Sanusi-Budiar Tanpa Lathifah, PKB Kabupaten Malang Kritik Keras

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, H.Kholiq

Ket foto. Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, H.Kholiq

Spread the love

Malang,pendoposatu.id – Pemasangan backdrop foto Bupati Malang Sanusi bersanding dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Budiar dalam acara halal bihalal yang di selenggarakan oleh Perumda Tirta Kanjuruhan beberapa waktu lalu menuai kritikan keras dari elit politik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Malang. Sebab pemasangan backdrop tersebut tidak terpampang foto Wakil Bupati malang Lathifah Shohib yang merupakan kader PKB.

Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, H.Kholiq menyatakan bahwa PKB memprotes keras terhadap kegiatan silaturahmi dan halal bihalal yang diselenggarakan Perumda Tirta Kanjuruhan, sebab dalam backdrop acara tersebut hanya menampilkan foto Bupati Malang bersama Sekda Kabupaten Malang dan tidak memasang foto Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib. “Itu bukan semata kekeliruan teknis, melainkan bentuk kelalaian serius yang mencederai etika pemerintahan atau etik birokrasi dan tata kelola kelembagaan Pemkab Malang,” ucapnya.

Kholiq menegaskan dalam sistem pemerintahan daerah, kedudukan Bupati dan Wakil Bupati merupakan satu kesatuan mandat politik yang tidak dapat dipisahkan dalam representasi kegiatan resmi apapun.

“Ini bukan hal sepele, menampilkan foto Bupati dan Sekda tanpa Wakil Bupati dalam forum resmi itu bentuk pengabaian terhadap legitimasi demokrasi, Itu berbahaya jika dibiarkan, karena bisa menimbulkan persepsi publik yang keliru,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan, Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Malang Abdulloh Satar. Menurut Satar, peristiwa tidak disertakannya foto Wabup Lathifah Shohib merupakan tindakan yang tidak pantas dan dapat menimbulkan persepsi buruk terhadap jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Malang.

“Bupati Malang dan Wakil Bupati itu merupakan satu kesatuan pimpinan daerah yang terpilih secara sah dan konstitusional melalui Pilkada Kabupaten Malang tahun 2024,” katanya.

Satar menambahkan “kami tidak keberatan apabila ada gambar sekda, tetapi gambar bupati dan wakil bupati itu harus dipasang. Kalau kemarin kita lihat sejajar ya, sebelah kanan Bapak Bupati, sebelah kiri Pak Sekda. Ini kan nggak elok. Padahal sekda itu sendiri merupakan bagian dari bawahan bupati,” tambahnya.(Red)

Penulis : nes

Berita Terkait

Tanggung Jawab Publik Didahulukan, Abdul Qodir Justru Ingkar Janji di PN Kepanjen
Jelang Sidang ke-2, Abdul Qadir Datangi Rumah Kades Tawangargo, Ada Apa?
Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan
Trans Jatim Koridor 2 Buka Jalur Baru Ekonomi Malang Selatan
Sidang Perdana Pihak Tergugat Absen, Juru Sita PN Kepanjen Bergerak
Dunia Pendidikan Malang Darurat Bullying Dan Kekerasan Pada Anak Didik
Petani Malang Gandeng Mahasiswa Uji Pupuk Organik SULAMI Hadapi Cuaca Ekstrem
Polisi Sahabat Anak, Polsek Muncar Sambangi TK Nurul Huda Kedungrejo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 00:19 WIB

Mantan Kapolri Resmi Jadi Tersangka Bersama Dua Jenderal Lainnya

Selasa, 3 November 2026 - 23:54 WIB

Tanggung Jawab Publik Didahulukan, Abdul Qodir Justru Ingkar Janji di PN Kepanjen

Selasa, 3 November 2026 - 23:38 WIB

Satgas Pangan Polres Pasuruan Pantau Harga Bapokting di Pasar Bangil Dan Pandaan

Selasa, 3 November 2026 - 13:10 WIB

Jelang Sidang ke-2, Abdul Qadir Datangi Rumah Kades Tawangargo, Ada Apa?

Senin, 2 November 2026 - 18:08 WIB

Hari Strok Sedunia RSUD Bangil Gelar Edukasi Kesehatan Gratis

Minggu, 1 November 2026 - 15:36 WIB

Golkar Tulungagung Hadirkan Ruang Bertemu Jodoh Lewat “Golek Garwo”

Minggu, 1 November 2026 - 12:28 WIB

Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan

Minggu, 1 November 2026 - 12:14 WIB

Trans Jatim Koridor 2 Buka Jalur Baru Ekonomi Malang Selatan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page