Selter Kasatpol PP Kabupaten Malang Disorot, Sekda Tegaskan Tetap Mengacu Aturan dan Akan Cek Kualifikasi PPNS

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Sekretaris Daerah kabupaten Malang, Budiar Anwar saat diwawancara awak media

Ket foto. Sekretaris Daerah kabupaten Malang, Budiar Anwar saat diwawancara awak media

Malang, pendopoaatu.id – Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Malang menjadi perhatian publik. Isu mengenai kewajiban kualifikasi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2018 Pasal 16 mencuat dan memicu pertanyaan terkait kepatuhan regulasi dalam proses seleksi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar, menegaskan bahwa tahapan seleksi tetap berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan. Hal itu ia sampaikan saat diwawancarai awak media di Cemara Hall Karanglo, Singosari, Jumat (27/2/2026).

“Ya, tadi kan juga saya baca-baca berita juga harus dari kesatuan dan sebagainya. Tapi selama ini ya saya kira itu masih sesuai dengan aturan,” tegas Budiar Anwar.

Menjawab pertanyaan mengenai kewajiban pejabat tinggi pratama, khususnya Kasatpol PP, untuk memiliki kualifikasi PPNS sebagaimana diatur dalam PP 16 Tahun 2018, Budiar menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap dokumen dan persyaratan administratif.

“Oh pemegang kartu PPNS, ya itu nanti kami akan cek lagi produknya,” ujarnya secara langsung.

Ia menambahkan bahwa dalam praktiknya, banyak pemerintah kabupaten/kota yang tidak selalu mengangkat pejabat dari internal satuan. Meski demikian, Kabupaten Malang sendiri pernah memiliki pengalaman menunjuk figur dari luar satuan.

“Kan banyak juga kabupaten kota yang tidak menggunakan dari luar satuan kan. Walaupun sebenarnya Kabupaten Malang pernah menggunakan itu,” jelasnya.

Ketika ditanya lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sebelumnya pernah ada figur yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Kasatpol PP dengan latar belakang berbeda.

“Dulu pernah ya, kalau nggak salah pernah. Pak Yoyok, misalnya Pak Yoyok kemarin pernah menjadi Plt di sana (Kasatpol PP). Tapi dia kan mantan dari TNI misalnya. Jadi brevet-brevet itu yang disampaikan jenengan tadi,” katanya.

Baca Juga :  Kaposek Tumpang Hadiri Pelantikan Pengurus MWC NU Kecamatan Tumpang Masa Khidmad 2023-2028

Sekda menegaskan bahwa saat ini progres seleksi masih berada pada tahap administrasi. Proses tersebut melibatkan tim penguji independen dari sejumlah perguruan tinggi ternama di Malang, yakni Universitas Negeri Malang, Universitas Brawijaya, dan Universitas Islam Malang.

“Yang progresnya ini masih administrasi kemarin, kemudian penguji dari perguruan tinggi, dari UM, kemudian dari Brawijaya dan UNISMA,” paparnya.

Selain unsur akademisi, seleksi juga melibatkan dirinya sebagai Sekda bersama Kepala BKPSDM Kabupaten Malang. Ia memastikan bahwa proses dilakukan secara objektif demi menjaring kandidat terbaik.

“Serta saya sama Kepala BKPSDM yang harapannya betul-betul nanti bisa terjaring calon-calon OPD yang terbaik,” tandasnya.

Budiar memastikan tahapan berikutnya akan memasuki sesi wawancara yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. Ia berharap seluruh proses berjalan transparan dan akuntabel.

“Insyaallah akan dilaksanakan minggu depan ini untuk wawancara,” pungkasnya.

Dengan sorotan publik terhadap aspek regulasi dan kualifikasi PPNS, proses Selter Kasatpol PP Kabupaten Malang kini berada dalam pengawasan ketat. Pemerintah daerah dituntut memastikan seluruh tahapan seleksi tidak hanya administratif, tetapi juga substansial dan patuh terhadap aturan hukum yang berlaku.

Penulis : redaksi

Berita Terkait

Selter Kasatpol PP Kabupaten Malang Diuji: Berani Pilih Penegak Hukum atau Sekadar Administrator?
Jalan Longsor 21 Meter di Dusun Krajan Belum Tertangani Sejak 2022, Pemdes Klampok Desak Pemkab Malang Bertindak
Dari Tumpang, Pemerintah Pacu Kemandirian Bibit Unggas dan Perkuat Rantai Pasok Pangan Desa
MBG Tetap Jalan Saat Ramadhan, Menko Pangan Pastikan Distribusi Gizi di Ponpes Malang Aman dan Tepat Sasaran
Wagub Jatim Tinjau MBG di Malang, Sertifikasi dan Evaluasi SPPG Jadi Prioritas
Aisyah Ar-Rumy Wakili Indonesia di Festival Tahfidz Dubai, Bupati Malang Serahkan Dukungan Rp30 Juta
SMK Ar-Roudloh Gedangan Resmi Launching 2026, 260 Siswa Nikmati Sekolah dan Mondok Gratis
Peringati HPN 2026, DLH Kabupaten Malang Ikut Sukseskan Aksi Tanam 1000 Pohon di Bantaran Sungai Wendit
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:59 WIB

Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare

Senin, 5 Januari 2026 - 22:44 WIB

Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang

Senin, 5 Januari 2026 - 19:22 WIB

Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:20 WIB

Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:15 WIB

Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 22:47 WIB

SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:28 WIB

Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:16 WIB

KH Habib Musthofa Alaydrus Tuban Tegaskan Ikhtiar Maslahah, Bukan Sekadar Islah: Demi Persatuan Nahdlatul Ulama dan Umat Islam

Berita Terbaru

Ket foto. Petugas dari jajaran Polres Malang saat melakukan olah TKP di kandang ayam

Polres Malang

Polres Malang Selidiki Ambruknya Kandang Ayam, Dua Tewas

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:52 WIB