Pemkab Malang Tetapkan Tiga Proyek Nasional Prioritas di Malang Selatan, Tol Jadi Fokus Utama

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma saat diwawancara awak media

Ket foto. Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma saat diwawancara awak media

Spread the love

 

Malang, pendoposatu.id – Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan tiga proyek strategis nasional sebagai skala prioritas pembangunan infrastruktur di wilayah Malang Selatan. Fokus utama diarahkan pada realisasi jalan tol, disusul program Inpres Jalan Daerah (IJD), serta penyambungan akses Jalur Pantai Selatan (Pansela) yang menghubungkan Kabupaten Malang dengan Kabupaten Lumajang dan Kota Blitar.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, saat diwawancarai awak media di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (19/1/2026).

Khairul menjelaskan, ketiga proyek tersebut sengaja diprioritaskan secara bertahap agar perhatian dan dukungan Kementerian Pekerjaan Umum tidak terpecah. Menurutnya, jalan tol menjadi kunci utama pembuka konektivitas wilayah selatan Kabupaten Malang.

“Ada tiga hal prioritas di Malang Selatan. Pertama jalan tol, kedua Inpres Jalan Daerah, dan ketiga akses jalan Pansela menuju Lumajang. Tapi harapan kami sebenarnya jalan tol dulu yang direalisasikan, supaya fokus Kementerian PU tidak terpecah-pecah,” tegas Khairul.

Khairul mengungkapkan, proyek jalan tol Malang Selatan saat ini telah memasuki tahap review basic design dan feasibility study (FS). Jika tidak terjadi perubahan signifikan, pelaksanaan fisik ditargetkan dapat dimulai pada tahun 2027.

“Sekarang jalan tol sedang review basic design dan review FS. Insya Allah 2027, kalau tidak ada perubahan-perubahan, sudah bisa masuk tahapan pembebasan lahan dan pelaksanaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan jalan tol nantinya akan menjadi penggerak utama pertumbuhan kawasan Pansela agar berkembang seperti jalur Pantura di wilayah utara Jawa.

Untuk Pansela, Khairul menjelaskan bahwa hingga saat ini masih terdapat ruas yang belum terhubung, khususnya dari Sumawi hingga Lemajang. Total panjang trase yang belum tersambung di wilayah Kabupaten Malang mencapai sekitar 45 kilometer.

“Di Blitar itu sudah bergerak, tinggal sisa sekitar 4 kilometer. Sementara di wilayah kami menuju Lemajang masih kurang lebih 45 kilometer,” jelasnya.

Menurut Khairul, kendala utama Pansela adalah kondisi trase yang cukup ekstrem. Oleh karena itu, trase direncanakan sedikit dinaikkan untuk mengurangi tingkat kesulitan teknis.

“Memang agak ekstrem, makanya trasenya dinaikkan sedikit. Tapi secara teknis sudah bisa dikaji, basic design-nya juga sudah mulai dibuat. Sekarang tinggal tekanan dan dorongan agar ini bisa dipercepat,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa Balai Besar Jalan Nasional mendorong Pemkab Malang agar aktif mengusulkan langsung ke Kementerian PU, termasuk kepada Menteri, agar penyambungan Pansela menjadi perhatian nasional.

Selain jalan tol dan Pansela, Pemkab Malang juga mengawal program Inpres Jalan Daerah (IJD) pada ruas Pagak–Kepanjen. Khairul mengungkapkan, usulan tersebut telah mendapat persetujuan dari Kementerian PU, meski nilai anggaran masih dalam proses finalisasi.

“Alhamdulillah, usulan Inpres Jalan Daerah kita sudah disetujui, cuma nilainya belum. Makanya saya harus ke Surabaya untuk menindaklanjuti,” ungkapnya.

Saat ini, total panjang jalan yang diusulkan mencapai sekitar 13 kilometer, lanjutan dari pekerjaan sebelumnya sepanjang 3,1 kilometer dengan nilai Rp15,8 miliar. Untuk tahap lanjutan, Pemkab Malang mengusulkan anggaran antara Rp49 miliar hingga Rp65 miliar.

“Itu sudah komplit, termasuk drainase kiri-kanan, pelebaran badan jalan, dan peninggian jalan,” jelas Khairul.

Khairul menambahkan, pelebaran jalan akan memanfaatkan badan jalan eksisting dengan penambahan lebar sekitar satu meter di sisi kiri dan kanan, disesuaikan dengan kondisi lapangan. Pelebaran tidak hanya difokuskan pada badan jalan, tetapi juga pada sistem drainase agar konstruksi lebih tahan lama.

“Kalau memungkinkan satu meter kiri-kanan kita manfaatkan. Tapi pelebaran ini tidak semata-mata untuk badan jalan, melainkan juga untuk drainase,” pungkasnya.

Dengan penetapan tiga proyek strategis ini, Pemkab Malang berharap percepatan pembangunan infrastruktur di Malang Selatan dapat segera terwujud dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi, konektivitas wilayah, serta pemerataan pembangunan.

Penulis : nes

Berita Terkait

Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan
Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang
Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’
Usai Rakor KPK, Darmadi Tinggalkan Gedung DPRD Lewat Pintu Belakang
Kepala Bakorwil Malang Dorong Kopi Amstirdam Naik Kelas, Dari Komoditas Lokal Menuju Brand Global
Bupati Lantik 3 Kades PAW Jangan Bawa Sekat Politik, Semua Warga Harus Dirangkul
Warga Rencana Beli Rumah Singgah Soeharto, DPRD Dorong Pelestarian Sejarah
BPBD Salurkan 98.500 Liter Air Bersih, Total Distribusi Tembus 2,45 Juta Liter

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:37 WIB

Peringati HUT Pasuruan Desa Oro-oro Ombo Kulon Gelar Karnaval Budaya

Sabtu, 26 September 2026 - 00:20 WIB

Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan

Jumat, 25 September 2026 - 20:02 WIB

Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang

Jumat, 25 September 2026 - 19:39 WIB

Tujuh Penari Gandrung Hiasi Perjalanan Kereta Api Sangkuriang Menuju Banyuwangi

Jumat, 25 September 2026 - 18:11 WIB

‎HUT Pasuruan KORMI Gelar Senam Bersama di Taman Candra Wilwatikta

Jumat, 25 September 2026 - 17:18 WIB

Ketum JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Jumat, 25 September 2026 - 17:01 WIB

Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’

Jumat, 25 September 2026 - 14:08 WIB

Polsek Muncar Terjunkan Personel Guna Amankan Kejurwil X Pagar Nusa

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page