MALANG, pendoposatu.id – Kunjungan HM Sanusi ke Puskesmas Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Selasa (26/5/2026), menyoroti sejumlah fasilitas yang dinilai masih perlu dibenahi guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Meski kunjungan berlangsung singkat sekitar 10 menit, namun perhatian Bupati Malang tertuju pada kondisi sarana dan prasarana puskesmas, mulai dari pagar hingga beberapa fasilitas pendukung di dalam gedung pelayanan.
Kepala Puskesmas Wonokerto Bantur, drg. Putri Lestari, mengatakan Bupati Malang langsung meminta agar beberapa kebutuhan perbaikan segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait.
“Walaupun hanya sekitar 10 menit di Puskesmas Wonokerto, Pak Bupati melihat langsung layanan kesehatan kami. Beliau menyampaikan masih ada beberapa sarana yang perlu diperbaiki, termasuk pagar puskesmas yang sudah dikomunikasikan dengan Dinas Cipta Karya,” ujar Putri Lestari saat diwawancara awak media.
Menurutnya, perbaikan yang paling mendesak adalah terkait infrastruktur pendukung yang berada di bawah kewenangan Dinas Cipta Karya. Selain itu, pihak puskesmas juga melakukan pembenahan fasilitas internal seperti kamar mandi dan sejumlah sarana kecil lainnya.
“Untuk sarana prasarana yang kecil-kecil di dalam, seperti perbaikan kamar mandi, juga menjadi perhatian. Sedangkan bagian depan puskesmas sudah mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan dan direncanakan mulai diperbaiki pada Juni ini,” katanya.
Dari sisi pelayanan, Puskesmas Wonokerto termasuk salah satu fasilitas kesehatan dengan tingkat kunjungan cukup tinggi di wilayah Bantur.
Dalam sehari, jumlah pasien rawat jalan pada hari biasa mencapai 100 hingga 120 orang, sedangkan pada hari Senin bisa menembus 200 pasien. Sementara itu, layanan rawat inap tercatat mampu melayani hingga 70 pasien setiap bulan.
Putri Lestari juga mengungkapkan adanya rencana penambahan ruangan baru untuk layanan fisioterapi dan pijat bayi. Namun, Bupati Malang meminta agar pengembangan bangunan diarahkan ke area luar agar tidak mengurangi ruang pelayanan utama yang sudah ada.
“Tadi saya sampaikan terkait tambahan ruangan fisioterapi dan pijat bayi. Namun beliau menghendaki pengembangannya lebih ke arah luar supaya tidak mengurangi area pelayanan di dalam,” jelasnya.
Ia menambahkan, Puskesmas Wonokerto merupakan puskesmas prototipe yang tata letaknya telah disesuaikan dengan ketentuan Kementerian Kesehatan sehingga pengembangan fasilitas harus tetap memperhatikan standar pelayanan.
Menurut Putri, kunjungan langsung Bupati Malang menjadi langkah positif karena pemerintah daerah dapat melihat secara nyata kondisi pelayanan kesehatan di lapangan sekaligus mengetahui kebutuhan masyarakat.
“Ini kegiatan yang sangat bagus karena bisa melihat langsung pelaksanaan pelayanan kesehatan. Dengan seperti ini kami jadi tahu harapan masyarakat dan harapan Bupati seperti apa, termasuk melihat kesiapan dan kelengkapan yang masih kami butuhkan,” tegasnya.(SEN)
Penulis : nes
Editor : Redaksi











