Malang, pendoposatu.id- Kondisi bangunan Puskesmas Bululawang saat ini miris, pasalnya di tahun 2025 Pemkab Malang telah menggelontorkan dana sebesar Rp. 3,64 milyar yang bersumber dari pajak rokok dan SILPA, yang saat ini bangunan Puskesmas tersebut tidak dapat dipergunakan alias mangkrak. Sulaiman seorang warga sekitar puskesmas mengatakan bahwa “ini puskesmas di bangun tahun kemarin mas, tapi kok sampai sekarang belum juga difungsikan” katanya.
Padahal warga sini sudah menginginkan puskesmas ini segera bisa beroperasi, daripada masih di puskesmas yang lama kondisinya yang tidak memenuhi syarat karena berdekatan dengan pasar dan stasiun”keluhnya saat ditemui awak media.
Masyarakat Kabupaten Malang khususnya warga sekitar kecamatan Bululawang sangat berharap agar Puskesmas tersebut segera dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Bupati HM Sanusi menyampaikan seperti di Puskesmas Bululawang harus direlokasi sebab di lokasi yang lama berdekatan dengan pasar.
Sehingga lokasi yang tidak strategis ini akan mengakibatkan pelayanan kesehatan yang kurang maksimal. Kini, Puskesmas Bululawang kembali di bangun yang lokasinya berada di dekat Masjid Bululawang.
Saat dikonfirmasi, Selasa (21/4/2026) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, M.M.Kes mengatakan “itu bukan mangkrak melainkan masih belum selesai dan akan diteruskan di tahun 2026 ini” katanya saat via telpon. Kami masih menunggu perpindahan TK, karena dibelakang itu ada sekolahan TK dan itu masih menunggu dari Dinas Cipta Karya.
Disinggung terkait pekerjaan belum selesai dengan penggunaan anggaran Rp. 3,64 milyar, pak dokter sapaan akrabnya menambahkan “kalau pembangunannya itu di tahun kemarin dan saya belum menjabat, semua itu sudah dihitung sama konsultannya mas” katanya.
“Itu akan kita lanjutkan di tahun akan datang, cuma masih menunggu perpindahan sekolah TK tersebut dan untuk anggaran yang dibutuhkan masih dalam perencanaan”.tutupnya.(Red)
Penulis : Redaksi











