesia ASRI sebagai gerakan gotong royong yang berkelanjutan. “Kita ingin ASRI menjadi kebiasaan, bukan sekadar agenda tahunan. Bila perlu, pemerintah daerah dapat menetapkan pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI secara berkala melalui kebijakan daerah sehingga menjadi budaya kerja seluruh perangkat daerah sekaligus gerakan masyarakat. Dengan demikian, nilai-nilai Aman, Sehat, Resik, dan Indah benar-benar terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia optimistis, apabila semangat Gerakan Indonesia ASRI dilaksanakan secara konsisten dan kolaboratif, maka kawasan Malang Raya dan wilayah selatan Jatim akan semakin mampu mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Kita tidak hanya membangun jalan, jembatan, atau gedung. Yang lebih penting adalah membangun peradaban. Dan peradaban yang maju selalu ditandai oleh lingkungan yang aman, sehat, bersih, serta indah. Itulah esensi Gerakan Indonesia ASRI,” tutup Asep.(Dir)

Penulis : Dir

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Humas Bakorwil III Malang

Berita Terkait

Potensi Desa dan Ketahanan Pangan Jadi Kunci Akselerasi Pembangunan Jawa Timur
Perumda Tirta Kanjuruhan Bidik Kinerja Lebih Terukur, SOTK dan KPI Jadi Fokus Pembenahan
JLS Malang Dikebut, Koneksi hingga Blitar Jadi Kunci Buka Jalur Ekonomi Selatan Jatim
Bukan Sekadar Bangun Jalan, DPUBM Kabupaten Malang Bidik Konektivitas Antarwilayah Lewat Sigap Koridor
Lima Ekstrakurikuler Keterampilan Baru Perkuat SMA PGRI 1 Tulungagung
Peringati Hari Jadi Jatim, Bakorwil Malang Ziarah Makam Wagub Abdul Hamid Mahmud
LLDIKTI Wilayah VII Gelar Bimtek Angkatan I UIBU Malang Perkuat Mutu PTS
Panen Perdana Tebu Program Bongkar Ratoon Dengan Luas Tanam 4.000 Hektare

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Potensi Desa dan Ketahanan Pangan Jadi Kunci Akselerasi Pembangunan Jawa Timur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Diduga Menipu Jual Tanah Kavling Fiktif, Pasutri Warga Bangil Lapor Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Mediasi Sengketa Tanah Alot, Kuasa Hukum Soroti Adanya Dugaan Kongkalikong

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:15 WIB

LLDIKTI Wilayah VII Gelar Bimtek Angkatan I UIBU Malang Perkuat Mutu PTS

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Panen Perdana Tebu Program Bongkar Ratoon Dengan Luas Tanam 4.000 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Puluhan SDN Pasuruan Tidak Memiliki Kepala Sekolah Definitif

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:44 WIB

CEO Muda Apresiasi Pers dan Veteran Warnai HUT TNI ke-81 Makin Bermakna

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Plt Bupati Tulungagung Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI, Sinergi Jadi Kunci Kebersamaan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page