Pelayanan Dispendukcapil Pasuruan Disorot, Urus KTP Anak Warga Bangil Mandek Lebih dari Sebulan

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Ilustrasi e KTP

Ket foto. Ilustrasi e KTP

Pasuruan, pendoposatu.id — Buruknya pelayanan publik di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan kembali menuai sorotan tajam. Kali ini, keluhan datang dari warga Bangil, Henry Sulfianto, yang mengaku kecewa dan jenuh lantaran pengurusan KTP Elektronik (e-KTP) anaknya tak kunjung selesai meski telah berjalan lebih dari satu bulan.

Henry menuturkan, proses perekaman e-KTP dilakukan di UPT Dispendukcapil Kecamatan Beji pada kisaran 5–6 Januari 2026. Namun hingga awal Februari 2026, dokumen kependudukan tersebut belum juga diterbitkan tanpa kejelasan waktu penyelesaian.

“Sudah sebulan lebih, tapi KTP anak saya belum ada juntrungannya. Tidak ada kepastian sama sekali,” ujar Henry kepada pendoposatu.id, Selasa (3/2/2026).

Kekecewaan Henry bertambah setelah dirinya bolak-balik mengikuti arahan petugas. Saat mendatangi UPT Beji, ia diinformasikan bahwa material KTP kosong dan diminta langsung mengurus ke kantor Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan guna mempercepat proses.

Namun sesampainya di kantor Dispendukcapil dengan membawa Kartu Keluarga (KK), Henry justru kembali diarahkan ke Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Saya ke UPT Beji, katanya material habis. Disuruh ke Dispendukcapil. Setelah ke Dispendukcapil malah diminta ke Mal Pelayanan Publik. Warga dibuat wira-wiri tanpa kejelasan,” tegasnya.

Menurut Henry, kondisi ini mencerminkan pelayanan publik yang tidak relevan, lamban, dan bertolak belakang dengan semangat reformasi birokrasi yang selama ini digaungkan Bupati Pasuruan Mas Rusdi, yang menekankan pelayanan cepat, tepat, dan berpihak kepada masyarakat.

Ia bahkan menilai pola pelayanan seperti ini berpotensi melemahkan dan memberangus program Bupati, karena Dispendukcapil sebagai sektor vital pelayanan administrasi kependudukan justru melempar beban pelayanan ke unit lain tanpa sistem yang jelas.

Lebih memprihatinkan lagi, Henry mengungkap adanya informasi dari masyarakat terkait dugaan praktik tidak sehat dalam pengurusan KTP.

Baca Juga :  150 Peserta Ikuti Diklat Banser di Dengkol Singosari

“Kami dapat informasi dari warga, ada yang mengurus KTP sampai tiga bulan tidak selesai. Bahkan ada yang diduga membayar ke oknum Rp125 ribu agar KTP bisa jadi dalam satu hari,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan, Tekto, belum memberikan klarifikasi. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp telah dilakukan, namun hingga kini pesan tersebut belum mendapatkan respons.

Redaksi pendoposatu.id akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna menghadirkan informasi yang berimbang dan memastikan hak masyarakat atas pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, transparan, dan bebas dari praktik menyimpang. (dul)

Penulis : nes

Berita Terkait

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur
Kas Hartadi Soroti Potensi Pesepak Bola Muda Lawang, Siadi Cup Dinilai Jadi Jalur Menuju Level Profesional
Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!
Bupati Pasuruan Resmikan Open House Dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi Satu
AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor
Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup
Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim
DPUBM Kabupaten Malang Petakan Titik Rawan Lereng, DPT Tangsi–Sipelot Jadi Prioritas Penguatan Jalan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Bangun Karakter Generasi Muda KORMI Kabupaten Pasuruan Resmi Buka Kejurkab Paskibra 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Akses Jalan Lahor Kembali Dibuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:11 WIB

AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:52 WIB

Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:12 WIB

Lampu Hijau, 90,9% Warga Malang Dukung Trans Jatim Koridor 2 Segera Beroperasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim

Berita Terbaru