Dukung Hilirisasi Kelapa Nasional, Kontraktor Blitar Jalani Audit Produksi Benih

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Irjen Kementan Saat Monitoring Dan Audit Produksi Benih Kelapa Milik CV. Lang Buana Blitar

Tim Irjen Kementan Saat Monitoring Dan Audit Produksi Benih Kelapa Milik CV. Lang Buana Blitar

 

BLITAR, pendoposatu.id – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat pengembangan komoditas kelapa sebagai bagian dari program hilirisasi perkebunan Nasional. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah produk, memperluas diversifikasi industri berbasis kelapa, memperkuat daya saing ekspor, serta mendukung pengembangan ekonomi hijau yang berkelanjutan.

Sebagai bagian dari pengawasan mutu benih, tim Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementan melaksanakan monitoring dan audit produksi benih kelapa dalam milik CV. Lang Buana selaku kontraktor yang berlokasi di Desa Gogodeso, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Rabu (3 Juni 2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Audit Ketaatan Produksi Benih Kelapa pada Satuan Kerja Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkebunan Tahun Anggaran 2025 dan 2026 di Provinsi Jawa Timur, audit dilaksanakan guna memastikan proses produksi dan distribusi benih kelapa berjalan sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku. Penugasan tim audit berlangsung selama 10 hari, terhitung sejak 29 Mei hingga 7 Juni 2026.

Kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2025 tentang perubahan atas Permentan Nomor 02 Tahun 2025 mengenai Organisasi dan Tata Kerja Kementan, serta didukung melalui DIPA Irjen Kementan Tahun Anggaran 2026. Pengembangan hilirisasi kelapa menjadi salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas perkebunan.

Melalui hilirisasi, kelapa tidak hanya dipasarkan dalam bentuk buah segar atau kopra, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti Virgin Coconut Oil (VCO), minyak kelapa, nata de coco, arang aktif, briket tempurung, coco peat, coco fiber, serta aneka produk pangan dan non pangan lainnya. Dalam pelaksanaan audit, tim Irjen meninjau langsung benih unggul kelapa dalam non polibag yang diproduksi oleh CV. Lang Buana.

Baca Juga :  Sosialisasi Program KEJAR Dan RABU, Pelajar Malang Melek Finansial

Pemeriksaan dilakukan terhadap kualitas fisik benih guna memastikan kesesuaiannya dengan standar sertifikasi benih yang ditetapkan. Benih kelapa dalam yang memenuhi standar umumnya memiliki bobot minimal 1,5 kilogram per butir dan berumur sedikitnya empat bulan. Salah satu indikator kematangan benih ditandai dengan munculnya bercak berwarna cokelat pada kulitnya, sekitar 30 hingga 60 persen permukaan kulit buah.

Melalui kegiatan audit ini, Kementan berharap kualitas benih kelapa yang beredar di masyarakat tetap terjaga sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas perkebunan kelapa serta keberhasilan program hilirisasi Nasional di masa mendatang.(NAD)

Penulis : Nadia

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dukung Swasembada Gula, GRIB JAYA Malang Dan CV Langbuana Sosialisasikan PSN Bongkar Raton 2026
Malang Akan Menyala Sebagai Pusat Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Pada H-30 Festival Mbois 11 Siap Diluncurkan
Penguatan Kompetensi ASN Menjadi Fondasi Percepatan Malang Raya Megapolitan Dan Koridor Selatan Jatim
Sekda Malang Dorong Desa Pujiharjo Jadi Desa Wisata, Hilirisasi Produk Lokal Jadi Prioritas
Bakorwil Malang Raih Apresiasi DPRD Jatim, Penyelesaian Aset BMD Berhasil Tanpa Pendekatan Represif
Bakorwil Malang Perkuat Daya Saing UMKM Koridor Selatan Lewat Digitalisasi Produk
Jalan Sutojayan–Wonokerso Jadi Prioritas Rehabilitasi DPUBM
Kepsek MAN 1 Pasuruan Ikuti PKKM Empat Tahunan Oleh Tim Penilai Kanwil Kemenag Jatim

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:08 WIB

Dukung Swasembada Gula, GRIB JAYA Malang Dan CV Langbuana Sosialisasikan PSN Bongkar Raton 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:22 WIB

Malang Akan Menyala Sebagai Pusat Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Pada H-30 Festival Mbois 11 Siap Diluncurkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:24 WIB

Penguatan Kompetensi ASN Menjadi Fondasi Percepatan Malang Raya Megapolitan Dan Koridor Selatan Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:38 WIB

Sekda Malang Dorong Desa Pujiharjo Jadi Desa Wisata, Hilirisasi Produk Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:20 WIB

Bakorwil Malang Raih Apresiasi DPRD Jatim, Penyelesaian Aset BMD Berhasil Tanpa Pendekatan Represif

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:56 WIB

Jalan Sutojayan–Wonokerso Jadi Prioritas Rehabilitasi DPUBM

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kepsek MAN 1 Pasuruan Ikuti PKKM Empat Tahunan Oleh Tim Penilai Kanwil Kemenag Jatim

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:54 WIB

Disperindag Kabupaten Malang Percepat Revitalisasi Pasar Lewat APBN

Berita Terbaru