Pemkab Malang Fasilitasi Rumah Bersubsidi untuk ASN, Harga Mulai Rp166 Juta: “Ini Kabar Gembira untuk Teman-Teman ASN”

- Redaksi

Senin, 27 Oktober 2025 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah saat diwawancara awak media di Pendopo Agung Kabupaten Malang

Ket foto. Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah saat diwawancara awak media di Pendopo Agung Kabupaten Malang

 

Malang, pendoposatu.id – Kabar gembira datang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang. Melalui program “Peduli Rumah ASN Makmur”, Pemkab Malang resmi memfasilitasi kepemilikan rumah bersubsidi bagi ASN yang belum memiliki rumah.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, menyampaikan hal itu saat memberikan arahan kepada ASN dalam kegiatan sosialisasi “Peduli Rumah ASN Makmur” di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (27/10/2025).

“Ya, insyaallah ini kabar gembira ya. Pemerintah Kabupaten Malang memberikan fasilitasi kepada teman-teman ASN yang belum punya rumah. Tentu saja dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” ujar Nurman Ramdansyah.

Nurman menjelaskan, dalam kegiatan tersebut Pemkab Malang menghadirkan tujuh pengembang (developer) untuk memberikan penawaran harga rumah bersubsidi.

“Tadi ada sekitar tujuh developer, dan harga yang ditawarkan sangat terjangkau, maksimal Rp166 juta. Kalau dicicil selama 20 tahun, bunganya hanya sekitar 1,1 persen per tahun. Insyaallah mampu,” jelasnya.

Selain harga yang terjangkau, uang muka rumah pun relatif rendah. Namun, Nurman menegaskan bahwa pembangunan rumah bersubsidi untuk ASN tidak bisa dilakukan sembarangan karena telah diatur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Spek bangunannya sudah ditentukan oleh Kementerian PU. Jadi pemborong nakal tidak bisa seenaknya. Misalnya besi kolom, ukuran dan jenisnya sudah ditentukan. Tidak bisa main-main lagi,” tegasnya.

Nurman menambahkan, keberadaan rumah subsidi ini sangat menguntungkan bagi ASN, terutama dalam mendukung kesejahteraan pegawai.

Program ini juga sejalan dengan target nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan tiga juta rumah bagi ASN berpenghasilan rendah dan masyarakat kurang mampu.

“Kami merespons cepat program nasional ini. Tadi saya ajak langsung teman-teman ASN untuk ikut pendataan, bahkan saya datangkan perwakilan dari pusat untuk memberikan penjelasan langsung,” imbuhnya.

Baca Juga :  Loka Karya Dunia Wayang Topeng Malang 2025 Dibuka: Gerakan Besar Menghidupkan Kembali Seni Topeng Malangan

Terkait dukungan perbankan, Nurman menyebut bahwa Bank Syariah Indonesia (BSI) telah ditunjuk oleh pemerintah pusat sebagai bank penyalur kredit rumah subsidi bagi ASN.

“BSI ini diperintah langsung dari pusat sebagai penyalur pembiayaan rumah ASN. Mereka akan mendampingi ASN dari proses awal hingga akad kredit,” terangnya.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut, tercatat sekitar 500 ASN hadir untuk mengikuti pendataan tahap pertama. Sementara itu, sekitar 2.000 ASN lainnya masih akan dijadwalkan untuk mengikuti pendataan berikutnya.

Namun, Nurman menegaskan bahwa tidak semua ASN bisa mendapatkan fasilitas rumah subsidi ini. Salah satu persyaratannya adalah ASN dengan gaji maksimal Rp10 juta, sesuai sasaran program untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Sasarannya jelas, untuk ASN berpenghasilan rendah. Jadi yang gajinya di bawah Rp10 juta masih bisa difasilitasi,” pungkasnya.

Penulis : nes

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:22 WIB

BNNK Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bentuk Sinergitas Jogo Tulungagung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pasca Insiden Pengerusakan Mapolsek Sukorejo Oleh Kelompok Massa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Miris! Seorang Pria Tewas Kesetrum di Kandang Ayam

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Parade Sound Horeg Gambiran STOP Jam 10 Malam Wajib Berhenti

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Kapolresta Banyuwangi Beri Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Akibat Gagal Mendahului Mobil MBG Seruduk Truk Fuso

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Polres Malang Pastikan Kawasan Jemplang Aman Dihari Ke Tujuh Karhutla

Berita Terbaru

Rumah warga daerah pesisir pantai Sidem yang terkena banjir rob (Foto: Hanik pendoposatu.id)

Daerah

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:12 WIB

Bupati Malang, HM Sanusi di dampingi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka foto bersama dengan 34 anggota Pramuka sebelum berangkat ke bumi perkemahan Cibubur (Foto: Seno pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

34 Pramuka Kabupaten Malang Siap Tunjukkan Kemampuan di Jamnas XII Cibubur

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:48 WIB