Aisyah Ar-Rumy Wakili Indonesia di Festival Tahfidz Dubai, Bupati Malang Serahkan Dukungan Rp30 Juta

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ket foto. Bupati Malang, H.M Sanusi didampingi beberapa OPD menghadiri acara pelepasan Aisyah Ar Rumy mengikutid Festival Tahfidsul eur,an di Dubai

ket foto. Bupati Malang, H.M Sanusi didampingi beberapa OPD menghadiri acara pelepasan Aisyah Ar Rumy mengikutid Festival Tahfidsul eur,an di Dubai

Spread the love

 

Malang, pendoposatu.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam mendukung generasi berprestasi kembali dibuktikan. Seorang santri muda asal Kabupaten Malang resmi diberangkatkan untuk mengikuti Festival Tahfidzul Qur’an tingkat internasional di Dubai, Qatar, membawa nama Indonesia di panggung dunia.

Prosesi pelepasan dilaksanakan di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah, Kecamatan Pakis, Rabu (18/2/2026). Bupati Malang Sanusi hadir langsung memberikan dukungan sekaligus menyerahkan bantuan uang saku sebesar Rp30 juta sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.

Santri tersebut adalah Aisyah Ar-Rumy, siswi setara kelas 4 yang telah menghafal 26 juz Al-Qur’an. Ia dijadwalkan mengikuti kompetisi selama tujuh hari di Dubai dan menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia dalam ajang tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah tidak boleh setengah hati terhadap anak-anak yang mengharumkan nama daerah dan bangsa di level internasional.

“Kita wajib hadir dan memberi dukungan. Untuk uang saku kita bantu Rp30 juta. Akomodasi utama sudah ditanggung panitia dari Dubai,” tegasnya.

Menurut Sanusi, Pemkab Malang memiliki komitmen kuat untuk mendampingi putra-putri daerah yang berprestasi, baik di bidang olahraga, akademik, maupun keagamaan. Ia mencontohkan sebelumnya pemerintah daerah juga memberikan dukungan kepada atlet-atlet pelajar yang bertanding di ajang internasional.

“Anak-anak kita yang berprestasi harus kita support penuh. Ini kebanggaan Kabupaten Malang dan Indonesia,” ujarnya.

Sanusi juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui program “Sekolah Plus Ngaji” yang telah diterapkan melalui Surat Keputusan Bupati. Program tersebut mewajibkan peserta didik membaca kitab suci sebelum memulai kegiatan belajar mengajar sebagai upaya membangun fondasi religius sejak dini.

“Pembinaan akhlak dan keagamaan harus berjalan seiring dengan pendidikan formal. Kita ingin lahir generasi yang cerdas sekaligus berkarakter,” jelasnya.

ket foto Aisyah Ar Rumy bersama guru pembimbingnya

Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah, Muhammad Ajir Abdi Munip, menjelaskan bahwa Aisyah lolos seleksi setelah mengikuti tes hafalan secara daring. Proses penilaian dilakukan berdasarkan kualitas dan ketepatan hafalan yang dikirimkan secara online.

“Seleksi dilakukan secara online. Dari hasil tes itu dinilai kesesuaian dan kualitas hafalannya hingga akhirnya dinyatakan lolos,” terangnya.

Sementara itu, Aisyah mengaku bangga dan bersyukur dapat mewakili Indonesia dalam kompetisi internasional tersebut. Ia juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Malang.

“Senang sekali bisa mewakili Indonesia dan mendapat dukungan langsung dari Bapak Bupati,” ujarnya.

Untuk menjaga kualitas hafalannya, Aisyah rutin melakukan murajaah tiga hingga lima juz setiap hari. Ia menargetkan dapat segera menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an.

Keberangkatan Aisyah menjadi simbol lahirnya generasi Qurani dari Kabupaten Malang yang siap bersaing di tingkat global, sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam membangun sumber daya manusia unggul berbasis nilai-nilai keagamaan.

Penulis : nes

Berita Terkait

Analisis Hitungan Pembangunan 72 Lapak Pasar Karangploso
Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan
Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang
Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’
Usai Rakor KPK, Darmadi Tinggalkan Gedung DPRD Lewat Pintu Belakang
Kepala Bakorwil Malang Dorong Kopi Amstirdam Naik Kelas, Dari Komoditas Lokal Menuju Brand Global
Bupati Lantik 3 Kades PAW Jangan Bawa Sekat Politik, Semua Warga Harus Dirangkul
Warga Rencana Beli Rumah Singgah Soeharto, DPRD Dorong Pelestarian Sejarah

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 11:22 WIB

Analisis Hitungan Pembangunan 72 Lapak Pasar Karangploso

Sabtu, 26 September 2026 - 20:37 WIB

Peringati HUT Pasuruan Desa Oro-oro Ombo Kulon Gelar Karnaval Budaya

Sabtu, 26 September 2026 - 00:20 WIB

Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan

Jumat, 25 September 2026 - 20:02 WIB

Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang

Jumat, 25 September 2026 - 19:39 WIB

Tujuh Penari Gandrung Hiasi Perjalanan Kereta Api Sangkuriang Menuju Banyuwangi

Jumat, 25 September 2026 - 17:45 WIB

Kemenkes Siapkan Sistem Rujukan di RSUD Dr.Iskak Tulungagung

Jumat, 25 September 2026 - 17:18 WIB

Ketum JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Jumat, 25 September 2026 - 17:01 WIB

Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’

Berita Terbaru

Surat pernyataan Anton Apriansah secara tertulis (Foto: bgs pendoposatu.id)

Hukum

Analisis Hitungan Pembangunan 72 Lapak Pasar Karangploso

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:22 WIB

You cannot copy content of this page