Pembangunan Ponpes Putri di Gondanglegi Dimulai, Bupati Malang Soroti Peran Strategis Pesantren

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang, HM Sanusi didampingi pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 KH Hamim Kholili dan beberapa OPD usai peletakan batu pertama pembangunan Ponpes

Bupati Malang, HM Sanusi didampingi pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 KH Hamim Kholili dan beberapa OPD usai peletakan batu pertama pembangunan Ponpes

Spread the love

MALANG, pendoposatu.id – Bupati Malang HM Sanusi menilai pondok pesantren memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman dan akhlak. Karena itu, pembangunan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 Putri di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, menjadi langkah strategis dalam memperkuat pendidikan keagamaan di Kabupaten Malang.

Hal tersebut disampaikan Sanusi saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Raudlatul Ulum 2 Putri, Jumat (5 Mei 2026). Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

“Pendidikan pesantren memiliki posisi yang sangat strategis. Pesantren mampu menghadirkan keseimbangan antara ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, dan penguatan nilai-nilai keagamaan,” kata Sanusi.

Ia menegaskan pembangunan fasilitas pendidikan baru tersebut merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat luas. Bukan hanya membangun sarana fisik, tetapi juga menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki karakter kuat.

“Pembangunan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 Putri ini patut kita syukuri bersama. Yang dibangun sesungguhnya adalah peradaban, ilmu pengetahuan, dan akhlak generasi masa depan,” ujarnya.

Sanusi juga memberikan apresiasi kepada keluarga besar Ponpes Raudlatul Ulum 2 yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi santri putri melalui pembangunan ruang belajar dan asrama baru.

Menurutnya, Kabupaten Malang memiliki tradisi pesantren yang kuat. Kehadiran ratusan pondok pesantren selama ini tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga berkontribusi dalam pembentukan karakter masyarakat serta pemberdayaan ekonomi umat.

“Momentum peletakan batu pertama ini merupakan fondasi lahirnya generasi muslimah yang berilmu, berakhlak mulia, berkarakter kuat, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Bupati Malang berharap pembangunan tersebut mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih representatif sehingga dapat melahirkan hafidzah, pendidik, ulama perempuan, hingga pemimpin masa depan yang berintegritas. Di sisi lain, Pengasuh Ponpes Raudlatul Ulum 2 KH Muhammad Hamim Kholili menjelaskan pembangunan tahap awal difokuskan pada penambahan ruang pembelajaran dan asrama putri yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak akibat meningkatnya jumlah santri.

“Yang kita bangun sekarang ini lantai dua untuk ruang pembelajaran. Selanjutnya akan dibangun asrama putri di bagian utara karena kebutuhan terus bertambah,” jelas Hamim.

Ia mengungkapkan bahwa ke depan kawasan pendidikan putra dan putri akan dipisahkan. Kompleks yang saat ini digunakan bersama nantinya akan difokuskan untuk santri putra, sementara lokasi pembangunan baru menjadi kawasan khusus santri putri.

Hamim menambahkan pembangunan dilakukan di atas tanah wakaf milik Haji Sulaiman dengan luas bangunan sekitar 14 x 14 meter dan dirancang dua lantai.
Menurutnya, pesantren harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas dan nilai-nilai yang telah diwariskan para ulama sejak lama.

“Pesantren harus mengikuti perkembangan zaman dan tetap fleksibel. Namun pesantren memiliki akar sejarah yang panjang dan telah terbukti mampu bertahan dalam berbagai perubahan zaman,” ujarnya.

Saat ini Ponpes Raudlatul Ulum 2 menampung sekitar seribu santri. Selain fokus pada peningkatan fasilitas pendidikan, pesantren juga tetap membuka kesempatan belajar bagi santri dari keluarga kurang mampu sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Sanusi mengajak masyarakat, alumni, wali santri, dan para donatur untuk bersama-sama mendukung proses pembangunan hingga selesai. “Mari kita jadikan pembangunan ini sebagai amal jariyah bersama. Setiap kontribusi yang diberikan akan menjadi investasi kebaikan yang manfaatnya terus mengalir sepanjang ilmu yang diajarkan kepada para santri,” pungkasnya.(NES)

Penulis : Ones

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Mantan Kapolri Resmi Jadi Tersangka Bersama Dua Jenderal Lainnya
Tanggung Jawab Publik Didahulukan, Abdul Qodir Justru Ingkar Janji di PN Kepanjen
Satgas Pangan Polres Pasuruan Pantau Harga Bapokting di Pasar Bangil Dan Pandaan
Jelang Sidang ke-2, Abdul Qadir Datangi Rumah Kades Tawangargo, Ada Apa?
Hari Strok Sedunia RSUD Bangil Gelar Edukasi Kesehatan Gratis
Peringati Hari Jadi ke-821 Warga Ikuti Senam Akbar Dan Bhakti Sosial
Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan
Trans Jatim Koridor 2 Buka Jalur Baru Ekonomi Malang Selatan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 00:19 WIB

Mantan Kapolri Resmi Jadi Tersangka Bersama Dua Jenderal Lainnya

Selasa, 3 November 2026 - 23:54 WIB

Tanggung Jawab Publik Didahulukan, Abdul Qodir Justru Ingkar Janji di PN Kepanjen

Selasa, 3 November 2026 - 23:38 WIB

Satgas Pangan Polres Pasuruan Pantau Harga Bapokting di Pasar Bangil Dan Pandaan

Selasa, 3 November 2026 - 13:10 WIB

Jelang Sidang ke-2, Abdul Qadir Datangi Rumah Kades Tawangargo, Ada Apa?

Senin, 2 November 2026 - 18:08 WIB

Hari Strok Sedunia RSUD Bangil Gelar Edukasi Kesehatan Gratis

Minggu, 1 November 2026 - 15:36 WIB

Golkar Tulungagung Hadirkan Ruang Bertemu Jodoh Lewat “Golek Garwo”

Minggu, 1 November 2026 - 12:28 WIB

Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan

Minggu, 1 November 2026 - 12:14 WIB

Trans Jatim Koridor 2 Buka Jalur Baru Ekonomi Malang Selatan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page