Malang, pendoposatu.id – Pemerintah Kabupaten Malang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan menurunkan angka stunting. Hal ini ditandai dengan peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Umi Tiga Pilar Bahagia di Desa Putukrejo, Kecamatan Kalipare, Jumat (9/1/2026) pagi.
Peresmian tersebut dihadiri Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib yang mewakili Bupati Malang Dra. H. M. Sanusi, M.M. sekaligus memberikan arahan strategis terkait penguatan program pemenuhan gizi sebagai fondasi kesehatan anak-anak dan generasi penerus bangsa.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yayasan Umi Tiga Pilar Bahagia yang telah mengambil peran aktif dan nyata dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat. Sinergi antara pemerintah, yayasan, dan masyarakat seperti inilah yang sangat kita butuhkan agar program strategis dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran,” ujar Wabup Lathifah mewakili Bupati Malang.
Keberadaan dapur MBG di Desa Putukrejo ini menambah jumlah dapur MBG yang telah beroperasi di Kabupaten Malang. Hingga kini, lebih dari 80 dapur MBG telah aktif melayani masyarakat, sementara puluhan dapur lainnya sedang dalam tahap persiapan di berbagai wilayah, baik perkotaan maupun perdesaan.
Pemerintah daerah, lanjut Wabup Malang, akan terus mendorong penambahan dapur MBG seiring dengan perluasan sasaran penerima manfaat dan kesiapan sumber daya di lapangan, khususnya untuk anak-anak usia sekolah dan kelompok rentan gizi.
“Keberadaan dapur MBG tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kami sangat mendorong agar operasional dapur MBG melibatkan petani, peternak, pelaku UMKM, serta penyedia bahan pangan lokal di Kecamatan Kalipare,” tegasnya.
Wabup Malang juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pengelola dapur, pemerintah desa, hingga masyarakat, untuk menjaga kualitas layanan, kebersihan, keamanan pangan, dan akuntabilitas pelaksanaan program MBG.
“Jadikan dapur MBG ini sebagai pusat layanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebermanfaatan jangka panjang,” pesannya.
Peresmian dapur MBG ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng oleh Wakil Bupati Malang bersama Founder Yayasan Umi Tiga Pilar Bahagia. Usai peresmian, Wabup Malang meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Putukrejo serta menekankan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara optimal.
Ia juga meminta agar setiap menu MBG yang disajikan senantiasa berkualitas, higienis, dan memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan guna menjamin manfaat maksimal bagi penerima.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Founder Yayasan Umi Tiga Pilar Bahagia Brigadir Jenderal TNI (Mar) Nawawi, S.E., M.M., Komandan Puslatpur Purboyo, Ketua Yayasan Umi Tiga Pilar Bahagia, jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Malang, Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG, Camat dan Forkopimcam Kalipare, Kepala SPPG Desa Putukrejo, seluruh mitra SPPG, kepala desa se-Kecamatan Kalipare, serta kepala sekolah se-Kecamatan Kalipare.
Penulis : nes











