Ratusan Guru PAUD se-Kota Malang Titip Harapan ke Paslon Abadi Untuk Kualitas Pendidikan di Kota Malang

- Redaksi

Jumat, 22 November 2024 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

PENDOPOSATU.ID, Kota Malang – Ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Malang menitipkan harapan kepada calon Walikota dan Wakil Walikota Malang nomor urut 3, H. Anton – Dimyati Ayatulloah dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Kota Malang.

Harapan besar para guru PAUD ini disampaikan pada acara silaturahmi dan diskusi bersama Calon Walikota Malang H. Anton atau yang akrab disapa Abah Anton bertempat di kawasan AA Cafe Kelurahan Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (21/11/2024)

Wulan selaku kepala sekolah di lembaga Pos PAUD Kota Malang mengatakan kegiatan ini merupakan harapan besar kepada Abah Anton apabila nanti terpilih menjadi Walikota Malang agar lebih memperhatikan kesejahteraan para guru PAUD dan kualitas pendidikan di Kota Malang.

“Misalanya, ada lembaga PAUD yang meminta untuk bisa rehab beberapa tempat Pos PAUD karena selama ini ada beberapa tempat masih di balai RW dan belum permanen” kata Wulan

Masih kata Wulan, Pos PAUD itu adalah program dari pemerintah, bahwa pendidikan yang di diketahui oleh masyarakat itu di pendidikan anak usia dini.

“Dan kita sangat merasakan saat abah abah anton menjabat waktu, untuk insentif sangat diperhatikan. Dan di saat program blusukannya disaat mendapat keluhan terkait infrastuktur atau apapun langsung di tanggapi” ungkapnya

Sementara itu, Abah Anton menyampaikan majunya untuk menjadi calon Walikota Malang tak lepas dari dorongan para ulama untuk melanjutkan program yang dulu memang sangat dirasakan oleh masyarakat.

“Salah satunya dengan memperjuangkan untuk kesejahteraan para guru PAUD. Dan insya allah kita akan tingkatkan lagi” ucapnya

Abah Anton juga mengatakan, bahwa Abadi akan memperhatikan usulan-usulan dari guru PAUD ini, dan akan memastikan bahwa soal kesejahteraan itu akan diutamakan.

Dalam acara itu, beberapa guru PAUD juga berharap agar Abah Anton kedepannya untuk bisa mengembalikan lagi karakter Kota Malang sebagai kota Pendidikan, Kota Pariwisata dan Kota Bunga.

Penulis : Ocha

Editor : Dadang D

Berita Terkait

Wisuda UIBU Malang ke-43 Sebanyak 941 Peserta Program Sarjana (S1) Dan Magister (S2)
Bakorwil Malang Dorong Perpustakaan Naik Kelas Berbasis INLIS Lite 3.3
Rampungkan Struktur Ranting PDIP Kota Malang Beri Panggung Gen Z Jadi Subjek Perubahan
Tanah Mangkrak 17 Tahun: Legal Tanrise Klaim SP1, BPN Ngaku Masih Mencari Berkasnya?
Bakorwil Malang Semarakkan HUT ke-81 RI Lewat Jalan Sehat, Perkuat Kebersamaan Dan Semangat Gotong Royong
Kavacha Attorneys at Law Hadir di Brawijaya Jurist Career Expo 2026, Buka Ruang bagi Generasi Baru Profesi Hukum
Lacak Legalitas Jemput Paksa Oleh Ormas: Restu Pejabat, Aksi Doxing, Dan Bumerang Pidana
Hargai Karya Aremania, Deretan Band Legendaris Batal Manggung di Festival Mbois 11

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:14 WIB

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 September 2026 - 11:44 WIB

Tak Terima Somasi Pengacara, Abdul Qodir Lapor Pencemaran Nama Baik

Jumat, 18 September 2026 - 10:57 WIB

Proses Penjaringan Bacalon Ketum KONI Kota Blitar Diwarnai Ricuh

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

Jelang Musorkotlub, Rangkap Jabatan KONI Kota Blitar Jadi Sorotan

Kamis, 17 September 2026 - 18:18 WIB

Satlantas Polres Pasuruan Bagikan Hadiah Dalam Tangka HUT Polantas

Selasa, 15 September 2026 - 14:40 WIB

Dugaan Mobilisasi Pelajar dalam Demo, Wakil Wali Kota Blitar Dilaporkan ke Polisi

Senin, 14 September 2026 - 20:28 WIB

63 Pedagang Somasi Abdul Qodir, Dana Swadaya Pasar Karangploso Dipertanyakan?

Senin, 14 September 2026 - 19:27 WIB

Gudang Material di Singosari Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terbaru

Hadi Wiyono alias Pak Dur saat mendatangi Polres Malang didampingi kuasa hukumnya (Foto: bgs pendoposatu.id)

Hukum

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:14 WIB

You cannot copy content of this page