Bupati Malang Tegaskan Pelantikan JPT Pratama Sesuai Aturan, Bantah Isu Nepotisme

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 05:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang, HM Sanusi di dampingi Kadinkes, drg.Wiyanto Wijoyo, M.M.Kes saat meninjau Puskesmas Tajinan (Foto: Seno pendoposatu.id)

Bupati Malang, HM Sanusi di dampingi Kadinkes, drg.Wiyanto Wijoyo, M.M.Kes saat meninjau Puskesmas Tajinan (Foto: Seno pendoposatu.id)

Spread the love

 

MALANG, pendoposatu.id — Sanusi menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang telah berjalan sesuai aturan yang berlaku. Pernyataan itu disampaikan usai inspeksi mendadak (sidak) di Puskesmas Tajinan, Rabu (22 April 2026), menanggapi polemik pelantikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang merupakan anak kandungnya.

Sanusi menekankan bahwa mekanisme seleksi dilakukan secara terbuka dan profesional melalui Panitia Seleksi (Pansel), serta melibatkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

“Ya, itu semua prosesnya di Panitia Seleksi, dan silakan ke BKPSDM sebagai prosesnya,” tegasnya kepada awak media.

Ia memastikan tidak ada pelanggaran dalam tahapan seleksi hingga pelantikan yang digelar pada (13/4) lalu. Menurutnya, seluruh prosedur telah mengikuti ketentuan perundang-undangan yang berlaku dalam sistem merit birokrasi.

“Semua dilakukan melalui proses yang sesuai dengan aturan. Artinya itu sudah sesuai aturan, tidak ada aturan yang dilanggar,” ujarnya.

Mengenai posisi Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang diisi oleh anaknya sendiri, Bupati Sanusi kembali menegaskan bahwa faktor hubungan keluarga tidak memengaruhi proses seleksi. Ia menilai hasil tersebut murni berdasarkan kompetensi dan mekanisme yang telah ditetapkan.

Menanggapi langkah DPRD Kabupaten Malang yang akan memanggil pihak terkait untuk meminta klarifikasi atas pelantikan tersebut, Sanusi menyebut bahwa proses tersebut sudah selesai.

“Sudah dipanggil, dan semua sudah dijelaskan,” katanya singkat.

Sementara itu, kritik juga datang dari Hasto Kristiyanto yang menilai pelantikan tersebut kurang etis dan berpotensi merusak prinsip meritokrasi dalam birokrasi pemerintahan. Menanggapi hal tersebut, Sanusi memberikan respons tegas.

“Ya, karena Pak Hasto belum tahu kenyataan di lapangan, itu masih prediksi saja,” ujarnya.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan posisi Pemerintah Kabupaten Malang yang tetap berpegang pada prosedur formal dan aturan hukum dalam setiap pengisian jabatan strategis, meski di tengah sorotan publik dan dinamika politik yang berkembang.(Nes)

Penulis : Ones

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bakorwil Malang Jembatani 25 Tahun Persoalan Aset Songgoriti, Pemkab Malang-Pemkot Batu Sepakati Jalan Keluar
Warga Kepanjen Tunggu Trans Jatim Koridor II Beroperasi
Camat Bantur Bahas Ketahanan Informasi Pada FGD Bersama DPRD Kabupaten Malang
Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka
Tak Terima Somasi Pengacara, Abdul Qodir Lapor Pencemaran Nama Baik
Proses Penjaringan Bacalon Ketum KONI Kota Blitar Diwarnai Ricuh
Aktifitas Usaha Di Bendungan Lahor Dipertanyakan Legalitasnya
Jelang Musorkotlub, Rangkap Jabatan KONI Kota Blitar Jadi Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 16:38 WIB

Bakorwil Malang Jembatani 25 Tahun Persoalan Aset Songgoriti, Pemkab Malang-Pemkot Batu Sepakati Jalan Keluar

Jumat, 18 September 2026 - 21:35 WIB

Warga Kepanjen Tunggu Trans Jatim Koridor II Beroperasi

Jumat, 18 September 2026 - 12:28 WIB

Camat Bantur Bahas Ketahanan Informasi Pada FGD Bersama DPRD Kabupaten Malang

Jumat, 18 September 2026 - 12:14 WIB

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 September 2026 - 11:44 WIB

Tak Terima Somasi Pengacara, Abdul Qodir Lapor Pencemaran Nama Baik

Jumat, 18 September 2026 - 10:41 WIB

Aktifitas Usaha Di Bendungan Lahor Dipertanyakan Legalitasnya

Jumat, 18 September 2026 - 00:04 WIB

Piramida Polres Pasuruan Ajak Media Bersinergi Cegah Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

Jelang Musorkotlub, Rangkap Jabatan KONI Kota Blitar Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Ilustrasi rute koridor II bus trans Jatim (Foto: Seno pendoposatu.id)

Jawa Timur

Warga Kepanjen Tunggu Trans Jatim Koridor II Beroperasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 21:35 WIB

Hadi Wiyono alias Pak Dur saat mendatangi Polres Malang didampingi kuasa hukumnya (Foto: bgs pendoposatu.id)

Hukum

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:14 WIB

You cannot copy content of this page