Hargai Karya Aremania, Deretan Band Legendaris Batal Manggung di Festival Mbois 11

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panggung Festival Mbois 11 di Kota Malang tampak kosong menyusul aksi boikot yang dilakukan deretan musisi legendaris (Foto: Agus S pendoposatu.id)

Panggung Festival Mbois 11 di Kota Malang tampak kosong menyusul aksi boikot yang dilakukan deretan musisi legendaris (Foto: Agus S pendoposatu.id)

Spread the love

KOTA MALANG, pendoposatu.id- Polemik penimpaan mural “Malang The Glory Land” di kawasan Jalan Arif Rahman Hakim berbuntut panjang. Gelombang protes musisi lokal terus meluas hingga memicu aksi boikot massal terhadap perhelatan Festival Mbois 11 pada 21–23 Agustus 2026.

Aksi pembatalan tampil ini diawali oleh grup musik legendaris d’Kross, yang kemudian disusul oleh vokalis Cen A Rock, Hadiaz, serta Arema Voice. Ketiganya secara resmi menyatakan mundur dari panggung festival pada Jumat (21 Agustus 2026).

Langkah ini diambil sebagai bentuk protes keras atas tindakan sepihak panitia Festival Mbois 11 yang menimpa mural “MALANG THE GLORY LAND” menjadi “Malang Menyala Bersama” tanpa koordinasi.

Hadiaz menilai tindakan panitia mengubah karya seni di ruang publik tanpa melibatkan pembuat maupun koordinator wilayah (korwil) Aremania merupakan bentuk pengabaian etika.

“Ini yang salah panitia, bukan musisinya. Harusnya koordinasi dulu dengan korwil. Bisa ditanya, setuju atau tidak. Kalau tidak setuju, ya jangan dilakukan,” tegas Hadiaz.

Menyusul langkah Cen A Rock, grup musik legendaris Arema Voice juga memastikan batal tampil di Festival Mbois 11 dengan berbagai pertimbangan.

Vokalis Arema Voice, Wahyoe, dalam pernyataannya menyampaikan, keputusan tersebut diambil setelah melakukan rembuk internal guna mencermati situasi di kalangan Aremania yang kian memanas.

“Yo intine, ayas ndelok kondisi Aremania, masalah mural iku, dino iki terus memanas. Kalau Arema Voice tetap main, rasanya sia-sia perjuangan yang selama ini kita bangun bersama,” ungkap Wahyoe.

Wahyoe menegaskan bahwa langkah ini murni demi menjaga silaturahmi dengan Aremania dan merawat kondusivitas Kota Malang.

Meski mundur, ia menyambut baik adanya itikad panitia yang berjanji mengembalikan mural seperti sedia kala serta menjalin komunikasi dengan keluarga almarhum Nyek, pembuat awal mural tersebut.

Aksi boikot berantai dari para musisi ini menjadi pelajaran berharga bagi penyelenggara acara di Kota Malang agar senantiasa mengedepankan musyawarah, etika, dan penghormatan terhadap simbol identitas Aremania. (gus).

Berita Terkait

Cozy Republic Rilis Single Terbaru Nuansa Roots Reggae “Semakin Yoman” Cerita Penuh Kebersamaan
CEO Muda Apresiasi Pers dan Veteran Warnai HUT TNI ke-81 Makin Bermakna
Polres Tulungagung Gencar Bongkar Arena Judi Sabung Ayam Dan Dadu
HUT ke-7 Media Lumbung Berita Santuni Anak Yatim Dan Kaum Duafa
Semarak Hari Jadi Jatim ke-81, Ribuan Peserta Meriahkan LPBB Dan Festival Anak
Rektor UIBU Nahkodai Y37 Periode 2026-2028: Siapkan Agenda Sinergi Alumni Dan Kesejahteraan Mantan Guru
Bakorwil Malang Percepat Infrastruktur Modangan Dorong Simpul Pertumbuhan Ekonomi
Dugaan Penipuan Berkedok Investasi, SPG di Malang Resmi Dipolisikan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Puluhan SDN Pasuruan Tidak Memiliki Kepala Sekolah Definitif

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:44 WIB

CEO Muda Apresiasi Pers dan Veteran Warnai HUT TNI ke-81 Makin Bermakna

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Densus 88 Bongkar Latihan Menembak Kelompok Teroris 6 Provinsi

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Plt Bupati Tulungagung Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI, Sinergi Jadi Kunci Kebersamaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:42 WIB

HUT ke-7 Media Lumbung Berita Santuni Anak Yatim Dan Kaum Duafa

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Pemilu 2029 PKB Tulungagung Bidik 11 Kursi, Regenerasi Kader Muda Jadi Prioritas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Pengukuhan Pengurus DPC PKB, Bupati Tulungagung Tekankan Sinergi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Rektor UIBU Nahkodai Y37 Periode 2026-2028: Siapkan Agenda Sinergi Alumni Dan Kesejahteraan Mantan Guru

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page