Anggota DPRD kabupaten Malang Tegaskan Peran Guru dan Desak Penyelesaian Status P3K Pada Momentum HGN

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi Gerindra, Feri Andi Suseko, saat diwawancara awak media di Pendopo Kecamatan Singosari

Ket foto. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi Gerindra, Feri Andi Suseko, saat diwawancara awak media di Pendopo Kecamatan Singosari

Malang, pendoposatu.id — Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi Gerindra, Feri Andi Suseko, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para guru sekaligus menyoroti persoalan kesejahteraan dan status tenaga pendidik yang belum diangkat sebagai PPPK pada momentum Hari Guru Nasional (HGN)

HGN yang diperingati  pada (25/11), Feri menegaskan bahwa guru memiliki posisi strategis dalam mencerdaskan bangsa. Ia menyampaikan bahwa tanpa peran guru, keberhasilan generasi hari ini tidak akan mungkin terwujud.

“Terima kasih kepada para guru. Hari ini, saya ingin menyampaikan pesan sederhana namun penting,” ujarnya saat ditemui awak media usai kegiatan peningkatan kader IMP di Kecamatan Singosari, Selasa (25/11/2025).

Feri menekankan bahwa seorang guru bukan hanya pengajar, namun teladan moral dan karakter bangsa.

“Jadilah guru yang benar-benar mampu mengamalkan nilai-nilai pendidikan, mengatasi berbagai tantangan dalam dunia pendidikan, serta tetap memegang teguh moral Pancasila,” tegasnya.

Feri menyatakan bahwa dirinya dan banyak tokoh di negeri ini dapat berdiri di posisi saat ini berkat bimbingan para guru.

“Kita memahami bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.

Ia juga menyinggung kebijakan pemerintah pusat terkait peningkatan hak tenaga pendidik. Menurutnya, guru ASN telah mendapatkan jaminan kesejahteraan negara melalui kebijakan Presiden Prabowo.

Namun demikian, Feri menilai masih ada pekerjaan besar yang harus menjadi perhatian bersama, khususnya terkait guru yang belum memiliki status P3K.

“Masih ada guru-guru yang hingga hari ini belum diangkat sebagai P3K. Mereka telah lama mengabdi, bahkan ada yang memulai dari tugas seperti menjadi tukang kebun dan sebagainya. Mereka layak mendapat kepastian dan penghargaan,” tegasnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Malang segera menyelesaikan persoalan tersebut.

Baca Juga :  Polres Malang Buru Pelaku Penusukan di Gondanglegi, Korban Tewas Usai Terlibat Cekcok

“Semoga Kabupaten Malang dapat segera menyelesaikan persoalan ini, agar para guru yang sudah bertahun-tahun mengabdi mendapatkan hak dan status yang semestinya,” lanjutnya.

Selain persoalan status dan kesejahteraan, Feri juga menitipkan pesan terkait etika dan keteladanan. Ia meminta para guru mengurangi perilaku pamer atau flexing di media sosial maupun lingkungan sosial.

“Kepada para guru, saya ingin menitipkan satu pesan: tolong kurangi perilaku flexing. Jadilah benar-benar panutan bagi murid, orang tua, dan warga di lingkungan sekitar,” ucapnya.

Menurutnya, menjadi panutan bukan tanggung jawab ringan. Namun ia yakin para guru mampu menjalankannya.

“Tanggung jawab ini tidak mudah, tetapi saya percaya para guru mampu menjalankannya dengan penuh dedikasi,” tutup Feri.

 

Penulis : nes

Berita Terkait

Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:22 WIB

BNNK Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bentuk Sinergitas Jogo Tulungagung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pasca Insiden Pengerusakan Mapolsek Sukorejo Oleh Kelompok Massa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Miris! Seorang Pria Tewas Kesetrum di Kandang Ayam

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Parade Sound Horeg Gambiran STOP Jam 10 Malam Wajib Berhenti

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Kapolresta Banyuwangi Beri Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Akibat Gagal Mendahului Mobil MBG Seruduk Truk Fuso

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Polres Malang Pastikan Kawasan Jemplang Aman Dihari Ke Tujuh Karhutla

Berita Terbaru

Rumah warga daerah pesisir pantai Sidem yang terkena banjir rob (Foto: Hanik pendoposatu.id)

Daerah

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:12 WIB

Bupati Malang, HM Sanusi di dampingi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka foto bersama dengan 34 anggota Pramuka sebelum berangkat ke bumi perkemahan Cibubur (Foto: Seno pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

34 Pramuka Kabupaten Malang Siap Tunjukkan Kemampuan di Jamnas XII Cibubur

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:48 WIB