Mikutopia Batu Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Ratusan Warga Tulungrejo Kini Terserap Kerja

- Redaksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Destinasi wisata Mikutopia, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu

Destinasi wisata Mikutopia, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu

 

KOTA BATU, pendoposatu.id– Perkembangan sektor pariwisata di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat. Destinasi wisata Mikutopia yang berada di kawasan lereng Gunung Arjuno tercatat telah menyerap sekitar 400 tenaga kerja dan membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar.

Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, mengatakan sebagian besar tenaga kerja yang terlibat dalam operasional Mikutopia berasal dari warga Desa Tulungrejo dan wilayah sekitar. Kehadiran destinasi wisata tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan pekerjaan.

“Yang kami syukuri bukan hanya hadirnya destinasi wisata baru, tetapi juga kesempatan kerja yang terbuka bagi masyarakat. Banyak warga yang kini bisa bekerja lebih dekat dengan lingkungan tempat tinggalnya,” ujar Suliono.

 

Mikutopia Wisata Bertema Jamur Dan Dilengkapi Bermacam Wahana

 

Menurutnya, manfaat investasi di sektor pariwisata tidak hanya terlihat dari pembangunan fasilitas wisata, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat lokal dalam aktivitas ekonomi yang tercipta. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa investasi yang masuk mulai memberikan manfaat langsung bagi warga desa.

Selain penyerapan tenaga kerja, meningkatnya aktivitas wisata juga diperkirakan berdampak pada pertumbuhan sektor ekonomi lainnya. Pelaku UMKM, pedagang, jasa transportasi, hingga usaha pendukung pariwisata lainnya yang berpotensi memperoleh keuntungan dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut.

Suliono menilai, pergerakan ekonomi desa akan semakin kuat apabila perkembangan sektor wisata diikuti dengan munculnya usaha-usaha baru yang melibatkan masyarakat setempat. “Kami berharap perkembangan Mikutopia dapat mendorong tumbuhnya peluang usaha baru di tengah masyarakat. Ketika sektor wisata bergerak, maka perputaran ekonomi desa juga akan ikut tumbuh,” katanya.

Pemerintah Desa Tulungrejo berharap sinergi antara pengelola wisata, masyarakat, dan pemerintah desa terus diperkuat agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Dengan pola tersebut, keberadaan Mikutopia tidak hanya menjadi tujuan wisata baru di Kota Batu, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi masyarakat desa.

Baca Juga :  Air Bersih Jadi Prioritas, Bupati Malang Targetkan Jaringan Perumda Tirta Kanjuruhan Menjangkau Malang Selatan

Sebagai destinasi wisata bertema dunia jamur, Mikutopia berlokasi di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Kawasan wisata ini berada pada ketinggian sekitar 1.100 hingga 1.650 meter di atas permukaan laut dengan suhu harian berkisar 18 hingga 24 derajat Celsius, sehingga menawarkan suasana pegunungan yang sejuk bagi pengunjung.

Mikutopia beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Tiket reguler dibanderol Rp.45 ribu, sementara tiket terusan Weekday Rp.80 ribu dan tiket terusan Weekend Rp.95 ribu. Pengunjung juga dapat menikmati sejumlah wahana secara terpisah dengan harga mulai Rp.10 ribu hingga Rp.25 ribu per wahana.(NES)

Penulis : Ones

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pembangunan Ponpes Putri di Gondanglegi Dimulai, Bupati Malang Soroti Peran Strategis Pesantren
Polres Pasuruan Ungkap Tiga Kasus, Jambret Maut hingga Penembakan Airsoft Gun Berhasil Ditangkap
Dukung Hilirisasi Kelapa Nasional, Kontraktor Blitar Jalani Audit Produksi Benih
Air Bersih Jadi Prioritas, Bupati Malang Targetkan Jaringan Perumda Tirta Kanjuruhan Menjangkau Malang Selatan
HUT ke-184 Desa Ngabab Jadi Bukti Kekuatan Gotong Royong dan Pelestarian Budaya di Malang
Polresta Malang Melalui Babhinsa, Motor Penggerak Ketahanan Pangan Nasional
Ngliyep Lantern Camp Dongkrak Wisata Malang Selatan, Ratusan Peserta Luar Daerah Padati Pantai Ngliyep
Tiket Pantai Ngliyep Kini Terpisah, Pengunjung Hanya Bayar Sesuai Destinasi yang Dikunjungi

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:18 WIB

Mikutopia Batu Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Ratusan Warga Tulungrejo Kini Terserap Kerja

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:37 WIB

Pembangunan Ponpes Putri di Gondanglegi Dimulai, Bupati Malang Soroti Peran Strategis Pesantren

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:11 WIB

Dukung Hilirisasi Kelapa Nasional, Kontraktor Blitar Jalani Audit Produksi Benih

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:39 WIB

Air Bersih Jadi Prioritas, Bupati Malang Targetkan Jaringan Perumda Tirta Kanjuruhan Menjangkau Malang Selatan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:46 WIB

Polresta Malang Melalui Babhinsa, Motor Penggerak Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:32 WIB

Ngliyep Lantern Camp Dongkrak Wisata Malang Selatan, Ratusan Peserta Luar Daerah Padati Pantai Ngliyep

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:13 WIB

Tiket Pantai Ngliyep Kini Terpisah, Pengunjung Hanya Bayar Sesuai Destinasi yang Dikunjungi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:42 WIB

Wisatawan Mulai Bingung, Pelaku Wisata Malang Selatan Desak Tiket Pantai Ngliyep dan Pasir Panjang Kembali Satu Loket

Berita Terbaru