Jajuk Rendra Kresna Dorong Koperasi Desa Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil Malang raya dari Partai Nasdem, Jajuk Rendra Kresna saat menjadi pembicara dalam sosialisasi

Ket foto. Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil Malang raya dari Partai Nasdem, Jajuk Rendra Kresna saat menjadi pembicara dalam sosialisasi

Malang, pendoposatu.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, dari Partai Nasdem daerah pemilihan Malang raya, Jajuk Rendra Kresna menegaskan pentingnya keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai penggerak ekonomi desa yang mampu memperkuat sektor UMKM. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan sosialisasi bertajuk “Posisi Koperasi Desa Merah Putih dalam Menumbuhkembangkan Ekonomi Desa” yang digelar di Ballroom Hamur Pedes Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jumat (6/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Jajuk menekankan bahwa keberhasilan koperasi desa tidak bisa berdiri sendiri, tetapi harus dibangun melalui sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dinas yang membidangi koperasi dan UMKM.

“Kita bersinergi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Malang. Mengingat Koperasi Desa Merah Putih ini masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh,” ujar Jajuk.

Menurutnya, sosialisasi ini sekaligus menjadi momentum untuk membangkitkan semangat para pengurus koperasi desa agar tetap optimistis dalam menjalankan program koperasi yang memiliki visi besar bagi kesejahteraan masyarakat desa.

“Kami menyemangati teman-teman pengurus bahwa koperasi ini harus berhasil berjalan dengan baik. Segala persoalan dibicarakan bersama dan diselesaikan bersama,” katanya.

Jajuk menjelaskan bahwa KDMP diharapkan mampu menjadi wadah ekonomi yang inklusif dengan melibatkan seluruh warga desa sebagai anggota. Dengan model tersebut, koperasi tidak hanya menjadi lembaga ekonomi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi masyarakat desa.

“Nanti KDMP sendiri bisa berafiliasi dengan semua warga. Harapannya semua masyarakat bisa menjadi anggota koperasi,” ungkapnya.

Sebagai anggota legislatif, Jajuk menegaskan bahwa peran DPRD adalah memberikan dukungan terhadap program-program yang memiliki visi kuat dalam membangun perekonomian desa.

“Di Dewan kami hanya men-support karena visi dan misinya bagus. Tetapi di lapangan memang ada banyak kendala. Nah bagaimana kita bersama-sama menyelesaikan kendala itu,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Malang Kecam Kelalaian Pejabat BPHTB yang Berpotensi Hilangkan Pendapatan Daerah

Ia mengakui bahwa di tahap awal tidak sedikit pengurus koperasi yang merasa ragu dalam menjalankan program tersebut. Namun melalui kegiatan sosialisasi dan diskusi terbuka, semangat para pengurus mulai tumbuh kembali.

“Yang semula agak kendor karena bingung harus melakukan apa, ternyata setelah berdiskusi dan menyampaikan persoalan, tanggapannya bagus. Alhamdulillah sekarang mereka lebih semangat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jajuk menilai keberadaan KDMP memiliki potensi besar dalam memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa.

Menurutnya, UMKM nantinya dapat menjadi bagian dari keanggotaan koperasi sehingga tercipta hubungan saling mendukung.

“UMKM itu nanti bagian dari keanggotaan koperasi. Misalnya pelaku usaha makanan membutuhkan bahan baku seperti tepung, gula, minyak, atau telur dengan harga murah. Koperasi bisa menyediakan itu,” terang Jajuk.

Ia menjelaskan, apabila koperasi mampu menyediakan bahan baku dengan harga di bawah harga pasar, maka pelaku UMKM dapat memproduksi barang dengan biaya lebih rendah sehingga mampu bersaing di pasar.

“Kalau harga bahan baku lebih murah dari koperasi, mereka bisa berproduksi dengan harga yang bersaing. Ini kan saling menunjang,” katanya.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa keberadaan koperasi tidak dimaksudkan untuk menjadi pesaing usaha yang sudah berjalan di masyarakat, melainkan menjadi mitra yang saling menguatkan.

