BEN Carnival Kelima Tampil Beda, Puluhan Budaya Nusantara Berpadu di Malam Hari

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertunjukan tarian dari berbagai daerah pada acara Ben Carnival 2026 Kota Blitar (Foto: Nadia pendoposatu.id)

Pertunjukan tarian dari berbagai daerah pada acara Ben Carnival 2026 Kota Blitar (Foto: Nadia pendoposatu.id)

Spread the love

KOTA BLITAR, pendoposatu.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar kembali menggelar Blitar Ethnic National Carnival (BEN Carnival) dengan konsep yang berbeda pada penyelenggaraan tahun kelima. Untuk pertama kalinya, karnaval budaya tersebut digelar pada malam hari dan dikaitkan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin mengatakan, perubahan waktu pelaksanaan menjadi salah satu inovasi yang dilakukan dalam BEN Carnival tahun ini. Sementara itu, rute karnaval masih menggunakan jalur yang sama seperti penyelenggaraan sebelumnya.

“Karena ini edisi kelima atau lima tahun, maka mulai tahun ini kita coba tampilkan di malam hari. Rutenya memang masih seperti kemarin. Tahun-tahun mendatang mungkin rutenya akan diperpanjang,” ujar Mas Ibin, Sabtu (22 Agustus 2026) malam.

Pada penyelenggaraan tahun ini, BEN Carnival menghadirkan sekitar 40 penampilan yang merepresentasikan keberagaman budaya dari 34 provinsi di Indonesia. Berbagai kesenian, adat, tari, hingga talenta daerah ditampilkan untuk menggambarkan kekayaan budaya Nusantara.

Menurut Mas Ibin, pelaksanaan BEN Carnival bertepatan dengan momentum kemerdekaan memiliki makna tersendiri. Keberagaman budaya yang ditampilkan menjadi gambaran bahwa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk, namun tetap mampu bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sebagai bangsa yang majemuk, bangsa yang bertanah air satu, berbagai ragam budaya dan adat kita tampilkan. Ini sekaligus agar masyarakat mengetahui bahwa bangsa kita sangat besar, sangat beragam dan sangat majemuk sehingga bisa bersatu menjadi satu kesatuan NKRI,” jelasnya, saat dikonfirmasi oleh awak media.

Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, BEN Carnival juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan berbagai adat, kesenian, dan budaya yang ada di Indonesia. Mas Ibin menyebut, keberagaman budaya tetap menjadi konsep utama BEN Carnival dari tahun ke tahun. Namun, Pemkot Blitar terus melakukan evaluasi dan inovasi, baik dari sisi tata acara, tampilan maupun penataan area penonton.

Salah satu perubahan yang diterapkan tahun ini adalah penggunaan pagar pembatas yang lebih rendah, langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat menyaksikan pertunjukan dengan lebih leluasa.

“Layout-nya, inovasinya, kemudian hal-hal yang terkait dengan tampilannya selalu kita perbaiki. Masyarakat juga melihat ada perbaikan. Kalau kemarin mungkin dipagar besi penuh, sekarang pagarnya lebih pendek sehingga masyarakat bisa leluasa melihat dan menikmati,” kata Mas Ibin.

Ia berharap pada penyelenggaraan berikutnya rute BEN Carnival dapat diperpanjang. Dengan demikian, jangkauan acara semakin luas dan lebih banyak masyarakat dapat menikmati pertunjukan budaya tersebut.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Mas Ibin menegaskan bahwa kegiatan yang melibatkan masyarakat tetap menjadi perhatian Pemkot Blitar. Menurutnya, efisiensi lebih diarahkan pada penghematan di internal pemerintahan, sementara kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap diupayakan berjalan maksimal.

“Efisiensi itu dalam artian kami berusaha menghemat di internal pemerintahan. Tapi dalam hal acara dan melibatkan masyarakat, kami akan memperbanyak,” tegasnya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Berbagai kegiatan publik diharapkan dapat menjadi ruang untuk mempererat interaksi dan kebersamaan antara pemerintah dengan warga.

Dalam BEN Carnival tahun ini, Pemkot Blitar juga melibatkan sejumlah talenta dari luar daerah. Keterlibatan tersebut diperlukan karena banyaknya ragam seni dan budaya yang ditampilkan sehingga membutuhkan penari serta pelaku seni dari berbagai daerah.

Mas Ibin berharap BEN Carnival dapat terus berkembang dan memperkuat identitas Kota Blitar sebagai kota budaya. Selain itu, gelaran tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu daya tarik wisata yang mendorong masyarakat dari luar daerah untuk berkunjung ke Kota Blitar.

“Dengan seperti ini harapannya Kota Blitar akan identitasnya lebih kuat sebagai kota budaya, sekaligus sebagai kota yang patut dikunjungi karena banyak hiburannya yang terkait dengan kebudayaan dan keberagaman,” pungkasnya. (Nad)

Berita Terkait

MWCNU Gondanglegi Periode 2026–2031 Fokus Perkuat Ekonomi Dan Gerakkan Organisasi hingga Tingkat Bawah
Lacak Legalitas Jemput Paksa Oleh Ormas: Restu Pejabat, Aksi Doxing, Dan Bumerang Pidana
Partai Gelora Gelar Capacity Building Guna Perkuat Pengurus Dan Kader Menuju Perubahan
Hak Jawab PT.Faira Yumn Atmajaya Terkait Pembangunan Puskesmas Bululawang
Sumberejo Pagak Manunggal Carnival Jadi Magnet Warga, Sekda Malang Dorong Event Desa Berbasis Budaya
Karnaval TK se-Kabupaten Pasuruan Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81
Pemkab Pasuruan Dorong RSUD Bangil Perkuat Mutu Layanan Dan Keselamatan Pasien
Hargai Karya Aremania, Deretan Band Legendaris Batal Manggung di Festival Mbois 11

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:16 WIB

MWCNU Gondanglegi Periode 2026–2031 Fokus Perkuat Ekonomi Dan Gerakkan Organisasi hingga Tingkat Bawah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Lacak Legalitas Jemput Paksa Oleh Ormas: Restu Pejabat, Aksi Doxing, Dan Bumerang Pidana

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Partai Gelora Gelar Capacity Building Guna Perkuat Pengurus Dan Kader Menuju Perubahan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Hak Jawab PT.Faira Yumn Atmajaya Terkait Pembangunan Puskesmas Bululawang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Sumberejo Pagak Manunggal Carnival Jadi Magnet Warga, Sekda Malang Dorong Event Desa Berbasis Budaya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Karnaval TK se-Kabupaten Pasuruan Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Pemkab Pasuruan Dorong RSUD Bangil Perkuat Mutu Layanan Dan Keselamatan Pasien

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Hargai Karya Aremania, Deretan Band Legendaris Batal Manggung di Festival Mbois 11

Berita Terbaru

Kondisi Puskesmas Bululawang Kabupaten Malang saat Ini, tampak Paving depan yang belum terpasang (Foto: bgs Pendoposatu)

Kabupaten Malang

Hak Jawab PT.Faira Yumn Atmajaya Terkait Pembangunan Puskesmas Bululawang

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:10 WIB