Malang, pendoposatu.id – Polres Malang mulai mengintensifkan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas menjelang puncak mudik Lebaran 2026, menyusul meningkatnya volume kendaraan yang masuk dan keluar wilayah Malang melalui jalur tol utama.
Berdasarkan data kepolisian pada Sabtu (14/3/2026) hingga Minggu (15/3/2026), tercatat sebanyak 17.805 kendaraan keluar dari tol menuju arah Malang dan Kota Batu. Sementara kendaraan yang meninggalkan wilayah Malang melalui tol mencapai 18.873 unit.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menegaskan bahwa lonjakan ini menjadi indikator awal meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri, sehingga langkah antisipatif langsung diperkuat.
“Pergerakan kendaraan yang masuk ke wilayah Malang mulai meningkat menjelang masa mudik Lebaran, khususnya melalui gerbang tol utama seperti Singosari, Lawang, dan Pakis,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Ia menegaskan, Polres Malang telah meningkatkan patroli serta menempatkan personel di sejumlah titik strategis guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.
“Kami meningkatkan patroli serta menyiagakan personel di sejumlah titik strategis untuk melakukan pengaturan lalu lintas agar arus kendaraan tetap lancar,” tegasnya.
Pengamanan difokuskan di tiga gerbang tol utama, yakni Singosari, Lawang, dan Pakis. Dari ketiga titik tersebut, Gerbang Tol Singosari menjadi lokasi dengan volume kendaraan tertinggi, dengan 12.125 kendaraan keluar menuju Malang-Batu dan 12.862 kendaraan masuk menuju arah Surabaya.
Sementara itu, di Gerbang Tol Lawang tercatat 2.599 kendaraan keluar menuju Malang dan Batu serta 3.097 kendaraan masuk ke arah Surabaya. Sedangkan di Gerbang Tol Pakis, sebanyak 3.081 kendaraan keluar menuju wilayah Malang dan 2.914 kendaraan masuk menuju Surabaya.
Meski terjadi peningkatan signifikan, Polres Malang memastikan kondisi arus lalu lintas masih dalam keadaan aman, lancar, dan terkendali. Namun, langkah antisipasi terus diperkuat untuk menghadapi potensi lonjakan kendaraan dalam beberapa hari ke depan.
Selain pengaturan di jalur utama, kepolisian juga melakukan pemantauan intensif di titik rawan kemacetan, termasuk akses menuju kawasan wisata dan jalur alternatif mudik.
Polres Malang memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi dalam waktu dekat, sehingga seluruh personel disiagakan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat.
“Kami memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, sehingga pengamanan dan pengaturan lalu lintas terus kami tingkatkan,” pungkas Bambang.
Penulis : nes











