Tak Bisa Asal Cair, Hibah Ponpes Dari APBD Rp1,3 M di Kabupaten Malang Disaring Ketat

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Kepala Dinas Bakesbangpol Kabupaten Malang, Agus Widodo

Ket foto. Kepala Dinas Bakesbangpol Kabupaten Malang, Agus Widodo

 

Malang, pendoposatu.id – Penyaluran hibah pondok pesantren (ponpes) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang tahun 2026 tidak lagi bisa dilakukan secara longgar.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Malang menerapkan verifikasi ketat berlapis sebelum hibah ditetapkan dan dicairkan.

Kepala Dinas Bakesbangpol Kabupaten Malang, Agus Widodo, menegaskan bahwa tahun ini pihaknya memulai pengetatan sejak tahap awal pengajuan proposal.

“Progres tahun ini kami mulai dengan penertiban. Proposal yang masuk harus diverifikasi dulu, tidak hanya administrasi tetapi juga lapangan,” ujar Agus Widodo, Senin (26/1/2026).

Ia menjelaskan, verifikasi administrasi meliputi kelengkapan dokumen, legalitas lembaga, hingga izin operasional (ijop).

Sementara verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan keberadaan, aktivitas, serta kesesuaian data ponpes dengan proposal yang diajukan.

“Ini untuk memberikan kepastian. Setelah verifikasi selesai dan dinyatakan layak, baru kami ajukan kepada Bupati untuk ditetapkan melalui SK Bupati,” jelasnya.

Menurutnya, proses tersebut tidak bisa dilakukan secara massal karena membutuhkan ketelitian tinggi. Dari puluhan pengajuan yang masuk, sementara ini sekitar 50 ponpes sedang dalam tahap verifikasi.

“Jumlahnya cukup banyak dan tidak bisa sembarangan. Harus dicek satu per satu, termasuk izin operasionalnya sudah keluar atau belum. Karena itu memang harus antre,” tegasnya.

Setelah SK penetapan diterbitkan, barulah proses pencairan hibah dilakukan sesuai regulasi. Namun pengawasan tidak berhenti di situ.

“Setelah hibah diterima, kami tetap melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penggunaan dana hibah yang bersumber dari APBD,” lanjut Agus.

Ia menambahkan, ketatnya proses juga dipengaruhi mekanisme penganggaran daerah yang berjalan per triwulan.

“Realisasinya bertahap sesuai RKAS. Ada triwulan pertama sampai keempat, jadi tidak bisa sekaligus,” pungkasnya.

Baca Juga :  Curat Rumah Warga Tumpang Terbongkar, Pelaku Beraksi Saat Korban Terlelap, Penadah Ikut Diciduk

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Ormas Bakesbangpol Kabupaten Malang, Junaidi, menyampaikan bahwa total anggaran hibah ponpes tahun ini mencapai Rp1,3 miliar.

“Masing-masing ponpes mendapatkan Rp25 juta. Dari 52 yang kami proses, 23 sudah siap direalisasikan dalam beberapa bulan mendatang,” kata Junaidi.

Dana hibah tersebut bakal langsung diberikan kepada pihak pondok. Dari aliran dana tersebut tetap ada pengawasan tentang keperuntukan yang diawasi secara langsung.

“Betul. Langsung rekening ponpes penerima,” pungkasnya melalui pesan singkat.

Penulis : nes

Berita Terkait

RSUD Ngantang Kekurangan SDM dan Alat Medis, DPRD Targetkan Kerja Sama BPJS Tahun Ini
Tajuk Redaksi: Interpelasi atau Pengalihan Isu? Ketika Mutasi dan Uji Kompetensi JPT Pratama Lebih Mendesak Diusut
RSUD Ngantang Kejar Kerja Sama BPJS, Terkendala SDM dan Minimnya Sarana Medis
Dampak Fullday School, Wabup Malang Tekankan Penguatan Pesantren dan Payung Hukum Pendidikan
May Day 2026 di Sayap Mas Malang, PDI Perjuangan Angkat Peran Buruh Perempuan dan Desak Realisasi Tri Layak
Roti Kentang No Sugar Karya Siswa SMAN 1 Tumpang Dilirik Pasar, Siap Penuhi Ribuan Pesanan Hardiknas
Pengelolaan Limbah SPPG, DLH Kabupaten Malang Dorong Kepatuhan dan Pendampingan Intensif
Program Makan Bergizi Dinilai Efektif, GAPEMBI Perkuat Sinergi UMKM dan Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:47 WIB

RSUD Ngantang Kekurangan SDM dan Alat Medis, DPRD Targetkan Kerja Sama BPJS Tahun Ini

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:55 WIB

Tajuk Redaksi: Interpelasi atau Pengalihan Isu? Ketika Mutasi dan Uji Kompetensi JPT Pratama Lebih Mendesak Diusut

Senin, 4 Mei 2026 - 18:05 WIB

RSUD Ngantang Kejar Kerja Sama BPJS, Terkendala SDM dan Minimnya Sarana Medis

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:46 WIB

Dampak Fullday School, Wabup Malang Tekankan Penguatan Pesantren dan Payung Hukum Pendidikan

Selasa, 28 April 2026 - 19:05 WIB

Roti Kentang No Sugar Karya Siswa SMAN 1 Tumpang Dilirik Pasar, Siap Penuhi Ribuan Pesanan Hardiknas

Senin, 27 April 2026 - 14:11 WIB

Pengelolaan Limbah SPPG, DLH Kabupaten Malang Dorong Kepatuhan dan Pendampingan Intensif

Minggu, 26 April 2026 - 22:24 WIB

Program Makan Bergizi Dinilai Efektif, GAPEMBI Perkuat Sinergi UMKM dan Ketahanan Pangan

Sabtu, 25 April 2026 - 18:52 WIB

Didik Gatot Subroto Instruksikan Konsolidasi Total Kader, Targetkan Rebut Seluruh Kontestasi Politik

Berita Terbaru