BLK Tulungagung Gunakan DBHCHT Untuk Pelatihan Barista Dan Desain Grafis

- Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLK Disnakertrans kabupaten Tulungagung saat melakukan pelatihan kejuruan barista dan desain grafis (Foto: Hanik pendoposatu.id)

BLK Disnakertrans kabupaten Tulungagung saat melakukan pelatihan kejuruan barista dan desain grafis (Foto: Hanik pendoposatu.id)

Spread the love

TULUNGAGUNG, pendoposatu.id- Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung terus berupaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui program pelatihan berbasis kompetensi. Pada tahap kedua tahun 2026, pelatihan difokuskan pada kejuruan barista dan desain grafis dengan sumber anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Tulungagung.

Kepala UPT BLK Disnakertrans Kabupaten Tulungagung, Final Abidin, S.Sos., menjelaskan bahwa program pelatihan tersebut bertujuan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, materi pelatihan disusun dengan mengacu pada standar kompetensi yang ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dasar, tetapi juga kemampuan praktis yang dibutuhkan di dunia industri.

“Tujuan utama pelatihan ini adalah untuk menyiapkan SDM atau tenaga kerja supaya mereka mendapatkan keterampilan yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Jadi standar dunia kerja nanti seperti apa, kami berikan di dalam pelatihan tersebut. Kami juga berpedoman pada standarisasi kompetensi yang dikeluarkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan,” ujarnya, Kamis (15 Oktober 2026) saat ditemui pendoposatu.id.

Pada pelaksanaan tahap kedua ini, BLK membuka pelatihan untuk dua kejuruan, yakni barista dan desain grafis. Setiap kejuruan memiliki kurikulum serta unit kompetensi yang harus dikuasai peserta selama mengikuti pembelajaran.

Untuk menjaga efektivitas pelatihan, jumlah peserta setiap kelas dibatasi maksimal 16 orang. Langkah tersebut dilakukan agar proses pembelajaran, khususnya praktik, dapat berjalan optimal dan setiap peserta memperoleh pendampingan yang memadai.

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing kelas didampingi seorang instruktur utama dan seorang asisten instruktur, pendampingan tambahan diperlukan mengingat pelatihan lebih banyak menekankan praktik keterampilan. Sementara itu, tenaga instruktur bisa dari internal BLK maupun eksternal dengan kualifikasi metodologi dan teknis.

Tidak berhenti pada pemberian keterampilan, BLK juga menyiapkan peserta untuk mengikuti uji kompetensi. Peserta yang dinyatakan kompeten berkesempatan memperoleh sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sesuai skema sertifikasi yang diikuti. Sertifikasi tersebut diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi lulusan ketika melamar pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Selain meningkatkan kompetensi, BLK juga membangun komunikasi dengan pelaku usaha untuk memperluas akses informasi lowongan kerja bagi para alumni. Apabila terdapat peluang kerja, informasi tersebut akan diteruskan kepada lulusan pelatihan agar dapat dimanfaatkan sesuai kualifikasi masing-masing.

Final Abidin berharap peserta tidak berhenti mengembangkan kemampuan setelah menyelesaikan pelatihan. Menurutnya, keterampilan yang telah diperoleh perlu terus diasah agar mampu mengikuti perkembangan kebutuhan pasar kerja.

“Harapan kami, para peserta setelah mengikuti program dan dinyatakan kompeten terus mengaplikasikan ilmunya. Jangan berhenti, karena itu bukan merupakan akhir, tapi hanya awal mereka untuk lebih berkarya, mengasah kemampuan, dan selalu meng-upgrade skill-nya,” tambahnya.

Melalui dukungan anggaran DBHCHT Kabupaten Tulungagung tahun 2026, program pelatihan barista dan desain grafis ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas SDM, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong peserta menjadi tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing.

Pelaksanaan program tersebut sekaligus menjadi salah satu upaya BLK Disnakertrans Tulungagung dalam menjembatani kebutuhan keterampilan tenaga kerja dengan peluang yang tersedia di dunia usaha dan industri.(Hanik)

Berita Terkait

Mediasi Greenfields Atas Dugaan Pencemaran Limbah Tetap Dikawal
Pohon Tumbang Timpa Mobil Dan Motor, 2 Pelajar Terluka
Kuasa Hukum Lima Pokmas Tulungagung Soroti Dugaan Mafia Tanah Program TORA
Petani Mangga ‘Putar’ Pasuruan Tembus Pasar Sumatera Sehari Raup Omzet Rp 5 Juta
Kolaborasi Program Gotong Royong DPR RI Dan DPD PDI Perjuangan Jatim Buat Kabupaten Malang
Kurangnya Pengawasan Miras Dalam Malang Bay Fest 2026
Mahasiswa UNIBRAW Program Doktor Dapat Pemaparan Fondasi Malang Raya Megapolitan
Pemkab Malang Dalam Pilkades 2027 Akan Menerapkan E-Voting Bagi Desa Sudah Siap

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:02 WIB

BLK Tulungagung Gunakan DBHCHT Untuk Pelatihan Barista Dan Desain Grafis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:58 WIB

Mediasi Greenfields Atas Dugaan Pencemaran Limbah Tetap Dikawal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Pohon Tumbang Timpa Mobil Dan Motor, 2 Pelajar Terluka

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kuasa Hukum Lima Pokmas Tulungagung Soroti Dugaan Mafia Tanah Program TORA

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Petani Mangga ‘Putar’ Pasuruan Tembus Pasar Sumatera Sehari Raup Omzet Rp 5 Juta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Kurangnya Pengawasan Miras Dalam Malang Bay Fest 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Mahasiswa UNIBRAW Program Doktor Dapat Pemaparan Fondasi Malang Raya Megapolitan

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Pemkab Malang Dalam Pilkades 2027 Akan Menerapkan E-Voting Bagi Desa Sudah Siap

Berita Terbaru

Pohon tumbang di jalan Insinyur Juanda, Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul kota Pasuruan (Foto: Abdullah pendoposatu.id)

Daerah

Pohon Tumbang Timpa Mobil Dan Motor, 2 Pelajar Terluka

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:15 WIB

You cannot copy content of this page