Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Tegaskan Kesiapan Pamapta Hadapi Bencana Hidrometeorologi

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Forkopimda saat mengikuti Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di halaman Balai Kota Among Tani

Ket foto. Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Forkopimda saat mengikuti Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di halaman Balai Kota Among Tani

Spread the love

 

Kota Batu, PendopoSatu.id – Menyambut datangnya musim penghujan, jajaran Polres Batu menunjukkan kesiapannya dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah hukum Kota Batu. Hal itu ditegaskan langsung oleh Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si., usai mengikuti Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di halaman Balai Kota Among Tani, Selasa (11/11/2025).

Apel yang dipimpin Wali Kota Batu Nurochman tersebut melibatkan ratusan personel gabungan dari TNI-Polri, Basarnas, BNPB, BPBD, PMI, Tagana, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, Wali Kota Nurochman menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

“Apel ini bukan hanya kegiatan seremonial, tapi bentuk kesiapsiagaan dan komitmen kita bersama. Semua unsur harus solid, cepat, dan terkoordinasi dalam menghadapi ancaman bencana di Kota Batu,” tegasnya.

Menurut data BMKG, sebanyak 43,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan. Puncak intensitas diprediksi terjadi pada November 2025 hingga Januari 2026, dengan fenomena La Niña yang berpotensi memperparah curah hujan hingga Februari 2026.

Kapolres Batu AKBP Andi Yudha menegaskan bahwa Polres Batu telah membentuk satuan khusus bernama Pamapta (Pelayanan Masyarakat dan Patroli Tanggap) sebagai ujung tombak dalam penanganan bencana alam.

“Pamapta di Polres Batu telah resmi dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor 1438/IX/2025. Ini merupakan bagian dari restrukturisasi Polri agar lebih presisi, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia menjelaskan, Pamapta memiliki lima fungsi utama, yakni: pelayanan kepolisian terpadu, koordinasi bantuan dan pertolongan, pelayanan masyarakat melalui berbagai media komunikasi,bpelayanan informasi publik, dan penyiapan registrasi serta pelaporan kegiatan.

“Melalui Pamapta, kami siap bergerak cepat bersama Tim Inafis, Urkes, dan Samapta untuk melakukan pertolongan jika terjadi banjir atau longsor,” tambahnya.

Selain kesiapan internal, Kapolres Batu juga menegaskan pentingnya sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan daerah. Polres Batu akan memperkuat koordinasi dengan BPBD, Dinas Kesehatan, Kodim 0818, BMKG, Tagana, komunitas pemerhati lingkungan, dan para relawan kebencanaan.

“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mitigasi dan penanganan bencana. Polres Batu berkomitmen hadir cepat dan tanggap di lapangan,” tegasnya.

Kapolres juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pelaporan potensi bencana melalui nomor darurat 110 yang terhubung langsung dengan Pamapta Polres Batu.

“Kami berharap Pamapta menjadi garda terdepan dalam memberikan rasa aman dan pelayanan prima kepada masyarakat. Setiap laporan warga akan segera ditindaklanjuti,” pungkas AKBP Andi Yudha.

Penulis : nes

Berita Terkait

Samsat Kepanjen Jemput Bola, Warga Malang Selatan Didorong Taat Pajak Kendaraan
Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:42 WIB

Kegiatan Hiburan Dj Identik di Sekolahan SMKN 1 Beji Jadi Sorotan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Bakorwil Malang Dorong Perpustakaan Naik Kelas Berbasis INLIS Lite 3.3

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Rampungkan Struktur Ranting PDIP Kota Malang Beri Panggung Gen Z Jadi Subjek Perubahan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Tanah Mangkrak 17 Tahun: Legal Tanrise Klaim SP1, BPN Ngaku Masih Mencari Berkasnya?

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Bakorwil Malang Semarakkan HUT ke-81 RI Lewat Jalan Sehat, Perkuat Kebersamaan Dan Semangat Gotong Royong

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Kavacha Attorneys at Law Hadir di Brawijaya Jurist Career Expo 2026, Buka Ruang bagi Generasi Baru Profesi Hukum

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Lacak Legalitas Jemput Paksa Oleh Ormas: Restu Pejabat, Aksi Doxing, Dan Bumerang Pidana

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Karnaval TK se-Kabupaten Pasuruan Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81

Berita Terbaru

Zulham Mubarok didampingi Amarta Faza saat dirawat di RSUD Kanjuruhan Malang (Foto: Seno pendoposatu.id)

Hukum

Polemik Akses Lahor Berujung Ricuh di Gedung Dewan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:35 WIB

You cannot copy content of this page