Bupati Malang Tegas: Tidak Ada Jual Beli Jabatan, Pelanggar Siap Berhadapan dengan APH

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Bupati Malang HM Sanusi saat melantik Pejabat Eselon II, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional di Pendopo Agung

Ket foto. Bupati Malang HM Sanusi saat melantik Pejabat Eselon II, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional di Pendopo Agung

Malang, pendoposatu.id – Bupati Malang HM Sanusi melontarkan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang agar bekerja profesional, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta tidak bermain dalam urusan jabatan. Pernyataan tegas itu disampaikan usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon II, Administrator, Pejabat Fungsional, dan Pengawas di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (13/4/2026) pagi.

Dalam arahannya, Sanusi menegaskan bahwa tidak boleh ada praktik transaksional dalam proses pengisian jabatan. Ia bahkan membuka ruang pelaporan langsung jika ditemukan pelanggaran.

“Tidak ada jual beli jabatan di Kabupaten Malang. Semua percepatan tidak ada bayar. Kalau ada pejabat yang bayar uang, laporkan kepada saya. Aparat penegak hukum (APH) akan menindaklanjuti,” tegas Sanusi.

Ia menekankan bahwa seluruh ASN wajib menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Sanusi secara eksplisit melarang penerimaan suap atau hadiah dalam bentuk apapun yang berkaitan dengan jabatan.

“Jangan pernah menerima suap, jangan menerima hadiah dari pihak-pihak terkait. Semua harus berjalan sesuai aturan perundang-undangan,” ujarnya.

Selain itu, Sanusi juga mengingatkan pentingnya tertib administrasi, khususnya dalam penyusunan Surat Pertanggungjawaban (SPJ). Ia menegaskan bahwa setiap pelanggaran administratif akan berujung pada proses hukum.

“SPJ harus sesuai aturan. Kalau melanggar, nanti ada APH yang akan menindaklanjuti,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti netralitas ASN agar tidak berpihak kepada pihak manapun dan tetap bekerja sesuai regulasi yang berlaku.

“Jangan memihak siapapun. Tetap bekerja sesuai aturan,” tandasnya.

Peringatan khusus juga diberikan kepada para kepala sekolah, kepala dinas, hingga camat. Sanusi menegaskan bahwa pengawasan akan diperketat, termasuk melalui Inspektorat Daerah.

Baca Juga :  Hasanudin Wahid: Politik PKB Bukan Cari Untung, Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat

“Saya ingatkan kepala sekolah, kadis, maupun camat untuk bekerja sesuai aturan. Camat yang main-main dengan kepala desa dan lurah akan diperiksa oleh inspektorat,” ujarnya dengan nada serius.

Dengan peringatan keras ini, Bupati Malang menegaskan komitmennya untuk membersihkan birokrasi dari praktik KKN serta memastikan seluruh ASN bekerja profesional demi percepatan pembangunan di Kabupaten Malang.

Hadir pada acara tersebut, Sekretaris Daerah kabupaten Malang, Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah dan Ketua Tim Penggerak PKK, Anis Zaidah Sanusi.

Penulis : nes

Berita Terkait

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur
Kas Hartadi Soroti Potensi Pesepak Bola Muda Lawang, Siadi Cup Dinilai Jadi Jalur Menuju Level Profesional
Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!
Bupati Pasuruan Resmikan Open House Dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi Satu
AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor
Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup
Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim
DPUBM Kabupaten Malang Petakan Titik Rawan Lereng, DPT Tangsi–Sipelot Jadi Prioritas Penguatan Jalan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Bangun Karakter Generasi Muda KORMI Kabupaten Pasuruan Resmi Buka Kejurkab Paskibra 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Akses Jalan Lahor Kembali Dibuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:11 WIB

AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:52 WIB

Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:12 WIB

Lampu Hijau, 90,9% Warga Malang Dukung Trans Jatim Koridor 2 Segera Beroperasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim

Berita Terbaru