Malang, pendoposatu.id – Pengamanan malam takbir dan pelaksanaan Salat Idulfitri di wilayah Kabupaten Malang dipastikan berjalan dengan kesiapan maksimal. Aparat kepolisian menempatkan sejumlah personel di titik-titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun lonjakan arus kendaraan, khususnya menuju kawasan wisata.
Selain pengamanan kegiatan keagamaan, perhatian utama juga diarahkan pada pengendalian lalu lintas di jalur rawan kepadatan. Exit Tol Karanglo dipetakan sebagai simpul krusial yang berpotensi menjadi titik penumpukan kendaraan, terutama bagi pemudik yang mengarah ke Kota Batu dan sekitarnya.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto mengatakan pihaknya telah mengikuti pemantauan nasional melalui Zoom Meeting bersama Kapolri dan Panglima TNI yang berlangsung dari Medan, serta diikuti Wakapolri dan sejumlah pejabat negara dari Jakarta.

“Kita mengikuti Zoom Meeting dengan Pak Kapolri dan Pak Panglima TNI yang ada di Medan, kemudian dengan Pak Wakapolri dan beberapa pejabat negara yang ada di Jakarta,” ujarnya.
Ia menegaskan, secara umum tidak ada perhatian khusus yang diberikan kepada wilayah Malang dalam arahan pimpinan, namun kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas utama.
“Secara umum kegiatan tadi untuk mengecek kesiapan pengamanan malam takbir dan besok kegiatan Salat Id di berbagai wilayah di Tanah Air,” katanya.
Menurutnya, seluruh personel telah disiagakan sesuai rencana operasi guna menjamin kelancaran rangkaian kegiatan Idulfitri.
“Khusus untuk Malang, malam ini dan besok, sebagaimana rencana dalam Operasi Ketupat, kami sudah menempatkan personel di titik-titik kegiatan takbiran maupun besok Salat Id. Semoga semuanya bisa berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan,” tegasnya.
Terkait arus kendaraan, jalur menuju Kota Batu disebut menjadi perhatian utama karena berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan. Exit Tol Karanglo menjadi titik kendali untuk memantau dan mengurai kepadatan.
“Untuk titik yang arah wisata, ke Kota Batu yang paling sering menjadi atensi dari polisi. Kuncinya nanti ada di Exit Tol Karanglo ini, yang akan menjadi titik pantau utama,” jelasnya.
Ia menambahkan, skenario rekayasa lalu lintas telah disiapkan apabila terjadi kepadatan signifikan di wilayah Karangploso maupun Dau.
“Kalau nanti di lapangan arah ke Batu sudah terjadi kepadatan di wilayah Karangploso maupun Dau, maka intervensinya di Exit Tol ini. Beberapa cara sudah kita siapkan, mulai dari penutupan Exit Tol Karanglo, kemudian dialihkan ke Pakis, Lawang, dan seterusnya,” ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya berharap kondisi lalu lintas tetap terkendali sehingga rekayasa tersebut tidak perlu diterapkan.
“Kita berharap itu tidak perlu terjadi. Tapi kalau memang diperlukan, kita sudah siap,” imbuhnya.
Sebelumnya, koordinasi lintas wilayah telah dilakukan bersama Polres Malang, Polres Malang Kota, dan Polres Batu guna menyamakan langkah dalam penanganan kepadatan arus kendaraan selama periode Lebaran.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar Anwar, Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, S.Hub.Int., M.I.P, jajaran Polres Malang, serta OPD terkait.
Penulis : nes











