Jelang Audiensi Terkait Hotel Aston, GRIB JAYA Siap Adu Data

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Ormas Grib Jaya Wilayah Malang Raya

Koordinator Ormas Grib Jaya Wilayah Malang Raya

 

KOTA MALANG, pendoposatu.id — Jelang pelaksanaan audiensi yang kedua, terkait polemik legalitas dan dugaan ketidaktertiban administrasi operasional Hotel Aston Kota Malang, Organisasi Masyarakat GRIB JAYA menegaskan kesiapan penuh untuk memaparkan sejumlah data dan temuan fakta yang diklaim berkaitan dengan persoalan perizinan hotel tersebut.

Koordinator GRIB JAYA wilayah Malang Raya, Damanhury Jab, menyatakan bahwa “langkah yang dilakukan pihaknya bersama dua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lainnya bukan sekadar manuver opini, melainkan bentuk pengawasan sosial terhadap dugaan pelanggaran administratif yang dinilai tidak boleh dibiarkan berlarut-larut”katanya.

“Apa yang menjadi poin dalam tuntutan kami bukanlah pepesan kosong, melainkan fakta-fakta yang memang harus diterima meskipun pahit. Kami datang membawa data, bukan asumsi,” tegas Bang Jab, sapaan akrabnya saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (08 Juni 2026).

Menurutnya, audiensi kedua pada Selasa (09/06) besok di Komis A DPRD Kota Malang akan menjadi momentum penting untuk membuka secara terang berbagai persoalan yang selama ini dipertanyakan publik, khususnya terkait aspek legalitas bangunan, kelengkapan perizinan operasional, hingga kepatuhan terhadap aturan tata ruang dan ketentuan teknis lainnya.

GRIB JAYA menilai bahwa setiap pelaku usaha, terlebih sektor perhotelan berskala besar, wajib tunduk terhadap seluruh ketentuan hukum dan administrasi yang berlaku tanpa pengecualian. Organisasi tersebut juga menegaskan bahwa kepastian hukum tidak boleh hanya diterapkan kepada masyarakat kecil, sementara pelanggaran yang diduga dilakukan korporasi justru terkesan dibiarkan.

“Kami ingin ada ketegasan dari pemerintah daerah, jangan sampai muncul kesan hukum tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas. Faktanya adalah seluruh izin belum tuntas atau ditemukan ketidaksesuaian, maka operasional hotel seharusnya dihentikan sementara sampai seluruh kewajiban administrasi dan perizinan dipenuhi,” lanjutnya.

Baca Juga :  Bakorwil Malang Raih Apresiasi DPRD Jatim, Penyelesaian Aset BMD Berhasil Tanpa Pendekatan Represif

Pihak GRIB JAYA juga menyoroti pentingnya transparansi dari instansi terkait dalam menjelaskan status legalitas operasional hotel kepada masyarakat. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan aturan di Kota Malang.

Selain itu, mereka meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Malang beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk tidak bersikap pasif dan segera mengambil langkah konkret apabila dalam audiensi nantinya ditemukan adanya dugaan pelanggaran atau ketidaksesuaian dokumen perizinan.

GRIB JAYA menegaskan bahwa perjuangan yang dilakukan bukan bertujuan menghambat investasi, melainkan memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai koridor hukum dan tidak mengabaikan aturan yang berlaku.

“Investasi memang penting, tetapi kepatuhan hukum jauh lebih penting, jangan sampai ada pembiaran yang justru mencederai rasa keadilan masyarakat,”ujarnya. Audiensi kedua ini nanti dikabarkan akan menghadirkan pihak pemerintah daerah, perwakilan hotel, serta organisasi masyarakat yang selama ini aktif melakukan pengawasan terhadap persoalan tersebut.(DIR)

Penulis : Dir

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur
Bangun Karakter Generasi Muda KORMI Kabupaten Pasuruan Resmi Buka Kejurkab Paskibra 2026
Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Akses Jalan Lahor Kembali Dibuka
Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!
Bupati Pasuruan Resmikan Open House Dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi Satu
AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor
Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup
Lampu Hijau, 90,9% Warga Malang Dukung Trans Jatim Koridor 2 Segera Beroperasi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Bangun Karakter Generasi Muda KORMI Kabupaten Pasuruan Resmi Buka Kejurkab Paskibra 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Akses Jalan Lahor Kembali Dibuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:11 WIB

AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:52 WIB

Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:12 WIB

Lampu Hijau, 90,9% Warga Malang Dukung Trans Jatim Koridor 2 Segera Beroperasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim

Berita Terbaru