PPSBB Gelar Open Kontes Sapi Dan Expo Piala Bupati Blitar, Siapkan Hadiah Puluhan Juta

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Open Kontes Sapi Dan Expo Piala Bupati Siap Digelar Pada 25–26 Juli 2026 Di Wlingi (Foto: Ilustrasi/NAD)

Open Kontes Sapi Dan Expo Piala Bupati Siap Digelar Pada 25–26 Juli 2026 Di Wlingi (Foto: Ilustrasi/NAD)

Spread the love

 

BLITAR, pendoposatu.id– Paguyuban Peternak Sapi Blitar Bersatu (PPSBB) bersama Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar kembali menggelar Open Kontes Sapi dan Expo Piala Bupati Blitar 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 ini akan berlangsung pada 25–26 Juli 2026 di Pasar Hewan Terpadu (PHT) Wlingi.

Ajang tahunan tersebut terbuka bagi peternak dari Kabupaten Blitar maupun berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi kompetisi untuk menampilkan sapi-sapi terbaik, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi antar peternak, memperluas jaringan usaha, serta mendorong peningkatan kualitas peternakan sapi.

Ketua Panitia Open Kontes Sapi dan Expo Piala Bupati Blitar 2026, Saifulin, mengatakan panitia telah menyiapkan hadiah dengan total puluhan juta rupiah yang akan diperebutkan para peserta. “Kami mengajak seluruh peternak untuk ikut meramaikan kontes ini dengan membawa sapi terbaiknya. Selain memperebutkan Piala Bupati Blitar, peserta juga berkesempatan membawa pulang hadiah puluhan juta rupiah,” ujar Saifulin.

Dalam pelaksanaannya, panitia membuka delapan kategori perlombaan, yakni pedet jantan, pedet betina, calon induk, P0, P1, P2, P3, dan extreme bebas. Biaya pendaftaran disesuaikan dengan kelas yang diikuti, mulai dari Rp.400 ribu hingga Rp1,5 juta. Seluruh peserta juga akan mendapatkan kaos resmi dari panitia.

Menurut Saifulin, kelas P0 dan extreme bebas diperkirakan menjadi kategori yang paling banyak menyita perhatian karena akan diikuti sapi-sapi unggulan dengan bobot besar dari berbagai daerah.

Untuk menjamin objektivitas, panitia menghadirkan tim juri dari luar Kabupaten Blitar. Proses penilaian juga dilakukan secara terbuka sehingga peserta dapat melihat langsung hasil penilaian yang diberikan.

Pada kelas pedet dan calon induk, penilaian meliputi bentuk kepala, kaki, keserasian tubuh, bobot, serta kondisi reproduksi pada sapi betina. Sementara pada kelas P0 hingga extreme bebas, penilaian lebih difokuskan pada performa, proporsi tubuh, dan kualitas fisik sapi secara keseluruhan. “Kami ingin seluruh peserta merasa yakin bahwa proses penilaian dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan,” jelasnya.

Tak hanya menghadirkan kontes sapi, panitia juga menyelenggarakan Expo peternakan yang diikuti berbagai sponsor dan pelaku usaha di bidang peternakan. Selain itu, tersedia pula arena lelang sapi yang menjadi wadah bertemunya peternak dengan calon pembeli maupun investor.

Bagi peternak yang hanya ingin mengikuti lelang dikenakan biaya registrasi sebesar Rp.250 ribu, sedangkan peserta kontes dapat mengikuti lelang tanpa biaya tambahan.

Panitia menargetkan sekitar 200 ekor sapi ikut ambil bagian dalam kontes tahun ini. Mengingat kapasitas kandang yang tersedia terbatas, pendaftaran berpeluang ditutup lebih awal apabila kuota peserta telah terpenuhi.

Pelaksanaan kontes dibagi dalam dua hari. Pada Sabtu (25 Juli 2026) akan dipertandingkan kelas pedet Jantan, pedet betina, dan calon induk. Sementara Minggu (26 Juli 2026) menjadi puncak acara dengan perlombaan kelas P0, P1, P2, P3, dan extreme bebas, yang juga diramaikan dengan expo serta aktivitas jual beli dan lelang sapi.

Saifulin berharap Open Kontes Sapi dan Expo Piala Bupati Blitar 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas peternakan sapi serta memperkuat hubungan antar peternak dari berbagai daerah.

“Harapan kami, kegiatan ini bisa melahirkan lebih banyak sapi unggulan sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan sektor peternakan di Kabupaten Blitar. Kami mengundang seluruh peternak untuk bersama-sama menyukseskan acara ini,” pungkasnya.(NAD)

Penulis : Nadia KK

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Mahasiswa KKN 173 Berdampak UMM Hadirkan Inovasi Galon Komposter bagi Masyarakat Desa Kesamben
PAN Targetkan 30 Ribu Warga Hadiri Puncak HUT ke-28 di Stadion Kanjuruhan, Gus Iqdam Dijadwalkan Mengisi Pengajian
Bakorwil Malang Dorong Perpustakaan Naik Kelas Berbasis INLIS Lite 3.3
Rampungkan Struktur Ranting PDIP Kota Malang Beri Panggung Gen Z Jadi Subjek Perubahan
DPRD Malang Desak Pembenahan JKN, 33 Persen Warga Belum Terlindungi Secara Aktif
Komisi I DPRD Kabupaten Malang Desak Roadmap Atasi Krisis 3.179 ASN
Tanah Mangkrak 17 Tahun: Legal Tanrise Klaim SP1, BPN Ngaku Masih Mencari Berkasnya?
Fokus Kompetensi Dan Kolaborasi, Malang Migrant Center Ubah Paradigma Pekerja Migran Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:15 WIB

Mahasiswa KKN 173 Berdampak UMM Hadirkan Inovasi Galon Komposter bagi Masyarakat Desa Kesamben

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:56 WIB

PAN Targetkan 30 Ribu Warga Hadiri Puncak HUT ke-28 di Stadion Kanjuruhan, Gus Iqdam Dijadwalkan Mengisi Pengajian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Bakorwil Malang Dorong Perpustakaan Naik Kelas Berbasis INLIS Lite 3.3

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Rampungkan Struktur Ranting PDIP Kota Malang Beri Panggung Gen Z Jadi Subjek Perubahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:09 WIB

DPRD Malang Desak Pembenahan JKN, 33 Persen Warga Belum Terlindungi Secara Aktif

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Tanah Mangkrak 17 Tahun: Legal Tanrise Klaim SP1, BPN Ngaku Masih Mencari Berkasnya?

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Fokus Kompetensi Dan Kolaborasi, Malang Migrant Center Ubah Paradigma Pekerja Migran Indonesia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Bakorwil Malang Semarakkan HUT ke-81 RI Lewat Jalan Sehat, Perkuat Kebersamaan Dan Semangat Gotong Royong

Berita Terbaru