Menteri PKP Maruarar Sirait Dorong Pengusaha Lokal Naik Kelas Lewat Program Perumahan Murah di Malang

- Redaksi

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Malang, pendoposatu.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, melakukan kunjungan kerja ke kawasan perumahan PNS dan ASN di Kecamatan Sukun, Kota Malang. Kunjungan ini bukan sekadar peninjauan proyek, melainkan momentum penting untuk menegaskan arah kebijakan perumahan nasional yang pro-rakyat sekaligus memperkuat peran pengusaha lokal dalam pembangunan.

Dalam sambutannya, Maruarar menekankan pentingnya mencetak pengembang-pengembang baru dari kalangan daerah agar mampu bersaing dengan perusahaan besar.

“Didik kader-kader pengembang, pengusaha lokal, dan pengusaha daerah supaya naik kelas. Supaya terjadi perubahan ekonomi yang merata, tidak hanya dikuasai segelintir orang. Pengusaha daerah juga harus bisa bersinar,” tegas Maruarar.

Menteri PKP juga menyoroti urgensi program rumah bersubsidi sebagai jalan keluar dari praktik rentenir yang selama ini menjerat masyarakat kecil. Menurutnya, pemerintah akan terus memperluas akses rumah murah dengan skema cepat, mudah, dan terjangkau.

“Kita buat program melawan rentenir dengan memberikan kemudahan, kecepatan, dan kemurahan untuk memperoleh rumah bersubsidi. Program ini sudah berjalan di Subang, Wajelengka, Wajo, dan banyak daerah lain. Sekarang kita dorong lebih luas lagi,” jelasnya.

Maruarar menegaskan Indonesia adalah negara besar dan kaya yang harus hadir dengan solusi nyata. Dengan adanya perumahan bersubsidi, masyarakat Malang maupun Jawa Timur diharapkan tidak lagi bergantung pada pinjaman rentenir.

Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada para pihak yang mendukung pembangunan perumahan rakyat, mulai dari Real Estate Indonesia (REI), Bank Jatim, BTN, hingga Bank Tabungan Perumahan Rakyat (BTPR).

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut mendorong rumah bersubsidi. Dengan dukungan sektor perbankan daerah, khususnya Bank Jatim, saya yakin program ini makin dekat dengan rakyat,” tambahnya.

Baca Juga :  Penindakan Menurun, Kepatuhan Naik: Pemusnahan 3 Juta Rokok Ilegal Tutup Rangkaian Operasi Bea Cukai 2025

Ketua DPD REI Jawa Timur, Mochamad Ilyas, dalam kesempatan tersebut menegaskan komitmen REI untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Namun, ia tidak menutup mata bahwa proses di lapangan masih menghadapi hambatan.

“REI Jatim berkomitmen penuh mendukung program 3 juta rumah. Tetapi kendala besar ada di perizinan. Ada daerah yang mengurus PBG bisa sampai setahun, padahal aturan seharusnya hanya 15 menit,” ungkap Ilyas.

Ia menyebut kendala tersebut sudah disampaikan langsung kepada Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Mendagri Tito Karnavian, serta Menteri PKP Maruarar Sirait. Diharapkan tindak lanjut segera dilakukan agar tidak menghambat program strategis nasional ini.

Hingga Oktober 2025, realisasi pembangunan rumah di Jawa Timur baru mencapai 14 ribu unit, menempati peringkat ke-4 nasional. Padahal, Jawa Timur memiliki jumlah penduduk hampir 30 juta jiwa sekaligus anggota REI terbesar di Indonesia.

“Kontribusi ini masih kecil. Dengan sisa waktu sekitar 2,5 bulan hingga akhir tahun, kami menargetkan tambahan 3.000 hingga 4.000 unit rumah agar posisi Jawa Timur lebih baik,” jelas Ilyas.

Ia menambahkan, ada perumahan tipe 30/60 dan tipe 36/66 dengan harga mulai Rp300 jutaan.

“Di sini, kita (REI) tipe 36 tanah 66, jualnya 166. Inilah yang dikatakan political will, merupakan terobosan,” beberapa Ilyas

Pihaknya akan terus melakukan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Program 3 Juta Rumah di Indonesia.

“Program 3 uta rumah tidak mungkin berjalan tanpa kolaborasi dengan pemerintah daerah. Dan konsep yang kita lihat di Malang bisa menjadi contoh nasional,” tandasnya.

Kunjungan Menteri PKP Maruarar Sirait di Malang ini menegaskan bahwa pembangunan perumahan bersubsidi tidak hanya sebatas penyediaan hunian, melainkan juga instrumen pemerataan ekonomi. Dengan melibatkan pengusaha lokal, sektor perbankan, serta dukungan pemerintah pusat dan daerah, program perumahan rakyat diharapkan semakin berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

Penulis : nes

Sumber Berita : liputan

Berita Terkait

Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:22 WIB

BNNK Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bentuk Sinergitas Jogo Tulungagung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pasca Insiden Pengerusakan Mapolsek Sukorejo Oleh Kelompok Massa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Miris! Seorang Pria Tewas Kesetrum di Kandang Ayam

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Parade Sound Horeg Gambiran STOP Jam 10 Malam Wajib Berhenti

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Kapolresta Banyuwangi Beri Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Akibat Gagal Mendahului Mobil MBG Seruduk Truk Fuso

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Polres Malang Pastikan Kawasan Jemplang Aman Dihari Ke Tujuh Karhutla

Berita Terbaru

Rumah warga daerah pesisir pantai Sidem yang terkena banjir rob (Foto: Hanik pendoposatu.id)

Daerah

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:12 WIB

Bupati Malang, HM Sanusi di dampingi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka foto bersama dengan 34 anggota Pramuka sebelum berangkat ke bumi perkemahan Cibubur (Foto: Seno pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

34 Pramuka Kabupaten Malang Siap Tunjukkan Kemampuan di Jamnas XII Cibubur

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:48 WIB