Silaturahmi Skuat Perseta U – 17 Piala Suratin, Plt. Bupati Tulungagung Petik Falsafah Jawa hingga Filosofi ‘MacGyver’

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

TULUNGAGUNG. pendoposatu.id- Pelaksana tugas (Plt). Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, memberikan pengarahan sekaligus melepas secara resmi tim Perseta Tulungagung U -17 yang akan bertarung di ajang kompetisi Suratin U -17 tingkat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Kamis pagi, (6 Agustus 2026).

Dalam momen tersebut, Baharudin menyuntikkan semangat membara kepada para pemain muda agar tampil all-out, menjunjung tinggi integritas, dan menghentikan kebiasaan mengeluh.

Pelepasan tim yang digelar penuh antusiasme tersebut diawali dengan gelora yel-yel kebanggaan. “Salam olahraga!” seru Ahmad Baharudin yang langsung disahut tegas “Jaya, jaya, jaya!” oleh puluhan pemain, jajaran pelatih, dan pengurus ASKAB PSSI Kabupaten Tulungagung.

Dalam arahannya, Plt. Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim pelatih dan pengurus yang telah merampungkan proses seleksi ketat hingga terbentuk skuat terbaik Laskar Badai Selatan muda.

Menariknya, dalam membakar mentalitas bertarung para atlet muda, Ahmad Baharudin menyelipkan pesan mendalam menggunakan ungkapan Jawa kuno serta analogi pop culture untuk menekankan pentingnya kemandirian di lapangan.

“Ibarat orang Jawa bilang: ‘Kuda tanpa selendang, atar-unjadi’. Maksudnya, kalau kita terlalu banyak menuntut hal yang maksimal tanpa melihat situasi, itu justru melemahkan semangat bertarung. Kita harus mandiri! Apapun kondisinya, jangan melamun, jangan lebay, dan kurangi mengeluh,” tegas Baharudin di hadapan para pemain.

Ia menekankan bahwa calon pemain bintang tidak boleh hanya menjadi ‘atlet instruksi’ yang menunggu perintah pelatih, melainkan harus memiliki inisiatif tinggi untuk menambah porsi latihan secara mandiri.

Bahkan, Baharudin mengibaratkan mentalitas pemain ideal seperti tokoh aksi ikonik MacGyver, yang selalu mampu meretas solusi di tengah keterbatasan.

“MacGyver itu dalam kondisi apapun bisa menyelesaikan masalah. Bahkan tanpa alat pun dia punya ide kreatif. Pemain sepak bola juga harus seperti itu. Jam latihan harus disiplin, jam istirahat dijaga, dan di lapangan harus cerdas mencari solusi permainan,” tambahnya.

Di lokasi yang sama usai acara pelepasan, Ketua/Kapten Tim Perseta U-17, Diego, turut memberikan keterangannya kepada awak media. Mewakili seluruh rekan setimnya, Diego menegaskan kesiapan mental maupun fisik skuat muda Perseta untuk tampil maksimal di atas lapangan.

“Wejangan dan arahan dari Pak Plt. Bupati menjadi dorongan motivasi yang sangat besar bagi kami. Semua pemain bertekad menjaga disiplin dan kekompakan sesuai pesan beliau. Kami siap berlaga dan memberikan kemampuan terbaik demi membanggakan nama Kabupaten Tulungagung,” ujar Diego saat ditemui media.

Lebih lanjut, Diego menyampaikan harapannya kepada seluruh lapisan masyarakat dan insan pers agar terus memberikan dukungan moral serta doa terbaik selama Perseta U-17 berjuang di ajang Piala Suratin Jatim.

“Harapan kami kepada teman-teman media dan masyarakat Tulungagung, mohon doa restu dan dukungannya selalu. Dukungan serta pemberitaan positif dari media tentu menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi perjuangan kami di kompetisi ini agar pulang membawa Tropi Juara.” ungkapnya penuh optimistis.

Sebagai olahraga beregu, Plt. Bupati mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan kekompakan tim. Seluruh pemain diminta fokus penuh pada jadwal ajang kompetisi dan menghindari kegiatan riskan di luar instruksi yang dapat mengganggu performa tim.

Tak lupa, ia juga menitipkan pesan khusus kepada jajaran pelatih agar tidak hanya menggembleng fisik dan taktik, tetapi juga membentuk karakter serta etika para pemain muda.

“Anak-anak ini butuh bimbingan seimbang antara ilmu bertanding, ketahanan fisik, dan keluhuran moral. Tiga hal ini harus ditanamkan kuat-kuat. Orang yang berhasil itu adalah orang yang edukasi dan etikanya bagus.” tuturnya.

“Saya mendoakan, dari kesungguhan dan kedisiplinan di Perseta U-17 ini, kelak lahir pemain-pemain yang menembus skuat Nasional,” pungkas Ahmad Baharudin menutup pertemuannya.(Han)

Penulis : Siti Suharnanik

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemkab Gelar Karnaval Budaya Dalam Rangka Peringati Hari Jadi ke-1097 Pasuruan
Bakorwil Malang Jembatani 25 Tahun Persoalan Aset Songgoriti, Pemkab Malang-Pemkot Batu Sepakati Jalan Keluar
Warga Kepanjen Tunggu Trans Jatim Koridor II Beroperasi
Camat Bantur Bahas Ketahanan Informasi Pada FGD Bersama DPRD Kabupaten Malang
Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka
Tak Terima Somasi Pengacara, Abdul Qodir Lapor Pencemaran Nama Baik
Proses Penjaringan Bacalon Ketum KONI Kota Blitar Diwarnai Ricuh
Aktifitas Usaha Di Bendungan Lahor Dipertanyakan Legalitasnya

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 16:38 WIB

Bakorwil Malang Jembatani 25 Tahun Persoalan Aset Songgoriti, Pemkab Malang-Pemkot Batu Sepakati Jalan Keluar

Jumat, 18 September 2026 - 21:35 WIB

Warga Kepanjen Tunggu Trans Jatim Koridor II Beroperasi

Jumat, 18 September 2026 - 12:28 WIB

Camat Bantur Bahas Ketahanan Informasi Pada FGD Bersama DPRD Kabupaten Malang

Jumat, 18 September 2026 - 12:14 WIB

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 September 2026 - 10:41 WIB

Aktifitas Usaha Di Bendungan Lahor Dipertanyakan Legalitasnya

Kamis, 17 September 2026 - 17:05 WIB

Boyong 480 Mahasiswa ke Desa, Kampus III UNITRI Wagir Hidupkan Ekonomi Lokal

Kamis, 17 September 2026 - 02:21 WIB

Pemkab Dorong Inovasi Dan Kemandirian Pangan Fakultas Pertanian UNITRI

Rabu, 16 September 2026 - 23:17 WIB

Bupati Sanusi Hadiri PKKMB Mahasiswa Universitas Kepanjen

Berita Terbaru

Ilustrasi rute koridor II bus trans Jatim (Foto: Seno pendoposatu.id)

Jawa Timur

Warga Kepanjen Tunggu Trans Jatim Koridor II Beroperasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 21:35 WIB

Hadi Wiyono alias Pak Dur saat mendatangi Polres Malang didampingi kuasa hukumnya (Foto: bgs pendoposatu.id)

Hukum

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:14 WIB

You cannot copy content of this page