Warga Protes SPPG Sukoharjo 1 Kota Malang, Soroti Minim Sosialisasi hingga Janji Kompensasi

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Warga, Lusi Saat Demo Di SPPG Sukoharjo 1 Di Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang (Foto: bgs Pendoposatu)

Koordinator Warga, Lusi Saat Demo Di SPPG Sukoharjo 1 Di Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang (Foto: bgs Pendoposatu)

Spread the love

 

MALANG, pendoposatu.id – Sejumlah warga terdampak di sekitar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukoharjo 1 di Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, mendatangi lokasi dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10 Juli 2026). Mereka menyampaikan sejumlah keberatan, mulai dari minimnya sosialisasi sebelum pembangunan hingga belum terealisasinya janji kompensasi bagi lingkungan sekitar.

Salah seorang perwakilan warga RT 12, Lusi, dalam orasinya mengatakan bahwa “bangunan SPPG berdiri di wilayah RT 12, sedangkan akses masuk berada di RT 10. Menurutnya, sejak awal pembangunan tidak pernah ada musyawarah ataupun sosialisasi kepada warga maupun pengurus RT. Mulai berdiri tidak ada perundingan dengan RT maupun warga. Tahu-tahu pembangunan berjalan,” kata Lusi.

Selain mempersoalkan proses pembangunan, warga juga mempertanyakan manfaat keberadaan SPPG bagi masyarakat sekitar. Lusi mengaku sebagian warga berharap Program MBG dapat membuka lapangan pekerjaan bagi warga setempat, namun hingga kini harapan tersebut dinilai belum terwujud. “Katanya keberadaan MBG bisa membantu warga sekitar, tapi kenyataannya warga di sini hampir tidak ada yang bekerja, kecuali yang masih memiliki hubungan keluarga,” ujarnya.

Lusi menambahkan, warga telah beberapa kali berupaya meminta penjelasan kepada pihak pengelola SPPG. Namun, menurutnya, hingga kini belum ada pertemuan yang melibatkan warga untuk membahas berbagai persoalan tersebut. “Warga hanya ingin bertemu dengan pengelola agar ada penjelasan. Kami ingin komunikasi yang baik,” tuturnya.

Selain itu, warga mengaku khawatir aktivitas operasional dapur MBG nantinya akan menambah kepadatan lalu lintas di kawasan permukiman. Mereka menilai keluar masuk kendaraan distribusi berpotensi mengganggu akses warga. “Kalau nanti ada mobil keluar masuk setiap hari, kami khawatir bisa mengganggu akses warga karena jalannya tidak terlalu lebar,” ucap Lusi.

Lusi juga mengungkapkan bahwa warga sempat menerima informasi akan adanya perhatian atau kompensasi kepada lingkungan sekitar sebagai dampak operasional SPPG. Namun, menurutnya, hingga kini hal tersebut belum terealisasi. “Dulu sempat dijanjikan akan ada bantuan atau kompensasi untuk lingkungan, tetapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola SPPG Sukoharjo 1 Kota Malang maupun Badan Gizi Nasional (BGN) terkait keluhan yang disampaikan warga. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi sebagai bentuk penerapan prinsip keberimbangan informasi.(Dir)

Penulis : Dir

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Aset Hibah 13 Hektare Kampus IV UIN Malang di Turen Dipersoalkan, DPRD Minta Pemkab Bertindak
DPRD Kabupaten Malang Sepakat Batasi Sound Horeg, Zia Ulhaq: Tak Perlu Perda Baru
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran Dinsos Tulungagung Perkuat Validasi Data Penerima BLT DBHCHT 2026
BLK Tulungagung Gunakan DBHCHT Untuk Pelatihan Barista Dan Desain Grafis
Mediasi Greenfields Atas Dugaan Pencemaran Limbah Tetap Dikawal
Pohon Tumbang Timpa Mobil Dan Motor, 2 Pelajar Terluka
Kuasa Hukum Lima Pokmas Tulungagung Soroti Dugaan Mafia Tanah Program TORA
Kolaborasi Program Gotong Royong DPR RI Dan DPD PDI Perjuangan Jatim Buat Kabupaten Malang

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Aset Hibah 13 Hektare Kampus IV UIN Malang di Turen Dipersoalkan, DPRD Minta Pemkab Bertindak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:39 WIB

DPRD Kabupaten Malang Sepakat Batasi Sound Horeg, Zia Ulhaq: Tak Perlu Perda Baru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran Dinsos Tulungagung Perkuat Validasi Data Penerima BLT DBHCHT 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:02 WIB

BLK Tulungagung Gunakan DBHCHT Untuk Pelatihan Barista Dan Desain Grafis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:58 WIB

Mediasi Greenfields Atas Dugaan Pencemaran Limbah Tetap Dikawal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kuasa Hukum Lima Pokmas Tulungagung Soroti Dugaan Mafia Tanah Program TORA

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Petani Mangga ‘Putar’ Pasuruan Tembus Pasar Sumatera Sehari Raup Omzet Rp 5 Juta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Kolaborasi Program Gotong Royong DPR RI Dan DPD PDI Perjuangan Jatim Buat Kabupaten Malang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page