Wisuda 398 Siswa Shirothul Fuqoha’ Jadi Momentum Cetak Generasi Religius dan Siap Hadapi Era Digital

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Wisuda siswa siswi Yayasan Shirotul Fuqoha' terbaik saat menerima penghargaan

Ket foto. Wisuda siswa siswi Yayasan Shirotul Fuqoha' terbaik saat menerima penghargaan

MALANG, pendoposatu.id – Pelepasan wisuda bersama Yayasan Shirothul Fuqoha’ di Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, tidak sekadar menjadi seremoni kelulusan. Momentum tersebut dijadikan ajang penguatan karakter generasi muda agar mampu menghadapi tantangan era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai pesantren dan akhlakul karimah.

Hal itu ditegaskan Wakil Bupati, Lathifah Shohib saat menghadiri wisuda 398 siswa MTs, MA, dan SMK Shirothul Fuqoha’, Sabtu (23/5/2026). Dalam kesempatan itu, Lathifah menilai pendidikan berbasis Islam memiliki peran penting dalam menjaga moral generasi muda di tengah derasnya arus informasi media sosial.

“Keberhasilan itu bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga bagaimana menjaga adab, kejujuran, tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Wabup Lathifah di hadapan para siswa dan wali murid.

Ratusan siswa yang diwisuda terdiri dari 274 lulusan MTs, 90 lulusan MA, dan 34 lulusan SMK. Yayasan juga memberikan penghargaan kepada sejumlah siswa berprestasi sebagai bentuk motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

Menurut Wabup Malang, generasi muda yang tumbuh dengan pendidikan agama dan nilai-nilai Al-Qur’an akan lebih siap menghadapi perubahan zaman sekaligus menjaga persatuan bangsa.

“Anak-anak yang tumbuh dengan nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak Rasulullah akan menjadi generasi penerus yang mampu membawa kedamaian dan memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Bu Nyai Lathifah.

Pembina Yayasan Shirothul Fuqoha’, Syamsul Mu’in, turut mengingatkan para lulusan agar tidak kehilangan identitas kesantrian ketika melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Ia menegaskan, alumni pesantren harus tetap membawa budaya dan akhlak pondok pesantren dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat aktif menggunakan media sosial.

“Perkembangan informasi di media sosial sangat cepat. Karena itu harus disaring dengan tepat, cermat dan disikapi secara bijak,” ujar Gus Syam.

Baca Juga :  95 Persen Guru Honorer di Lawang Sudah ASN, Sisanya Menanti Dapodik dan PPG

Sementara itu, Kepala MA Shirothul Fuqoha’, Siti Jubaidah, mengatakan pihak yayasan terus mendorong lulusan MA untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Selain melanjutkan studi, para lulusan juga diminta tetap menjaga tradisi pesantren sebagai bekal moral dan spiritual di tengah kehidupan masyarakat modern. “Kami ingin para lulusan tetap membawa nilai-nilai pondok pesantren di mana pun berada,” pungkas Jubaidah.(NES)

Penulis : Ones

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Program Bongkar Ratoon Diharap Selamatkan Petani Tebu
IPAL SPPG Disorot, DLH Kabupaten Malang Akui Sejumlah Izin Lingkungan Belum Lengkap
Pemkab Malang Percepat Perluasan Puskesmas, Fokus Tambah Lahan dan Tenaga Kesehatan
Pasien Membludak, Bupati Malang Siapkan Kajian Puskesmas Pakisaji Naik Status Jadi RS Tipe D
Akses Jalan Bendungan Lahor Menuju Blitar Dipersoalkan, Warga Datangi DPRD Kabupaten Malang
DPUBM Kabupaten Malang, Bangun Rabat Beton Ruas Konsolidasi Jalan Desa
GRIB JAYA Desak Usut Tuntas Dana Miliaran Bendungan Lahor
Garam Tunnel Pantai Modangan Jadi Ladang Cuan Baru, Desa Sumberoto Raup Puluhan Juta

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:52 WIB

Wisuda 398 Siswa Shirothul Fuqoha’ Jadi Momentum Cetak Generasi Religius dan Siap Hadapi Era Digital

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:14 WIB

Program Bongkar Ratoon Diharap Selamatkan Petani Tebu

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:23 WIB

IPAL SPPG Disorot, DLH Kabupaten Malang Akui Sejumlah Izin Lingkungan Belum Lengkap

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:10 WIB

Pemkab Malang Percepat Perluasan Puskesmas, Fokus Tambah Lahan dan Tenaga Kesehatan

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:02 WIB

Akses Jalan Bendungan Lahor Menuju Blitar Dipersoalkan, Warga Datangi DPRD Kabupaten Malang

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:44 WIB

DPUBM Kabupaten Malang, Bangun Rabat Beton Ruas Konsolidasi Jalan Desa

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:34 WIB

GRIB JAYA Desak Usut Tuntas Dana Miliaran Bendungan Lahor

Senin, 18 Mei 2026 - 17:17 WIB

Garam Tunnel Pantai Modangan Jadi Ladang Cuan Baru, Desa Sumberoto Raup Puluhan Juta

Berita Terbaru

Ket foto. Usai tanam perdana bersama Gubernur Jawa Timur program Bongkar Ratoon secara zoom di Desa Sukoraharjo Kecamatan Kepanjen

Jawa Timur

Program Bongkar Ratoon Diharap Selamatkan Petani Tebu

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:14 WIB