Sidak Puskesmas Tajinan, Bupati Malang HM Sanusi Tegaskan: Tak Boleh Ada Penolakan Pasien

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 04:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Bupati Malang, HM Sanusi saat sidak ruang pelayanan di Puskesmas Tajinan

Ket foto. Bupati Malang, HM Sanusi saat sidak ruang pelayanan di Puskesmas Tajinan

Malang, pendoposatu.id — Penegasan keras disampaikan Bupati Malang HM Sanusi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Puskesmas Tajinan, Rabu (22/4/2026). Ia menuntut seluruh fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Malang memberikan pelayanan maksimal tanpa diskriminasi, termasuk memastikan tidak ada lagi penolakan terhadap pasien.

“Saya berharap di semua puskesmas tidak ada lagi pelayanan yang terlalu lama, obat selalu tersedia, dan tidak ada cerita penolakan pasien. Semua yang datang harus mendapatkan perawatan terbaik,” tegas Sanusi.

Dalam sidak tersebut, Sanusi menilai pelayanan di Puskesmas Tajinan telah mengalami kemajuan signifikan dibandingkan kondisi sebelumnya. Ia mengapresiasi perubahan yang terlihat dari sisi kebersihan, kesiapan tenaga medis, hingga kecepatan pelayanan kepada masyarakat.

“Sekarang kita lihat semuanya bersih, rapi, tidak ada sampah. Petugasnya siaga, dokter siap, obat cukup, dan antrian tidak lama. Rata-rata sekitar 100 pasien sudah terlayani semua sebelum siang,” ungkapnya.

Sanusi juga menyoroti kecukupan tenaga kesehatan yang dinilai sudah memenuhi kebutuhan pelayanan dasar.

“Dokter, perawat, dan bidan sudah cukup. Saya lihat masyarakat juga merasa senang dengan pelayanan yang ada. Ini berbeda jauh dengan kondisi dulu yang terkesan kumuh,” imbuhnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan harus terus dilakukan secara merata di seluruh wilayah. Evaluasi pelayanan, menurutnya, menunjukkan tren positif, namun tidak boleh membuat jajaran tenaga kesehatan berpuas diri.

Di sisi lain, Bupati Malang juga menekankan pentingnya penguatan sarana dan prasarana. Pemerintah Kabupaten Malang, kata dia, akan melakukan perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

“Sarana dan prasarana akan kita perbaiki bertahap melalui APBD. Yang penting, rumah sakit dan puskesmas memastikan SDM dan peralatannya siap melayani masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Polres Malang Libatkan Orang Tua Cegah Bullying, Sosialisasi Digelar di SDN 02 Sukodadi Wagir

Dalam kesempatan itu, Sanusi turut mengungkapkan pengembangan layanan kesehatan di tingkat rumah sakit melalui kerja sama strategis. RSUD Kanjuruhan disebut tengah menjalin kolaborasi dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

“Kerja sama ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk penguatan SDM. Nantinya pelayanan akan dipandu oleh RSCM bersama Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Tajinan, dr. Widya Damayanti, MMRS, memastikan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Bupati, terutama terkait peningkatan pelayanan dan pembenahan fasilitas yang masih kurang.

“Ada catatan tadi di ruang gigi, satu kursi pelayanan rusak dan langsung kami atensi untuk segera diperbaiki. Pengajuan sebenarnya sudah dilakukan, tinggal menunggu proses anggaran,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa perbaikan fasilitas kesehatan memang tidak selalu bisa direalisasikan secara instan. “Untuk realisasi bisa tahun depan atau dua tahun ke depan, tergantung anggaran. Tapi pelayanan saat ini tetap kami optimalkan,” ujarnya.

Secara keseluruhan, hasil sidak menunjukkan adanya peningkatan kualitas layanan yang cukup signifikan di Puskesmas Tajinan. Perubahan ini diharapkan menjadi contoh bagi puskesmas lain di Kabupaten Malang dalam memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, ramah, dan profesional.

Penulis : nes

Berita Terkait

Bupati Malang Tegaskan Pelantikan JPT Pratama Sesuai Aturan, Bantah Isu Nepotisme
Food Court Stadion Kanjuruhan Belum Dimanfaatkan Ada Apa?
Habiskan Anggaran Milyaran, Puskesmas Bululawang Mangkrak
Dorong SMK Naik Kelas ke Level Global, LP Ma’arif NU Malang Tegaskan Strategi Terukur dan Berbasis Industri
Ujian Meritokrasi di Balik Pelantikan JPT Pratama Kabupaten Malang
Nelayan Sendang Biru Pertaruhkan Nyawa Selamatkan Hiu Paus, DKP Malang Tegaskan Status Dilindungi
Pelantikan JPT Pratama Malang Disorot: Dugaan Rekayasa Jabatan hingga Indikasi KKN Mencuat
Uji Kompetensi JPT Pratama Malang Disorot Keras: Diduga Hanya Formalitas, Sarat Kepentingan dan “Titipan”

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 05:42 WIB

Bupati Malang Tegaskan Pelantikan JPT Pratama Sesuai Aturan, Bantah Isu Nepotisme

Kamis, 23 April 2026 - 04:35 WIB

Sidak Puskesmas Tajinan, Bupati Malang HM Sanusi Tegaskan: Tak Boleh Ada Penolakan Pasien

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Food Court Stadion Kanjuruhan Belum Dimanfaatkan Ada Apa?

Rabu, 22 April 2026 - 13:53 WIB

Habiskan Anggaran Milyaran, Puskesmas Bululawang Mangkrak

Selasa, 21 April 2026 - 16:11 WIB

Ujian Meritokrasi di Balik Pelantikan JPT Pratama Kabupaten Malang

Minggu, 19 April 2026 - 12:16 WIB

Nelayan Sendang Biru Pertaruhkan Nyawa Selamatkan Hiu Paus, DKP Malang Tegaskan Status Dilindungi

Kamis, 16 April 2026 - 17:15 WIB

Pelantikan JPT Pratama Malang Disorot: Dugaan Rekayasa Jabatan hingga Indikasi KKN Mencuat

Kamis, 16 April 2026 - 14:16 WIB

Uji Kompetensi JPT Pratama Malang Disorot Keras: Diduga Hanya Formalitas, Sarat Kepentingan dan “Titipan”

Berita Terbaru

Kondisi Food Court Di Stadion Kanjuruhan Malang

Kabupaten Malang

Food Court Stadion Kanjuruhan Belum Dimanfaatkan Ada Apa?

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:21 WIB

Kondisi Puskesmas Bululawang Saat Ini

Kabupaten Malang

Habiskan Anggaran Milyaran, Puskesmas Bululawang Mangkrak

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:53 WIB