Polisi Selidiki Ledakan Petasan Di Rumah Warga Kepanjen Malang, Satu Orang Meninggal Dunia

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Lapfor Polda Jatim Didampingi Tim Polres Malang

Tim Lapfor Polda Jatim Didampingi Tim Polres Malang

 

MALANG, pendoposatu.id – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, menyelidiki ledakan petasan yang terjadi di sebuah rumah warga di Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (23 Mei 2026). Dalam peristiwa itu, seorang pria pemilik rumah meninggal dunia usai mengalami luka bakar serius. Korban diketahui berinisial S (48), warga Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Korban sempat menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat warga mendengar suara ledakan dari dalam rumah korban sekitar pukul 11.15 WIB. “Warga mendengar suara ledakan cukup keras dari dalam rumah korban. Setelah dicek, korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh,” kata AKP Bambang Subinajar, saat dikonfirmasi, Sabtu (23 Mei 2026).

Menurut Bambang, laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Kepanjen.
Petugas bersama tim identifikasi Satreskrim Polres Malang selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Petugas segera melakukan penanganan di lokasi, mengevakuasi korban ke rumah sakit serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan satu kaleng ember berisi petasan berbagai ukuran yang siap diledakkan di dalam rumah korban. “Barang bukti berupa petasan berbagai ukuran telah diamankan. Saat ini penyidik masih mendalami penyebab pasti ledakan tersebut, termasuk menelusuri dari mana asal bubuk petasan yang digunakan korban,” jelas Bambang.

Korban mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh, mulai kaki, tangan, dada, perut hingga wajah. Setelah menjalani penanganan medis sekitar dua jam di RSUD Kanjuruhan Kepanjen, korban dinyatakan meninggal dunia. Polisi kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap asal-usul bahan petasan tersebut sekaligus memastikan ada tidaknya unsur kelalaian maupun pelanggaran hukum dalam peristiwa itu.

Baca Juga :  Pisah Sambut Kapolsek Poncokusumo dari AKP. Sutadi kepada AKP. Subianto

Bambang menambahkan, polisi sempat mengajukan permintaan visum dan otopsi untuk kepentingan penyelidikan. Namun pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. “Keluarga korban menerima peristiwa ini dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Meski demikian, penyelidikan tetap kami lanjutkan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian ini,” pungkasnya. (NES)

Penulis : Seno

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Humas Polres Malang

Berita Terkait

Polresta Malang Pastikan Tak Ada ‘Pocong Begal’, Siap Tindak Tegas Jika Ada Yang Iseng
Program Bongkar Ratoon Diharap Selamatkan Petani Tebu
GRIB JAYA Desak Usut Tuntas Dana Miliaran Bendungan Lahor
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kerusuhan Pantai Wedi Awu, Satu Provokator Segera Menyusul
Wisata Malang Selatan Semakin Aman, 600 PJU Bertenaga Surya Siap Terangi Wisatawan
Polres Kota Batu Gercep, Tangkap Pelaku Pencurian Ayam
Musprov FORKI Jatim Memanas, Puluhan Perguruan Kota/Kabupaten Walk Out
Polres Malang Bekuk Pelaku Pembobolan Rumah Saat Warga Salat Id

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:14 WIB

Program Bongkar Ratoon Diharap Selamatkan Petani Tebu

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:23 WIB

IPAL SPPG Disorot, DLH Kabupaten Malang Akui Sejumlah Izin Lingkungan Belum Lengkap

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:10 WIB

Pemkab Malang Percepat Perluasan Puskesmas, Fokus Tambah Lahan dan Tenaga Kesehatan

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:03 WIB

Pasien Membludak, Bupati Malang Siapkan Kajian Puskesmas Pakisaji Naik Status Jadi RS Tipe D

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:02 WIB

Akses Jalan Bendungan Lahor Menuju Blitar Dipersoalkan, Warga Datangi DPRD Kabupaten Malang

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:44 WIB

DPUBM Kabupaten Malang, Bangun Rabat Beton Ruas Konsolidasi Jalan Desa

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:34 WIB

GRIB JAYA Desak Usut Tuntas Dana Miliaran Bendungan Lahor

Senin, 18 Mei 2026 - 17:17 WIB

Garam Tunnel Pantai Modangan Jadi Ladang Cuan Baru, Desa Sumberoto Raup Puluhan Juta

Berita Terbaru