Kejurnas Sepatu Roda Perkuat Posisi Malang Raya Sebagai Destinasi Sport Tourism

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 01:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bakorwil Malang Saat Menyambut Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa Pada Kejurnas Perserosi 2026 (Foto: bgs Pendoposatu)

Kepala Bakorwil Malang Saat Menyambut Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa Pada Kejurnas Perserosi 2026 (Foto: bgs Pendoposatu)

Spread the love

MALANG, pendoposatu.id– Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang, Asep Kusdinar, menghadiri pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepatu Roda Tingkat Jawa Timur (Jatim) Open I Piala Gubernur tahun 2026 di Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (11 Juli 2026). Kejuaraan yang secara resmi dibuka oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa tersebut diikuti oleh 2.436 atlet dari 133 tim yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

Menurut Asep Kusdinar, penyelenggaraan Kejurnas tersebut memiliki arti yang jauh lebih besar dibanding sekadar kompetisi olahraga. Kehadiran ribuan atlet, pelatih, ofisial, serta keluarga peserta menjadi bukti bahwa Kabupaten Malang dan Malang Raya semakin dipercaya sebagai tuan rumah berbagai agenda olahraga berskala nasional.

“Kejuaraan ini menunjukkan bahwa Malang Raya memiliki kapasitas sebagai pusat penyelenggaraan event olahraga nasional. Infrastruktur yang memadai, dukungan pemerintah daerah, serta antusiasme masyarakat menjadi modal penting untuk mengembangkan kawasan ini sebagai destinasi sport tourism di Jatim” ujar Asep.

Ia menambahkan, setiap penyelenggaraan event nasional memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah. Aktivitas hotel, restoran, transportasi, pelaku UMKM, hingga sektor jasa mengalami peningkatan seiring datangnya ribuan peserta dari berbagai daerah.

“Olahraga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, ribuan peserta yang hadir tentu memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, perdagangan, hingga UMKM lokal. Karena itu, event seperti ini bukan hanya investasi prestasi olahraga, tetapi juga investasi ekonomi kawasan,” jelasnya.

Asep menilai, arah pembangunan kewilayahan di Malang Raya memang perlu didorong melalui penyelenggaraan berbagai event nasional maupun internasional yang mampu mengoptimalkan potensi daerah sekaligus memperkuat citra kawasan sebagai pusat kegiatan olahraga, pendidikan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Menurutnya, keberadaan kawasan Stadion Kanjuruhan yang terus berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas olahraga harus dimanfaatkan secara optimal sebagai magnet pertumbuhan ekonomi baru. “Kita ingin Kanjuruhan tidak hanya dikenal sebagai kompleks olahraga, tetapi juga sebagai pusat aktivitas masyarakat, ruang pembinaan atlet, destinasi wisata olahraga, sekaligus penggerak ekonomi lokal. Inilah salah satu bentuk pembangunan kawasan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” katanya.

Selain berdampak pada ekonomi, Asep juga menilai kejuaraan olahraga menjadi media yang efektif dalam membangun karakter generasi muda. Nilai-nilai disiplin, sportivitas, kerja keras, dan semangat pantang menyerah merupakan fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.

“Pesan yang disampaikan Ibu Gubernur sangat relevan bahwa prestasi lahir dari proses panjang. Pembinaan olahraga sesungguhnya juga merupakan investasi dalam membangun karakter generasi muda yang sehat, produktif, berintegritas, serta memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi komitmen Pemprov Jatim bersama Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) dalam membangun ekosistem pembinaan atlet secara berkelanjutan. Menurutnya, kompetisi yang rutin dilaksanakan menjadi ruang strategis untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial sekaligus meningkatkan kualitas prestasi olahraga nasional.

“Kami akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia olahraga, pelaku usaha, serta masyarakat agar setiap event nasional mampu memberikan manfaat yang semakin luas. Prestasi olahraga harus berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, penguatan pariwisata, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.(Dir)

Penulis : Dir

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Hms Bakorwil Malang

Berita Terkait

Potensi Desa dan Ketahanan Pangan Jadi Kunci Akselerasi Pembangunan Jawa Timur
Perumda Tirta Kanjuruhan Bidik Kinerja Lebih Terukur, SOTK dan KPI Jadi Fokus Pembenahan
JLS Malang Dikebut, Koneksi hingga Blitar Jadi Kunci Buka Jalur Ekonomi Selatan Jatim
Bukan Sekadar Bangun Jalan, DPUBM Kabupaten Malang Bidik Konektivitas Antarwilayah Lewat Sigap Koridor
Lima Ekstrakurikuler Keterampilan Baru Perkuat SMA PGRI 1 Tulungagung
Peringati Hari Jadi Jatim, Bakorwil Malang Ziarah Makam Wagub Abdul Hamid Mahmud
LLDIKTI Wilayah VII Gelar Bimtek Angkatan I UIBU Malang Perkuat Mutu PTS
Panen Perdana Tebu Program Bongkar Ratoon Dengan Luas Tanam 4.000 Hektare

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Potensi Desa dan Ketahanan Pangan Jadi Kunci Akselerasi Pembangunan Jawa Timur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Diduga Menipu Jual Tanah Kavling Fiktif, Pasutri Warga Bangil Lapor Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Mediasi Sengketa Tanah Alot, Kuasa Hukum Soroti Adanya Dugaan Kongkalikong

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:15 WIB

LLDIKTI Wilayah VII Gelar Bimtek Angkatan I UIBU Malang Perkuat Mutu PTS

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Panen Perdana Tebu Program Bongkar Ratoon Dengan Luas Tanam 4.000 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Puluhan SDN Pasuruan Tidak Memiliki Kepala Sekolah Definitif

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:44 WIB

CEO Muda Apresiasi Pers dan Veteran Warnai HUT TNI ke-81 Makin Bermakna

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Plt Bupati Tulungagung Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI, Sinergi Jadi Kunci Kebersamaan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page