Prof. H Bisri: Hafidz Al-Qur’an Layak Jadi Anggota Polri Berintegritas

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Bisri, MS.

Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Bisri, MS.

 

PENDOPOSATU.ID, KOTA MALANG – Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Bisri, MS, sambut baik dan menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Polri untuk merekrut Hafidz Al-Qur’an sebagai anggota kepolisian. Menurutnya, para penghafal Al-Qur’an memiliki modal penting untuk menjadi penegak hukum yang berintegritas moral dan spiritual tinggi dalam memberikan pengayoman, melindungi, dan melayani masyarakat.

“Para hafidz Al-Qur’an adalah individu yang telah ditempa dengan kedisiplinan, kesabaran, serta nilai-nilai luhur Islam. Jika mereka menjadi anggota Polri, saya yakin mereka dapat membawa manfaat besar bagi institusi kepolisian dan masyarakat luas,” ujar mantan Rektor Universitas Brawijaya periode 2014-2018 pada Kamis, (20/02/2025).

Prof. H Bisri yakin bahwa para Hafidz Al-Qur’an ini dapat memberikan kontribusi besar bagi institusi kepolisian dan masyarakat luas. Kehadiran hafidz Al-Qur’an dalam tubuh Polri dapat memperkuat karakter kepribadian yang jujur, amanah, dan berakhlak mulia di lingkungan kepolisian.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan visi Polri dalam membangun institusi yang profesional, modern, dan terpercaya.

“Saya berharap seleksi ini dilakukan secara transparan dan profesional. Polri harus mendapatkan Hafidz Al-Qur’an terbaik yang benar-benar memiliki komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan cara yang humanis dan berlandaskan nilai-nilai keislaman,” harapnya.

Selain itu, Prof. Bisri juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan akademik dan pemahaman agama. Menurutnya, seorang anggota Polri yang baik harus memiliki keduanya, seorang Hafidz Al-Qur’an memiliki keunggulan dalam hal ini, karena mereka telah dididik untuk memiliki moral dan akhlak yang luhur.

Seperti yang telah diketahui, PP Bahrul Maghfiroh sendiri telah berdiri sejak tahun 1988 dan telah mencetak ribuan alumni yang tidak hanya mahir dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang mendalam serta karakter yang kuat.

Baca Juga :  Operasi Gabungan Bongkar Arena Sabung Ayam Ilegal di Blandit, Singosari

Prof H Bisri sendiri merupakan pengasuh PP Bahrul Maghfiroh di Jl. Joyo Agung, Tlogomas, Lowokwaru, Kota Malang dan berdiri sejak tahun 1988, sudah mendidik dan memiliki alumni ribuan santri yang tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi para santri juga dibekali dengan pemahaman agama serta sikap disiplin yang kuat.

Dibawah kepemimpinan Prof H Bisri, Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh telah mencetak banyak hafidz yang memiliki kualitas keilmuan dan karakter kuat. Latar belakang akademisnya yang mumpuni juga menjadi bukti bahwa pendidikan agama dan pendidikan formal dapat berjalan beriringan.

Prof H Bisri juga merupakan mantan Guru Besar Teknik Pengairan pertama di Indonesia dan pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Brawijaya (UB) periode 2014-2018.

Pria kelahiran 26 November 1958 ini juga dikenal sebagai praktisi dan akademisi di bidang pengelolaan sumber daya air. Ia merupakan inisiator Gerakan Menabung Air (GERAI), yang berfokus pada pemetaan wilayah rawan banjir dan pembuatan sumur injeksi di Malang Raya. Program ini bahkan telah diadopsi oleh pemerintah daerah, termasuk Pemprov DKI Jakarta.

Dengan kombinasi latar belakang keagamaan dan akademiknya, Prof. Bisri menegaskan bahwa hafidz Al-Qur’an memiliki potensi besar dalam berbagai bidang, termasuk dalam institusi kepolisian.

“Kami berharap program seleksi anggota Polri ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak hafidz yang turut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan pendekatan yang lebih humanis dan berintegritas.” pungkas Prof H Bisri. (A1)

Penulis : Umi

Editor : Gus

Berita Terkait

RSUD Ngantang Kekurangan SDM dan Alat Medis, DPRD Targetkan Kerja Sama BPJS Tahun Ini
Tajuk Redaksi: Interpelasi atau Pengalihan Isu? Ketika Mutasi dan Uji Kompetensi JPT Pratama Lebih Mendesak Diusut
RSUD Ngantang Kejar Kerja Sama BPJS, Terkendala SDM dan Minimnya Sarana Medis
Dampak Fullday School, Wabup Malang Tekankan Penguatan Pesantren dan Payung Hukum Pendidikan
Ultah KPJ ke-44 Meriah, Anto Baret Soroti Fenomena “Omong Kosong”
May Day 2026 di Sayap Mas Malang, PDI Perjuangan Angkat Peran Buruh Perempuan dan Desak Realisasi Tri Layak
Roti Kentang No Sugar Karya Siswa SMAN 1 Tumpang Dilirik Pasar, Siap Penuhi Ribuan Pesanan Hardiknas
Pengelolaan Limbah SPPG, DLH Kabupaten Malang Dorong Kepatuhan dan Pendampingan Intensif

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:47 WIB

RSUD Ngantang Kekurangan SDM dan Alat Medis, DPRD Targetkan Kerja Sama BPJS Tahun Ini

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:55 WIB

Tajuk Redaksi: Interpelasi atau Pengalihan Isu? Ketika Mutasi dan Uji Kompetensi JPT Pratama Lebih Mendesak Diusut

Senin, 4 Mei 2026 - 18:05 WIB

RSUD Ngantang Kejar Kerja Sama BPJS, Terkendala SDM dan Minimnya Sarana Medis

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:46 WIB

Dampak Fullday School, Wabup Malang Tekankan Penguatan Pesantren dan Payung Hukum Pendidikan

Selasa, 28 April 2026 - 19:05 WIB

Roti Kentang No Sugar Karya Siswa SMAN 1 Tumpang Dilirik Pasar, Siap Penuhi Ribuan Pesanan Hardiknas

Senin, 27 April 2026 - 14:11 WIB

Pengelolaan Limbah SPPG, DLH Kabupaten Malang Dorong Kepatuhan dan Pendampingan Intensif

Minggu, 26 April 2026 - 22:24 WIB

Program Makan Bergizi Dinilai Efektif, GAPEMBI Perkuat Sinergi UMKM dan Ketahanan Pangan

Sabtu, 25 April 2026 - 18:52 WIB

Didik Gatot Subroto Instruksikan Konsolidasi Total Kader, Targetkan Rebut Seluruh Kontestasi Politik

Berita Terbaru