SMPN 1 Tumpang Tanam Karakter Cinta Lingkungan Melalui MPLS 2025

- Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

keterangan: foto salah kegiatan MPLS di SMPN 1 Tumpang Kabupaten Malang

keterangan: foto salah kegiatan MPLS di SMPN 1 Tumpang Kabupaten Malang

PENDOPOSATU.ID, KAB MALANG – SMP Negeri 1 Tumpang, Kabupaten Malang, jadikan “Gerakan Cinta Lingkungan” sebagai fokus utama dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 yang dimulai Senin (14/07/2025).Seluruh siswa baru diwajibkan membawa tanaman hias atau buah untuk ditanam bersama di lingkungan sekolah.

Khoirul Anam, Humas SMPN 1 Tumpang kepada awak media menyampaikan bahwa kegiatan yang digelar merupakan bagian dari upaya sekolah menumbuhkan karakter, kedisiplinan, dan kepedulian sosial siswa.

“Kami ingin siswa betul-betul memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekolah sejak awal,” ujar Khoirul pada Rabu (16/7/2025).

Inisiatif ini juga mendukung program Adiwiyata dan penguatan nilai Profil Pelajar Pancasila, terutama gotong royong dan peduli lingkungan di lingkungan sekolah.

Selain penanaman pohon, MPLS SMPN 1 Tumpang juga mencakup sosialisasi bahaya narkoba dan keselamatan berlalu lintas (safety riding) oleh Polsek Tumpang pada Kamis, 18 Juli 2025.

MPLS rencananya akan ditutup secara resmi pada Jumat, (19/07/2025) mendatang, dengan serangkaian kegiatan religius seperti salat Dhuha berjamaah dan khotmil Qur’an, serta acara kebersamaan seperti makan bersama guru dan siswa.

Selain itu, para siswa juga akan unjuk penampilan ekstrakurikuler. Kepala Sekolah, Ibu Umi Chapsah, S.Pd., M.M., M.Pd., akan memimpin upacara penutupan.

“Semangat kami sejalan dengan tema MPLS nasional. Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman, aman, dan membentuk karakter siswa secara utuh,” tambah Khoirul Anam, menegaskan komitmen sekolah terhadap pembentukan karakter siswa yang holistik.

Baca Juga :  Polres Malang Selidiki Kasus Pengerusakan 22 Makam di Desa Bantur, Warga Diminta Tetap Tenang

Penulis : Redaksi

Editor : Gus

Berita Terkait

Wisata Malang Selatan Semakin Aman, 600 PJU Bertenaga Surya Siap Terangi Wisatawan
Tegangan Politik DPRD Malang Mereda, PKB dan PDIP Pilih Perkuat Sinergi Tanpa Interpelasi
RSUD Ngantang Kekurangan SDM dan Alat Medis, DPRD Targetkan Kerja Sama BPJS Tahun Ini
Tajuk Redaksi: Interpelasi atau Pengalihan Isu? Ketika Mutasi dan Uji Kompetensi JPT Pratama Lebih Mendesak Diusut
RSUD Ngantang Kejar Kerja Sama BPJS, Terkendala SDM dan Minimnya Sarana Medis
Dampak Fullday School, Wabup Malang Tekankan Penguatan Pesantren dan Payung Hukum Pendidikan
May Day 2026 di Sayap Mas Malang, PDI Perjuangan Angkat Peran Buruh Perempuan dan Desak Realisasi Tri Layak
Roti Kentang No Sugar Karya Siswa SMAN 1 Tumpang Dilirik Pasar, Siap Penuhi Ribuan Pesanan Hardiknas

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:12 WIB

Wisata Malang Selatan Semakin Aman, 600 PJU Bertenaga Surya Siap Terangi Wisatawan

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:16 WIB

Tegangan Politik DPRD Malang Mereda, PKB dan PDIP Pilih Perkuat Sinergi Tanpa Interpelasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:47 WIB

RSUD Ngantang Kekurangan SDM dan Alat Medis, DPRD Targetkan Kerja Sama BPJS Tahun Ini

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:55 WIB

Tajuk Redaksi: Interpelasi atau Pengalihan Isu? Ketika Mutasi dan Uji Kompetensi JPT Pratama Lebih Mendesak Diusut

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:46 WIB

Dampak Fullday School, Wabup Malang Tekankan Penguatan Pesantren dan Payung Hukum Pendidikan

Kamis, 30 April 2026 - 18:40 WIB

May Day 2026 di Sayap Mas Malang, PDI Perjuangan Angkat Peran Buruh Perempuan dan Desak Realisasi Tri Layak

Selasa, 28 April 2026 - 19:05 WIB

Roti Kentang No Sugar Karya Siswa SMAN 1 Tumpang Dilirik Pasar, Siap Penuhi Ribuan Pesanan Hardiknas

Senin, 27 April 2026 - 14:11 WIB

Pengelolaan Limbah SPPG, DLH Kabupaten Malang Dorong Kepatuhan dan Pendampingan Intensif

Berita Terbaru