Kepala Bakorwil Malang, Inovasi BBIB Singosari Kunci Percepatan Swasembada Daging Nasional

- Redaksi

Senin, 29 Juni 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar (kiri), Kepala BBIB Singosari, Akbar Yasin (tengah), Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (Foto: Hms, goes Pendoposatu)

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar (kiri), Kepala BBIB Singosari, Akbar Yasin (tengah), Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (Foto: Hms, goes Pendoposatu)

Spread the love

MALANG, pendoposatu.id– Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang, Asep Kusdinar, menegaskan bahwa inovasi yang dikembangkan Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari merupakan salah satu kunci strategis dalam mempercepat terwujudnya swasembada daging nasional sekaligus meningkatkan daya saing sektor peternakan Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Asep Kusdinar usai mendampingi Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungan kerja ke BBIB Singosari Kabupaten Malang, Minggu (28 Juni 2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Jatim meninjau berbagai fasilitas produksi semen beku ternak unggul, termasuk Belgian Blue, Wagyu, Limousin, Simmental, Angus, Brahman, Sapi Bali, Sapi Madura, Peranakan Ongole, hingga Friesian Holstein.

Menurut Asep, keberhasilan BBIB Singosari mengembangkan dan memproduksi semen beku berbagai rumpun ternak unggul menunjukkan bahwa Indonesia telah memiliki kapasitas teknologi reproduksi peternakan yang mampu bersaing di tingkat internasional. “BBIB Singosari merupakan aset strategis bangsa yang harus terus kita optimalkan. Inovasi yang dihasilkan tidak hanya meningkatkan kualitas genetik ternak, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mempercepat pencapaian swasembada daging nasional,” ujar Asep.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Jatim melalui Bakorwil Malang siap memperkuat koordinasi lintas sektor dan lintas daerah agar pemanfaatan teknologi inseminasi buatan semakin luas, terutama di wilayah Malang Raya dan kawasan selatan Jatim yang memiliki potensi besar dalam pengembangan peternakan.

Menurutnya, peran Bakorwil tidak hanya sebagai koordinator pembangunan wilayah, tetapi juga menjadi penghubung antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, hingga kelompok peternak agar berbagai inovasi dapat diimplementasikan secara optimal. “Kami ingin memastikan bahwa inovasi yang lahir di BBIB Singosari tidak berhenti di laboratorium atau balai penelitian, tetapi benar-benar sampai kepada para peternak sehingga mampu meningkatkan produktivitas, kualitas ternak, serta kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Asep juga mengapresiasi capaian BBIB Singosari yang hingga semester pertama tahun 2026 telah memproduksi 895.559 dosis semen beku dengan stok mencapai sekitar 4,7 juta dosis. Selain mampu memenuhi sekitar 70 persen kebutuhan nasional, BBIB Singosari juga telah mengekspor lebih dari 35 ribu dosis semen beku ke berbagai negara.

Menurutnya, capaian tersebut membuktikan bahwa Jatim memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan teknologi peternakan nasional. “Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi Jatim, ke depan kita harus semakin memperkuat kolaborasi agar inovasi ini mampu mempercepat peningkatan populasi dan kualitas ternak di seluruh daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Asep mendukung optimisme Gubernur Jatim bahwa Indonesia memiliki peluang besar mewujudkan swasembada daging dalam tiga tahun ke depan apabila seluruh daerah memperkuat sinergi melalui optimalisasi program inseminasi buatan, peningkatan kualitas bibit ternak, serta pendampingan yang berkelanjutan kepada peternak.

“Kunci keberhasilan swasembada daging adalah kolaborasi, ketika pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga riset, dan peternak bergerak bersama, saya optimistis cita-cita tersebut dapat diwujudkan. Bakorwil Malang siap menjadi bagian dari penguatan sinergi tersebut,” pungkasnya.(Hms/Dir)

Penulis : Dir

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Hms Bakorwil Malang

Berita Terkait

Analisis Hitungan Pembangunan 72 Lapak Pasar Karangploso
Peringati HUT Pasuruan Desa Oro-oro Ombo Kulon Gelar Karnaval Budaya
Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan
Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang
Tujuh Penari Gandrung Hiasi Perjalanan Kereta Api Sangkuriang Menuju Banyuwangi
‎HUT Pasuruan KORMI Gelar Senam Bersama di Taman Candra Wilwatikta
Kemenkes Siapkan Sistem Rujukan di RSUD Dr.Iskak Tulungagung
Ketum JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 11:22 WIB

Analisis Hitungan Pembangunan 72 Lapak Pasar Karangploso

Sabtu, 26 September 2026 - 20:37 WIB

Peringati HUT Pasuruan Desa Oro-oro Ombo Kulon Gelar Karnaval Budaya

Sabtu, 26 September 2026 - 00:20 WIB

Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan

Jumat, 25 September 2026 - 20:02 WIB

Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang

Jumat, 25 September 2026 - 19:39 WIB

Tujuh Penari Gandrung Hiasi Perjalanan Kereta Api Sangkuriang Menuju Banyuwangi

Jumat, 25 September 2026 - 17:45 WIB

Kemenkes Siapkan Sistem Rujukan di RSUD Dr.Iskak Tulungagung

Jumat, 25 September 2026 - 17:18 WIB

Ketum JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Jumat, 25 September 2026 - 17:01 WIB

Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’

Berita Terbaru

Surat pernyataan Anton Apriansah secara tertulis (Foto: bgs pendoposatu.id)

Hukum

Analisis Hitungan Pembangunan 72 Lapak Pasar Karangploso

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:22 WIB

You cannot copy content of this page