MALANG, pendoposatu.id– Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang, Asep Kusdinar, memberangkatkan peserta Pamotan Fun Trail Run dalam rangka 4th Anniversary Jogging Wisata Malang (JWM) di kawasan wisata Umbulan Pamotan Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (12 Juli 2026). Dengan mengusung tema “Harmony in Diversity”, kegiatan ini diikuti ratusan pegiat lari dari berbagai daerah sebagai bentuk kampanye hidup sehat sekaligus promosi potensi wisata Kabupaten Malang.
Acara JWM ini sudah selama empat tahun konsisten membangun gerakan olahraga berbasis komunitas dengan memadukan aktivitas lari, promosi destinasi wisata, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. “JWM telah menunjukkan bahwa komunitas mampu menjadi kekuatan sosial yang menggerakkan banyak sektor sekaligus, berlari bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menjadi media memperkenalkan potensi daerah, menghidupkan destinasi wisata, serta menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Asep.
Menurutnya, konsep yang dikembangkan JWM merupakan contoh nyata pembangunan berbasis partisipasi masyarakat, setiap kegiatan yang diselenggarakan di destinasi wisata memberikan dampak langsung terhadap meningkatnya kunjungan wisatawan, berkembangnya usaha mikro dan kuliner lokal, serta semakin dikenalnya potensi desa kepada masyarakat luas.
“Ini adalah bentuk kolaborasi yang sangat baik, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri membangun daerah. Dibutuhkan komunitas-komunitas kreatif seperti JWM yang mampu menghadirkan inovasi dan mengajak masyarakat mencintai daerahnya melalui cara yang sehat, menyenangkan, dan produktif,” katanya.
Asep menilai konsep sport tourism akan menjadi salah satu pengungkit penting pembangunan kawasan Malang Raya. Dengan kekayaan bentang alam, pegunungan, pantai, hutan, dan desa wisata yang dimiliki. Malang memiliki potensi besar menjadi destinasi unggulan untuk berbagai kegiatan olahraga berbasis alam.
“Ke depan kita perlu semakin banyak event seperti trail run, fun run, cycling, hiking, hingga olahraga berbasis alam lainnya. Kegiatan seperti ini tidak hanya membangun budaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat citra Malang Raya sebagai destinasi sport tourism bertaraf nasional,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi tema ‘Harmony in Diversity’ yang diangkat pada peringatan empat tahun JWM. Menurutnya, tema tersebut mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman, di mana olahraga menjadi ruang yang menyatukan berbagai latar belakang tanpa membedakan profesi, usia, suku, maupun agama.
“Di lintasan lari semua orang berdiri sejajar. Tidak ada sekat jabatan ataupun perbedaan. Yang ada hanyalah semangat kebersamaan, sportivitas, saling mendukung, dan mencintai alam. Nilai-nilai seperti inilah yang perlu terus kita bangun dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.
Sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di wilayah kerja Bakorwil Malang, Asep menegaskan pihaknya siap mendorong sinergi antara pemerintah daerah, komunitas, pelaku pariwisata, dunia usaha, dan media untuk mengembangkan event-event berbasis komunitas yang berdampak luas terhadap pembangunan daerah.
“Kami ingin semakin banyak ruang kolaborasi yang melibatkan komunitas sebagai mitra pembangunan. Ketika masyarakat bergerak bersama, maka pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.(Dir)
Penulis : Dir
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Hms Bakorwil Malang










