KOTA PASURUAN, pendoposatu.id – Harga cabai rawit merah di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, masih menjadi perhatian pedagang dan masyarakat. Komoditas yang dikenal memiliki harga cukup fluktuatif tersebut kembali mengalami perubahan harga di pasar tradisional.
Seorang pedagang, Suprihatin, mengatakan harga cabai rawit merah yang sebelumnya sempat mencapai Rp.80 ribu per kilogram kini berada di kisaran Rp.75 ribu per kilogram. “Meski minggu lalu harganya Rp80 ribu per kilogram, sekarang turun menjadi Rp75 ribu per kilogram,” ujar Suprihatin saat ditemui di Pasar Kebonagung.
Sementara itu, harga cabai rawit hijau relatif stabil, yakni sekitar Rp.60 ribu per kilogram. Untuk sejumlah komoditas lainnya, harga juga masih cenderung stabil. Tomat kecil dijual sekitar Rp.6 ribu per kilogram, sedangkan tomat besar berada di kisaran Rp.12 ribu per kilogram.
Adapun harga bawang merah dan bawang putih masih bertahan di angka sekitar Rp.35 ribu per kilogram. Fluktuasi harga cabai tersebut membuat pedagang lebih berhati-hati dalam mengambil stok. Suprihatin mengaku hanya membeli pasokan cabai rawit dalam jumlah terbatas dibandingkan hari-hari biasanya. “Sekarang kami mengurangi kulakan karena harganya masih berubah-ubah,” katanya.
Sementara itu, Kabid Perdagangan Disperindag Kota Pasuruan, Mulyono, mengatakan kondisi harga sejumlah komoditas di pasar belum sepenuhnya kembali normal.
Menurutnya, sebelumnya harga sejumlah kebutuhan pokok sempat mengalami kenaikan cukup drastis, terutama bertepatan dengan momentum perayaan Maulid.
“Komoditas pasar belum normal kembali. Sebelumnya, saat hari perayaan Maulid, memang sempat mengalami kenaikan yang cukup drastis,” ujar Mulyono, Jum’at (4 September 2026).
Pemerintah daerah melalui Disperindag Kota Pasuruan terus memantau perkembangan harga sejumlah komoditas di pasar tradisional, termasuk cabai, untuk memastikan ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.(Dul)












