Bakorwil Malang Dukung JWM Menjadi Motor Sport Tourism Pembangunan Kawasan Selatan Jatim

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 01:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar Saat Memulai Start JWM (Foto: bgs Pendoposatu)

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar Saat Memulai Start JWM (Foto: bgs Pendoposatu)

Spread the love

MALANG, pendoposatu.id– Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang, Asep Kusdinar, memberangkatkan peserta Pamotan Fun Trail Run dalam rangka 4th Anniversary Jogging Wisata Malang (JWM) di kawasan wisata Umbulan Pamotan Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (12 Juli 2026). Dengan mengusung tema “Harmony in Diversity”, kegiatan ini diikuti ratusan pegiat lari dari berbagai daerah sebagai bentuk kampanye hidup sehat sekaligus promosi potensi wisata Kabupaten Malang.

Acara JWM ini sudah selama empat tahun konsisten membangun gerakan olahraga berbasis komunitas dengan memadukan aktivitas lari, promosi destinasi wisata, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. “JWM telah menunjukkan bahwa komunitas mampu menjadi kekuatan sosial yang menggerakkan banyak sektor sekaligus, berlari bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menjadi media memperkenalkan potensi daerah, menghidupkan destinasi wisata, serta menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Asep.

Menurutnya, konsep yang dikembangkan JWM merupakan contoh nyata pembangunan berbasis partisipasi masyarakat, setiap kegiatan yang diselenggarakan di destinasi wisata memberikan dampak langsung terhadap meningkatnya kunjungan wisatawan, berkembangnya usaha mikro dan kuliner lokal, serta semakin dikenalnya potensi desa kepada masyarakat luas.

“Ini adalah bentuk kolaborasi yang sangat baik, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri membangun daerah. Dibutuhkan komunitas-komunitas kreatif seperti JWM yang mampu menghadirkan inovasi dan mengajak masyarakat mencintai daerahnya melalui cara yang sehat, menyenangkan, dan produktif,” katanya.

Asep menilai konsep sport tourism akan menjadi salah satu pengungkit penting pembangunan kawasan Malang Raya. Dengan kekayaan bentang alam, pegunungan, pantai, hutan, dan desa wisata yang dimiliki. Malang memiliki potensi besar menjadi destinasi unggulan untuk berbagai kegiatan olahraga berbasis alam.

“Ke depan kita perlu semakin banyak event seperti trail run, fun run, cycling, hiking, hingga olahraga berbasis alam lainnya. Kegiatan seperti ini tidak hanya membangun budaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat citra Malang Raya sebagai destinasi sport tourism bertaraf nasional,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi tema ‘Harmony in Diversity’ yang diangkat pada peringatan empat tahun JWM. Menurutnya, tema tersebut mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman, di mana olahraga menjadi ruang yang menyatukan berbagai latar belakang tanpa membedakan profesi, usia, suku, maupun agama.

“Di lintasan lari semua orang berdiri sejajar. Tidak ada sekat jabatan ataupun perbedaan. Yang ada hanyalah semangat kebersamaan, sportivitas, saling mendukung, dan mencintai alam. Nilai-nilai seperti inilah yang perlu terus kita bangun dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di wilayah kerja Bakorwil Malang, Asep menegaskan pihaknya siap mendorong sinergi antara pemerintah daerah, komunitas, pelaku pariwisata, dunia usaha, dan media untuk mengembangkan event-event berbasis komunitas yang berdampak luas terhadap pembangunan daerah.

“Kami ingin semakin banyak ruang kolaborasi yang melibatkan komunitas sebagai mitra pembangunan. Ketika masyarakat bergerak bersama, maka pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.(Dir)

Penulis : Dir

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Hms Bakorwil Malang

Berita Terkait

Tanah Mangkrak 17 Tahun: Legal Tanrise Klaim SP1, BPN Ngaku Masih Mencari Berkasnya?
Fokus Kompetensi Dan Kolaborasi, Malang Migrant Center Ubah Paradigma Pekerja Migran Indonesia
Bakorwil Malang Semarakkan HUT ke-81 RI Lewat Jalan Sehat, Perkuat Kebersamaan Dan Semangat Gotong Royong
Kavacha Attorneys at Law Hadir di Brawijaya Jurist Career Expo 2026, Buka Ruang bagi Generasi Baru Profesi Hukum
MWCNU Gondanglegi Periode 2026–2031 Fokus Perkuat Ekonomi Dan Gerakkan Organisasi hingga Tingkat Bawah
Lacak Legalitas Jemput Paksa Oleh Ormas: Restu Pejabat, Aksi Doxing, Dan Bumerang Pidana
Hak Jawab PT.Faira Yumn Atmajaya Terkait Pembangunan Puskesmas Bululawang
Sumberejo Pagak Manunggal Carnival Jadi Magnet Warga, Sekda Malang Dorong Event Desa Berbasis Budaya

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Fokus Kompetensi Dan Kolaborasi, Malang Migrant Center Ubah Paradigma Pekerja Migran Indonesia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Damkar Pasuruan Evakuasi Ular Piton di Warkop Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:16 WIB

MWCNU Gondanglegi Periode 2026–2031 Fokus Perkuat Ekonomi Dan Gerakkan Organisasi hingga Tingkat Bawah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Lacak Legalitas Jemput Paksa Oleh Ormas: Restu Pejabat, Aksi Doxing, Dan Bumerang Pidana

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Partai Gelora Gelar Capacity Building Guna Perkuat Pengurus Dan Kader Menuju Perubahan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Hak Jawab PT.Faira Yumn Atmajaya Terkait Pembangunan Puskesmas Bululawang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Sumberejo Pagak Manunggal Carnival Jadi Magnet Warga, Sekda Malang Dorong Event Desa Berbasis Budaya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:24 WIB

BEN Carnival Kelima Tampil Beda, Puluhan Budaya Nusantara Berpadu di Malam Hari

Berita Terbaru

Pemilik warung kopi (Warkop) Padang howo, Muhammad Suudi (Foto: Abdullah pendoposatu.id)

Daerah

Damkar Pasuruan Evakuasi Ular Piton di Warkop Warga

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:28 WIB