Larung Sesaji Ngliyep Tak Sekadar Tradisi, Jadi Perekat Solidaritas Warga Pesisir

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi Larung Sesaji Di Pantai Pasir Panjang Ngliyep Kabupaten Malang (Foto: Seno Pendoposatu)

Prosesi Larung Sesaji Di Pantai Pasir Panjang Ngliyep Kabupaten Malang (Foto: Seno Pendoposatu)

MALANG, pemdoposatu.id – Tradisi sedekah laut di pantai Pasir Panjang Ngliyep, Kabupaten Malang, tidak hanya menjadi ungkapan syukur masyarakat pesisir, tetapi juga menunjukkan kuatnya solidaritas dan gotong royong warga dalam menjaga warisan budaya yang telah berlangsung turun-temurun.

Hal itu terlihat dari keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan yang digelar Rabu (1 Juli 2026). Bahkan, kelompok kesenian jaranan dan bantengan turut meramaikan acara tanpa meminta imbalan sebagai bentuk dukungan terhadap hajatan masyarakat pesisir tersebut.

Ketua panitia sedekah laut, Teguh Pitono, mengatakan partisipasi sukarela dari para pelaku seni menjadi bukti bahwa tradisi Sedekah Laut masih memiliki tempat penting di tengah masyarakat. “Mereka tidak meminta bayaran, ini merupakan bentuk partisipasi dan dukungan untuk menyukseskan hajat masyarakat,” ujar Teguh.

Menurutnya, sedekah laut merupakan tradisi tahunan yang terus dilestarikan oleh masyarakat pesisir Ngliyep, pelaksanaannya mengikuti penanggalan Jawa Aboge pada 15 Suro yang bertepatan dengan malam purnama, yang diyakini sebagai momentum sakral untuk memanjatkan doa dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang kebersamaan warga dalam memperkuat nilai-nilai sosial dan spiritual. Rangkaian acara diawali dengan sambutan panitia, Kepala Desa, dan Camat, serta mengundang Dinas Pariwisata Kabupaten Malang untuk turut menyaksikan prosesi budaya yang menjadi identitas masyarakat pesisir selatan Malang.

Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi larung sesaji ke laut, tradisi ini dimaknai sebagai simbol rasa syukur atas rezeki yang diperoleh selama setahun sekaligus doa agar para nelayan dan masyarakat pesisir diberikan keselamatan serta keberkahan dalam menjalankan aktivitasnya.

“Ini adalah wujud rasa syukur kami kepada Tuhan Yang Maha Esa, selama satu tahun terakhir kami telah diberikan rezeki, keselamatan, dan keberkahan. Melalui sedekah laut ini kami kembali memanjatkan doa agar pada tahun mendatang Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, memberikan perlindungan, melancarkan rezeki dan usaha masyarakat, serta menjauhkan kami dari segala bala, musibah, dan marabahaya,” kata Teguh.

Baca Juga :  Mikutopia Batu Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Ratusan Warga Tulungrejo Kini Terserap Kerja

Tradisi sedekah laut Ngliyep dinilai menjadi bukti bahwa budaya lokal tidak hanya bertahan sebagai seremoni tahunan, tetapi juga berfungsi memperkuat kebersamaan masyarakat, sekaligus menjadi potensi wisata budaya yang terus menarik perhatian pengunjung ke kawasan pesisir Kabupaten Malang.(Nes)

Penulis : Ones

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sosialisasi Program KEJAR Dan RABU, Pelajar Malang Melek Finansial
Bakorwil Malang Ajak Sekolah Bangun Branding Positif, Etika Budaya Bermedia Sosial
35 Kontingen O2SN Dilepas Dindik Kabupaten Malang, Targetkan Lolos Tingkat Nasional
Revitalisasi Karang Taruna Tajinan, Sudarman Dorong Administrasi Digital dan Kaderisasi Akuntabel
Karang Taruna Didorong Jadi Motor Pembangunan dan Kemandirian Pemuda
Ketua DPRD Kabupaten Malang Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Bakorwil Malang Dampingi Kunker Gubernur Jatim, Pastikan Stabilitas Pasokan Energi Aman Di Malang Raya
Kepala Bakorwil Malang, Inovasi BBIB Singosari Kunci Percepatan Swasembada Daging Nasional

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:17 WIB

Sosialisasi Program KEJAR Dan RABU, Pelajar Malang Melek Finansial

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:32 WIB

Larung Sesaji Ngliyep Tak Sekadar Tradisi, Jadi Perekat Solidaritas Warga Pesisir

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:33 WIB

Bakorwil Malang Ajak Sekolah Bangun Branding Positif, Etika Budaya Bermedia Sosial

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:50 WIB

35 Kontingen O2SN Dilepas Dindik Kabupaten Malang, Targetkan Lolos Tingkat Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 17:37 WIB

Revitalisasi Karang Taruna Tajinan, Sudarman Dorong Administrasi Digital dan Kaderisasi Akuntabel

Senin, 29 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Malang Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 13:31 WIB

Bakorwil Malang Dampingi Kunker Gubernur Jatim, Pastikan Stabilitas Pasokan Energi Aman Di Malang Raya

Senin, 29 Juni 2026 - 11:43 WIB

Kepala Bakorwil Malang, Inovasi BBIB Singosari Kunci Percepatan Swasembada Daging Nasional

Berita Terbaru