MALANG, pendoposatu.id – Peluncuran Logo Hari Jadi ke-1266 Kabupaten Malang Tahun 2026 di Pendopo Agung Malang, tidak dihadiri Bupati, Wakil Bupati (Wabup) dan Sekretais Daerah (Sekda) Kabupaten Malang namun tetap berlangsung khidmat mengusung misi efisiensi anggaran melalui kolaborasi lintas sektor, Sabtu (25 Juli 2026)
Dalam agenda resmi tersebut, Bupati Malang H. M. Sanusi, Wabup, Hj. Lathifah Shohib, hingga Sekda, Ir. Budiar tampak absen secara bersamaan. Namun begitu Bupati Malang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III), Dr. Wahyu Kurniati, S.S., M.Si.
Penjelasan Soal Absennya Bupati, Wabup, dan Sekda Kabupaten Malang
Ketua Pelaksana Peringatan Hari Jadi ke-1266 Kabupaten Malang, Yetty Nurhayati, memberikan klarifikasi terkait ketidakhadiran tiga pimpinan tertinggi di lingkungan Pemkab Malang tersebut. Menurutnya, hal itu terjadi lantaran adanya agenda dinas lain yang bersamaan dan tidak dapat ditinggalkan.
“Kebetulan hari ini berbarengan, ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan sehingga diwakilkan kepada Ibu Asisten Bupati. Tapi itu tidak mengurangi makna apapun karena memang kegiatan Pemkab Malang,” ujar Yetty saat ditemui di lokasi acara.
Ia menegaskan, hadirnya Asisten III yang mewakili Bupati menjadi bukti bahwa roda agenda pemerintahan tetap berjalan sesuai rencana dan sah secara kelembagaan.
Siasati Efisiensi Anggaran, Tak Bergantung Full APBD
Di balik dinamika kehadiran pimpinan, acara peluncuran logo ini menonjolkan inovasi pengelolaan anggaran. Di tengah kebijakan efisiensi daerah, panitia mengandalkan pola sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan agar rangkaian acara tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Yetty yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Malang menjelaskan bahwa Pemkab merangkul sektor swasta, perbankan, hingga akademisi untuk menyukseskan gelaran ini.
“Kita berkolaborasi dengan berbagai pihak, jadi kita tidak mengandalkan full APBD. Kalau dari APBD kan pasti kondisi tidak ada. Sebagai contoh, hari ini kita bersinergi dengan pelaku UMKM, perbankan, budayawan, hingga seniman,” ungkapnya.
Kerja sama tersebut juga melibatkan Dewan Kesenian Kabupaten Malang, sekolah-sekolah, penggiat pariwisata, hingga pelaku industri perhotelan untuk menyelenggarakan rangkaian kegiatan selama dua hari berturut-turut.
Bawa Semangat “Malang Makmur Berdaya Saing”
Melalui sambutan Bupati yang dibacakan oleh Asisten III, Dr. Wahyu Kurniati, disampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-1266 bertujuan mengenalkan potensi daerah, menumbuhkan rasa memiliki, serta mensosialisasikan sejarah singkat Kabupaten Malang kepada masyarakat luas.
Mengusung tema “Malang Makmur Berdaya Saing”, Pemkab Malang berharap peringatan tahun ini menjadi pemicu kebangkitan ekonomi dan promosi daerah secara gotong royong.
“Harapan kami melalui kegiatan peluncuran logo ini, kita bisa menunjukkan sinergi dengan seluruh masyarakat. Peringatan hari jadi ini tidak hanya dinikmati oleh perangkat daerah, tetapi benar-benar melibatkan seluruh masyarakat,” pungkas Yetty.(Gus)
Penulis : Setyo
Editor : Redaksi










