Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Tidak Merata, Ketua DPRD Pasuruan Soroti Pelaksanaan MBG yang Pilih-Pilih

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumen foto : Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat

Dokumen foto : Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat

 

Pasuruan, pendoposatu.id – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program strategis nasional dinilai belum berjalan normatif dan merata di Kabupaten Pasuruan. DPRD Kabupaten Pasuruan menilai implementasi di lapangan terkesan pilih-pilih, sehingga tujuan utama peningkatan gizi anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui belum sepenuhnya tercapai.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, secara tegas menyatakan bahwa program MBG semestinya dilaksanakan secara menyeluruh dan serentak karena merupakan kebijakan Pemerintah Pusat yang dijalankan melalui Lembaga Gizi Nasional. Namun fakta di lapangan menunjukkan masih banyak lembaga pendidikan dan sasaran penerima yang belum tersentuh program tersebut.

“Kalau sudah dikatakan program nasional dan normatif, seharusnya semua anak-anak sekolah sudah menerima Makan Bergizi Gratis. Tapi faktanya di Kabupaten Pasuruan belum merata,” tegas Samsul Hidayat saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/1/2026).

Ia menilai ketidakmerataan tersebut mencederai esensi program MBG yang sejak awal dirancang untuk menjamin pemenuhan gizi secara adil dan menyeluruh. Menurutnya, tidak boleh ada perlakuan berbeda antarwilayah maupun antarlembaga pendidikan.

“Harapan kami, karena ini program nasional, seharusnya berlaku menyeluruh, tidak pilih-pilih, dan bergerak secara total. Tapi yang terjadi sekarang tidak semuanya mendapatkan. Ada yang menerima, ada juga yang tidak, dengan alasan kesiapan dapur,” ujarnya.

Samsul mencontohkan langsung kondisi di Kecamatan Gempol, wilayah yang juga menjadi daerah pemilihannya. Di wilayah tersebut, program MBG hanya berjalan di beberapa titik, sementara banyak sekolah dan lembaga lainnya belum mendapatkan manfaat program.

“Di Kecamatan Gempol, di daerah saya sendiri, yang berjalan hanya beberapa titik. Sementara lembaga yang lain tidak. Ini jelas menunjukkan belum meratanya pelaksanaan MBG,” jelasnya.

Ia menegaskan, apabila tujuan utama MBG adalah mencukupi kebutuhan gizi anak-anak secara nasional, maka pelaksanaannya harus dilakukan secara serentak dan adil. Ketimpangan pelaksanaan justru berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial dan ketidakadilan antarpeserta didik.

Baca Juga :  Polemik Kepemilikan Unuba Memanas, PCNU Bangil Tegas Bantah Klaim Sepihak dan Siap Tempuh Jalur Hukum

“Akhirnya yang dapat MBG gizinya terpenuhi, sedangkan yang tidak dapat ya tetap tidak. Ini yang menjadi persoalan serius,” katanya.

Lebih lanjut, DPRD Kabupaten Pasuruan memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG di daerah. Evaluasi tersebut akan difokuskan pada efektivitas, manfaat program, serta kesiapan infrastruktur pendukung agar tidak menjadi alasan terjadinya ketimpangan.

“Kami akan evaluasi program MBG ini, bagaimana manfaatnya dan bagaimana pelaksanaannya. Tujuannya memang bagus, tapi menurut saya pribadi ini harus benar-benar menjadi gerakan nasional, bukan setengah-setengah dan tidak pilih-pilih,” pungkas Samsul Hidayat. (dul)

Penulis : Dul

Berita Terkait

Sidang Gugatan PTSL Desa Randupitu, Kuasa Hukum Penggugat Dinilai Cacat Formil
Kolaborasi Dinas Kesehatan Bersama KORMI Gelar Cek Kebugaran Masyarakat Dalam Rangka GERMAS
Idul Adha Polres Pasuruan Salurkan 16 Sapi dan 57 Kambing Kurban untuk Masyarakat
Ungkap 3 Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Tangkap Pelaku Begal dan Curanmor
Merugikan Negara Polres Pasuruan Bersama Pemerintah Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal
Dugaan Asusila di Area Pemkab Pasuruan Makin Memanas, Staf Dispendik Akui Rekaman dan Transfer Uang Rp10 Juta
Rutan Bangil Gelar Screening Kesehatan Gratis Peringati HBP ke-62, Wujud Pelayanan Nyata bagi Masyarakat
Rutan Bangil Bagikan Takjil Gratis kepada Pengendara di Bulan Ramadan

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:01 WIB

Simpatisan MBG Malang Raya Gelar Apel Akbar Depan Alun-alun Tugu Malang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:21 WIB

Bupati Malang Soroti Kinerja APBD 2025 Hingga Rencana Alun-Alun Kepanjen

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:02 WIB

Bakorwil Malang Tegaskan Peran Baru Sebagai Katalisator Pembangunan Dan Penggerak Ekonomi Kawasan Selatan

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bongkar Ratoon Jadi Senjata Percepat Swasembada Gula, Produktivitas Tebu Nasional Digenjot dari Malang

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:25 WIB

Sidang Gugatan PTSL Desa Randupitu, Kuasa Hukum Penggugat Dinilai Cacat Formil

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:06 WIB

Fraksi PDI Perjuangan Soroti Kinerja DPKPCK Kabupaten Malang

Senin, 15 Juni 2026 - 22:35 WIB

Bantuan Bapenda Malang Belum Cair, Pembangunan Loket Baru Pantai Pasir Panjang Terhambat

Senin, 15 Juni 2026 - 15:58 WIB

Megawati Ajak Masyarakat Menjaga Sejarah, Keadilan, Nilai Demokrasi, Saat Resmikan Renovasi Istana Gebang

Berita Terbaru

Bupati Dan Wakil Bupati Didampingi Ketua Dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang (foto: HMS bgs)

Kabupaten Malang

Bupati Malang Soroti Kinerja APBD 2025 Hingga Rencana Alun-Alun Kepanjen

Sabtu, 20 Jun 2026 - 12:21 WIB