MALANG, pendoposatu.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memprioritaskan penanganan titik-titik rawan kerusakan di ruas Jalan Raya Sutojayan–Wonokerso, Kecamatan Pakisaji, melalui program rehabilitasi yang difokuskan pada perbaikan bahu jalan dan pengaspalan.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.
Kepala Bidang Bina Marga (Pembangunan dan Peningkatan Jalan) Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Anita Aulia Sari, mengatakan bahwa pekerjaan dilakukan berdasarkan kondisi lapangan sehingga penanganan difokuskan pada bagian jalan yang paling membutuhkan perbaikan.
“Penanganan dilakukan pada titik-titik prioritas agar kerusakan tidak berkembang lebih parah. Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, rehabilitasi ini juga bertujuan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat,” kata Anita Aulia Sari saat dikonfirmasi, Selasa (21 Juli 2026).
Ia menjelaskan, pada segmen Desa Sutojayan, DPUBM memperbaiki bahu jalan sisi kiri sepanjang 500 meter dengan lebar 1 meter. Perbaikan tersebut berfungsi memperkuat struktur tepi jalan sekaligus mencegah kerusakan badan jalan meluas.
Sementara di segmen Desa Wonokerso, pekerjaan difokuskan pada pengaspalan ruas jalan sepanjang 200 meter dengan lebar 3 meter. Penanganan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas permukaan jalan sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman.
“Pengaspalan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan berkendara dan memperlancar arus lalu lintas yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Anita menegaskan, rehabilitasi jalan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam meningkatkan pelayanan infrastruktur secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran.
“Kami terus melakukan penanganan infrastruktur secara berkelanjutan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat. Harapannya, kondisi Jalan Sutojayan–Wonokerso semakin baik sehingga mampu menunjang mobilitas, keselamatan pengguna jalan, dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Pakisaji,” pungkasnya.(Nes)
Penulis : Ones
Editor : Redaksi










