Usulkan Revitalisasi Ratusan Sekolah Di Kabupaten Malang, Baru 20 SD Lolos Verifikasi Awal

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang, HM Sanusi, Di Dampingi Sekda Saat Tinjau SDN Pakisjajar 2 (Foto: Ones Pendoposatu)

Bupati Malang, HM Sanusi, Di Dampingi Sekda Saat Tinjau SDN Pakisjajar 2 (Foto: Ones Pendoposatu)

 

MALANG, pendoposatu.id – Kerusakan bangunan sekolah masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, melalui Dinas Pendidikan (Dindik) setempat mengungkapkan telah mengusulkan lebih dari 500 lembaga pendidikan untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi dan revitalisasi dari pemerintah pusat, namun hingga kini baru sekitar 20 sekolah dasar yang masuk daftar verifikasi awal.

Hal itu disampaikan Kepala Dindik Kabupaten Malang, Bagus Sulistyawan, saat mendampingi Bupati Malang, HM Sanusi saat meninjau kondisi SDN Pakisjajar 2 Kecamatan Pakis yang mengalami kerusakan parah pada bagian atap, Kamis (9 Juli 2026).

Menurut Bagus, usulan rehabilitasi diajukan karena masih banyak sekolah yang membutuhkan penanganan prioritas, terutama bangunan dengan kategori rusak berat dan berisiko mengganggu kegiatan belajar mengajar. “Kami mengusulkan lebih dari 500 lembaga sekolah untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi maupun revitalisasi, namun yang menentukan tetap pemerintah pusat melalui proses verifikasi,” katanya.

Ia menjelaskan, Dindik telah melakukan pemetaan dan pendataan secara teknis terhadap tingkat kerusakan sekolah sebelum mengajukan proposal ke Kementerian Pendidikan. Data tersebut menjadi dasar penentuan sekolah yang layak mendapatkan bantuan.

“Kami sudah melakukan pemetaan dan melaporkan secara detail tingkat kerusakan sekolah, harapannya usulan yang kami sampaikan bisa mendapatkan persetujuan dari kementerian,” ujarnya.

Dari hasil verifikasi sementara, sekitar 20 sekolah dasar telah masuk dalam daftar awal calon penerima program revitalisasi. Program tersebut akan menggunakan mekanisme swakelola tipe 2, sehingga dana dari pemerintah pusat langsung disalurkan ke sekolah penerima.

“Saat ini baru sekitar 20 sekolah yang masuk daftar sementara, nanti anggarannya langsung masuk ke sekolah karena pelaksanaannya menggunakan swakelola tipe 2,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Malang, HM Sanusi menegaskan Pemkab Malang terus berupaya memperbaiki sarana pendidikan yang mengalami kerusakan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah SDN Pakisjajar 2 yang mengalami kerusakan atap akibat usia bangunan yang sudah cukup tua.

Baca Juga :  Agenda Besar Bakorwil Malang, Jadikan Kawasan Selatan Jawa Timur sebagai Mesin Pertumbuhan Baru

Menurut Sanusi, sekolah tersebut akan mendapatkan rehabilitasi menyeluruh pada tahun 2027. Selain memperbaiki bangunan, pemerintah juga berencana menambah ruang kelas karena jumlah siswa terus meningkat setiap tahun.

“Sekolah ini nantinya dibongkar dan dibangun kembali pada 2027 sekaligus ditambah ruang kelas, jumlah murid di sini terus bertambah sehingga membutuhkan ruang belajar yang lebih banyak,” tegas Sanusi.

Sebelum rehabilitasi total dilaksanakan, Pemkab Malang akan melakukan perbaikan sementara pada bagian bangunan yang rusak agar aktivitas belajar mengajar tetap berjalan aman dan nyaman bagi siswa maupun guru.(NES)

Penulis : Sam Ones

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Penyidikan Dugaan Korupsi Ambulans Diperkuat, Kejari Malang Amankan Puluhan Dokumen Dari Dinkes
Outlet Miras HWG23 Wlingi Ditolak Warga, GMB Minta Pemkab Bertindak
DPUBM Kabupaten Malang Genjot Perbaikan Jalan Per Triwulan, Guna Optimalisasi Anggaran
CV Lang Buana Bersama Kementan Pastikan Program Bongkar Ratoon Tebu Berjalan Transparan Di Blitar
Saatnya BUMD Kota Blitar Berbenah, Jangan Biarkan Kekosongan Kepemimpinan Berlarut
Perumda Tirta Kanjuruhan Buka Peluang Lebih Besar Bagi Talenta Muda Lewat Perpanjangan Creative Movement
Kepala Bakorwil Malang, Pasar Murah Bukti Komitmen Pemprov Jatim Menjaga Stabilitas Harga
Jelang Pilkades 2027, Kades Ketindan Titip Pesan Persatuan di ‘Ketindan Semarak 2026’

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:06 WIB

Penyidikan Dugaan Korupsi Ambulans Diperkuat, Kejari Malang Amankan Puluhan Dokumen Dari Dinkes

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:51 WIB

Usulkan Revitalisasi Ratusan Sekolah Di Kabupaten Malang, Baru 20 SD Lolos Verifikasi Awal

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:36 WIB

Outlet Miras HWG23 Wlingi Ditolak Warga, GMB Minta Pemkab Bertindak

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:39 WIB

DPUBM Kabupaten Malang Genjot Perbaikan Jalan Per Triwulan, Guna Optimalisasi Anggaran

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:52 WIB

CV Lang Buana Bersama Kementan Pastikan Program Bongkar Ratoon Tebu Berjalan Transparan Di Blitar

Senin, 6 Juli 2026 - 18:45 WIB

Perumda Tirta Kanjuruhan Buka Peluang Lebih Besar Bagi Talenta Muda Lewat Perpanjangan Creative Movement

Senin, 6 Juli 2026 - 13:20 WIB

Kepala Bakorwil Malang, Pasar Murah Bukti Komitmen Pemprov Jatim Menjaga Stabilitas Harga

Senin, 6 Juli 2026 - 08:41 WIB

Jelang Pilkades 2027, Kades Ketindan Titip Pesan Persatuan di ‘Ketindan Semarak 2026’

Berita Terbaru