FGD Malang Raya Sepakati Penguatan Kerja Sama Lintas Daerah: Pariwisata, Kebencanaan, Kebakaran hingga Pengendalian Inflasi Jadi Fokus Utama

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Sekretaris Daerah kabupaten Malang, Budiar Anwar (tengah)bersama dengan Sekda Kota Malang dan Kota Baru saat menandatangani perjanjian kerjasama

Ket foto. Sekretaris Daerah kabupaten Malang, Budiar Anwar (tengah)bersama dengan Sekda Kota Malang dan Kota Baru saat menandatangani perjanjian kerjasama

Malang, pendoposatu.id – Upaya memperkuat kolaborasi antarwilayah di Malang Raya kembali ditegaskan melalui kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Malang Raya, yang berlangsung di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Senin (1/12) siang.

Acara strategis ini dihadiri oleh para pimpinan daerah, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si, Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso, ST., MT., dan Sekda Kota Batu Drs. Zadim Efisiensi, serta jajaran kepala dinas dari tiga wilayah.

FGD ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi di berbagai sektor, mulai dari pengembangan pariwisata regional, peningkatan kesiapsiagaan kebencanaan, optimalisasi layanan pemadam kebakaran, sampai menjaga stabilitas harga kebutuhan poko

Sekda Kabupaten Malang, Dr. Budiar, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk membangun Malang Raya sebagai kawasan yang saling melengkapi dalam pembangunan.

“Saya bangga, kita bisa bersinergi antara Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu menjalin kebersamaan di bidang kepariwisataan, penanganan kebencanaan, penanganan kebakaran, dan pengendalian inflasi. Jika semua ini disinergikan, tentunya hasilnya akan jauh lebih baik,” ujar Budiar kepada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan setelah acara berlangsung.

Ia menegaskan bahwa karakteristik wilayah ketiga daerah tersebut berbeda, namun saling menopang. Kabupaten Malang dengan wilayah terluas memiliki potensi wisata alam yang kuat, termasuk keberadaan Bandara Abdulrachman Saleh di Pakis. Sementara itu, Kota Malang dan Kota Batu unggul dalam wisata buatan dan destinasi rekreasi keluarga.

Dalam paparannya, Sekda Budiar menyebutkan peluang besar untuk menciptakan paket wisata terpadu Malang Raya yang dapat menggabungkan wisata alam, wisata kota, dan wisata buatan. Kolaborasi semacam ini diyakini dapat meningkatkan minat wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Akses Malang–Blitar Kembali Normal Usai Longsor di Ngantang: Sinergi Cepat Aparat TNI-Polri dan Warga Dipuji

“Kabupaten Malang memiliki alam yang lengkap, sedangkan Kota Malang dan Kota Batu punya wisata modern dan buatan. Jika ini dirangkai menjadi satu produk wisata, Malang Raya bisa menjadi destinasi unggulan skala nasional,” jelasnya.

Selain sektor wisata, pembahasan juga menyoroti pentingnya peningkatan respons darurat. Kabupaten Malang yang memiliki pos-pos pemadam kebakaran di berbagai titik dinilai mampu menguatkan layanan kedaruratan untuk Kota Malang dan Kota Batu.

“Karena berada di empat penjuru wilayah, Kabupaten Malang punya banyak pos damkar. Ini memungkinkan kita membantu penanganan kebakaran maupun kebencanaan di wilayah tetangga,” ungkap Sekda Budiar.

Kabupaten Malang disebut memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Malang Raya. Dengan hasil pertanian dan peternakan yang paling lengkap, daerah ini menjadi penopang ketahanan pangan regional.

“Semua kebutuhan pokok paling lengkap ada di Kabupaten Malang, jadi kami ikut menjaga pengendalian inflasi melalui sektor pangan,” tegasnya.

Penandatanganan kerja sama ini merupakan kelanjutan komitmen tiga pemerintah daerah untuk menciptakan tata kelola pembangunan yang lebih terintegrasi. Dengan diperkuatnya koordinasi lintas wilayah, Malang Raya diharapkan semakin solid dalam menghadapi tantangan sekaligus memperbesar peluang pertumbuhan.

 

Penulis : nes

Berita Terkait

Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
285 Siswa – Siswi SMPN 1 Pakis Purnawiyata Tahun Ajaran 2025-2026
ADD 2026 Desa Oro-oro Ombo Wetan Lanjutkan Infrastruktur Pavingisasi Tahap Awal
Warga Perumahan Banjararum Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung
Ultah KPJ ke-44 Meriah, Anto Baret Soroti Fenomena “Omong Kosong”
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:46 WIB

Wamenhaj Takziah ke Rumah Duka Istri Petugas Haji

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:10 WIB

Sekdin Pendidikan Kabupaten Malang Tekankan Guru Berintegritas, Sekolah Harus Punya Branding

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:22 WIB

Jelang Tahun Baru Islam dan Libur Sekolah, Permintaan LPG 3 Kg di Malang Raya Meningkat

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:01 WIB

Anggaran Rp.398 Juta Rehab Gedung Kantor Kelurahan Kalirejo Bangil Mulai Dikerjakan

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:53 WIB

Begini Pesan Dewan Pers Pada Pelantikan Pengurus JMSI Jatim

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:53 WIB

JMSI Jatim Periode 2025–2030 Resmi Dilantik, Perkuat Media Siber Berkualitas Di Tengah Arus Disinformasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:07 WIB

Agenda Besar Bakorwil Malang, Jadikan Kawasan Selatan Jawa Timur sebagai Mesin Pertumbuhan Baru

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:17 WIB

Kolaborasi Dinas Kesehatan Bersama KORMI Gelar Cek Kebugaran Masyarakat Dalam Rangka GERMAS

Berita Terbaru

Wamenhaj, Dahnil Anzar Simanjuntak Bersama Keluarga Almarhumah

Kota Malang

Wamenhaj Takziah ke Rumah Duka Istri Petugas Haji

Jumat, 12 Jun 2026 - 21:46 WIB