AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKBP Muhammad Taat Resdi Saat Berpamitan Dengan Jajaran Polres Malang (Foto: Seno pendoposatu.id)

AKBP Muhammad Taat Resdi Saat Berpamitan Dengan Jajaran Polres Malang (Foto: Seno pendoposatu.id)

Spread the love

MALANG, pendoposatu.id – Menjelang berakhirnya masa tugasnya sebagai Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi menilai pengamanan kunjungan Presiden RI dan pertandingan Arema FC di Stadion Kanjuruhan menjadi dua pengalaman paling berkesan selama memimpin Polres Malang. Perwira menengah Polri itu juga mengapresiasi keberhasilan jajarannya dalam mengungkap sejumlah kasus menonjol di wilayah hukum Kabupaten Malang. AKBP Muhammad Taat Resdi akan melanjutkan tugas sebagai Sekretaris Pribadi (Sekpri) Kapolri di Spripim Polri. Posisi Kapolres Malang kini resmi dijabat AKBP Rulian Syauri yang sebelumnya bertugas sebagai Kasubbagbungkol Spripim Polri.

“Selama enam bulan kita melaksanakan pengamanan kunjungan Bapak Presiden sebanyak tiga kali. Itu menurut saya sangat berkesan dan saya merasa terhormat,” kata AKBP Taat, Rabu (29 Juli 2026).

Selain pengamanan kepala negara, Taat mengaku bangga dapat menjadi bagian dari pengamanan pertandingan kandang Arema FC di Stadion Kanjuruhan. Selama enam bulan menjabat, ia terlibat dalam pengamanan tujuh hingga delapan pertandingan yang berlangsung aman dan kondusif.

“Saya terlibat tujuh atau delapan kali pertandingan selama enam bulan ini dan itu sangat berkesan. Menjadi kebanggaan bagi saya bisa menjadi bagian dalam pengamanan pertandingan Arema di Stadion Kanjuruhan,” ujarnya.

Di bidang penegakan hukum, Taat menyebut pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi salah satu fokus utama sejak awal dirinya menjabat. Ia mengaku telah memberikan target khusus kepada jajarannya untuk mengungkap jaringan pelaku curanmor yang meresahkan masyarakat.

“Di awal saya menjabat, saya memberikan pekerjaan rumah kepada anggota untuk mengungkap kasus curanmor. Alhamdulillah, sejumlah kasus berhasil kita ungkap dan kita rilis kepada masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Polres Malang juga berhasil mengungkap kasus pembunuhan di wilayah Kecamatan Jabung dalam waktu singkat. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel dalam memberikan kepastian hukum dan rasa aman kepada masyarakat.

Menjelang meninggalkan Kabupaten Malang, AKBP Taat menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama memimpin Polres Malang terdapat sikap, tindakan maupun ucapan yang kurang berkenan.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Malang apabila selama menjalankan tugas ada tutur kata maupun perilaku yang kurang berkenan,” ucapnya.

Ia juga memohon doa restu agar dapat menjalankan amanah di tempat tugas yang baru dengan sebaik-baiknya.

Di akhir penyampaiannya, Taat optimistis kepemimpinan Polres Malang di bawah AKBP Rulian Syauri akan mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, pengalaman dan kompetensi yang dimiliki penggantinya menjadi modal kuat untuk melanjutkan berbagai program serta mempertahankan situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Malang.

“Saya yakin Pak Rulian mampu mengemban amanah sebagai Kapolres Malang dengan baik dan terus menjaga Kabupaten Malang tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.(Nes)

Penulis : Ones

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Jelang Musorkotlub, Rangkap Jabatan KONI Kota Blitar Jadi Sorotan
Boyong 480 Mahasiswa ke Desa, Kampus III UNITRI Wagir Hidupkan Ekonomi Lokal
Pemkab Dorong Inovasi Dan Kemandirian Pangan Fakultas Pertanian UNITRI
Bupati Sanusi Hadiri PKKMB Mahasiswa Universitas Kepanjen
Dapat Dukungan 12 Cabor, Ratih Dewi Indarti Resmi Maju di Bursa Ketua KONI Blitar
Jalan Rabat Beton Pringgodani Rampung, Warga Gelar Tasyakuran
Rembuk Stunting Desa Bantur Soroti 41 Anak, Guna Memperkuat Pencegahan
Aksi Aliansi Masyarakat Kabupaten Malang Usut Tuntas Insiden Kekerasan Dihentikan Polisi, Usai Demo Di Gedung DPRD

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

Jelang Musorkotlub, Rangkap Jabatan KONI Kota Blitar Jadi Sorotan

Kamis, 17 September 2026 - 17:05 WIB

Boyong 480 Mahasiswa ke Desa, Kampus III UNITRI Wagir Hidupkan Ekonomi Lokal

Kamis, 17 September 2026 - 02:21 WIB

Pemkab Dorong Inovasi Dan Kemandirian Pangan Fakultas Pertanian UNITRI

Rabu, 16 September 2026 - 23:17 WIB

Bupati Sanusi Hadiri PKKMB Mahasiswa Universitas Kepanjen

Rabu, 16 September 2026 - 12:00 WIB

Jalan Rabat Beton Pringgodani Rampung, Warga Gelar Tasyakuran

Rabu, 16 September 2026 - 09:31 WIB

Rembuk Stunting Desa Bantur Soroti 41 Anak, Guna Memperkuat Pencegahan

Selasa, 15 September 2026 - 20:36 WIB

Aksi Aliansi Masyarakat Kabupaten Malang Usut Tuntas Insiden Kekerasan Dihentikan Polisi, Usai Demo Di Gedung DPRD

Selasa, 15 September 2026 - 14:40 WIB

Dugaan Mobilisasi Pelajar dalam Demo, Wakil Wali Kota Blitar Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru

Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Malang, Prasetyani Arum Anggorowati, S.H., M.Hum, saat memotong pita pembukaan Fakultas Pertanian UNITRI didampingi Asisten II) Sekretariat Daerah Kabupaten Malang, Prasetyani Arum Anggorowati, S.H., M.Hum (Foto: Seno pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

Pemkab Dorong Inovasi Dan Kemandirian Pangan Fakultas Pertanian UNITRI

Kamis, 17 Sep 2026 - 02:21 WIB

Bupati Malang, H.M Sanusi memukul gong tanda dimulainya PKKMB Universitas Kepanjen (Foto: Seno pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

Bupati Sanusi Hadiri PKKMB Mahasiswa Universitas Kepanjen

Rabu, 16 Sep 2026 - 23:17 WIB

You cannot copy content of this page