“Koperasi ini nanti bisa bergandengan dengan usaha-usaha yang sudah berjalan. Jadi bukan bersaing, tetapi saling menggandeng,” tegasnya.

Jajuk berharap melalui penguatan koperasi desa, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara merata dari tingkat desa hingga ke level yang lebih luas.

“Harapannya masyarakat menjadi makmur. Dari desa sampai ke atas semuanya ikut makmur,” ujarnya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, selain Jajuk Rendra Kresna, turut hadir sebagai narasumber Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Malang serta akademisi dari Universitas Widya Gama Malang, Ervan.

Baca Juga :  Rapat Paripurna dengan Agenda Persetujuan Bersama Antara Bupati Malang dan DPRD Terhadap Ranperda Tentang Inovasi Daerah dan Dua Agenda Lain

Para peserta yang terdiri dari pengurus koperasi dan pelaku usaha desa memberikan respon positif terhadap kegiatan tersebut. Mereka menilai materi yang disampaikan memberikan perspektif baru serta solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi dalam pengelolaan koperasi desa.

“Teman-teman merasa mendapatkan sesuatu yang berbeda dari narasumber, baik dalam penyampaian materi maupun cara menjawab permasalahan. Itu terlihat dari komentar peserta yang mengatakan mereka menjadi lebih semangat,” pungkas Jajuk.

Penulis : nes

Berita Terkait

E-Adminduk Disdukcapil Kabupaten Malang Hadir di 33 Kecamatan, 90 Persen Layanan Kependudukan Bisa Selesai Tanpa ke Kepanjen
Pantai Sipelot Malang Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Pesisir, Infrastruktur KNMP Diperkuat Tahun 2026
Trenggono Sidak KNMP Sipelot, Tegur Kontraktor Soal Air Bersih dan Sedimentasi
Banjir Rendam 50 KK di Pakis, BPBD Kabupaten Malang Gerak Cepat Tangani Luapan Sungai Saptorenggo
Selter Kasatpol PP Kabupaten Malang Disorot, Sekda Tegaskan Tetap Mengacu Aturan dan Akan Cek Kualifikasi PPNS
Selter Kasatpol PP Kabupaten Malang Diuji: Berani Pilih Penegak Hukum atau Sekadar Administrator?
Jalan Longsor 21 Meter di Dusun Krajan Belum Tertangani Sejak 2022, Pemdes Klampok Desak Pemkab Malang Bertindak
Dari Tumpang, Pemerintah Pacu Kemandirian Bibit Unggas dan Perkuat Rantai Pasok Pangan Desa
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:29 WIB

Jajuk Rendra Kresna Dorong Koperasi Desa Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:37 WIB

E-Adminduk Disdukcapil Kabupaten Malang Hadir di 33 Kecamatan, 90 Persen Layanan Kependudukan Bisa Selesai Tanpa ke Kepanjen

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:33 WIB

Pantai Sipelot Malang Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Pesisir, Infrastruktur KNMP Diperkuat Tahun 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 09:14 WIB

Banjir Rendam 50 KK di Pakis, BPBD Kabupaten Malang Gerak Cepat Tangani Luapan Sungai Saptorenggo

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:57 WIB

Selter Kasatpol PP Kabupaten Malang Disorot, Sekda Tegaskan Tetap Mengacu Aturan dan Akan Cek Kualifikasi PPNS

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:58 WIB

Selter Kasatpol PP Kabupaten Malang Diuji: Berani Pilih Penegak Hukum atau Sekadar Administrator?

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:52 WIB

Jalan Longsor 21 Meter di Dusun Krajan Belum Tertangani Sejak 2022, Pemdes Klampok Desak Pemkab Malang Bertindak

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:39 WIB

Dari Tumpang, Pemerintah Pacu Kemandirian Bibit Unggas dan Perkuat Rantai Pasok Pangan Desa

Berita Terbaru